Aku Rindu Pada Mu Ibu

Aku Rindu Pada Mu Ibu
Bertemu dengan Daniel


__ADS_3

Setelah mendapatkan kabar dari Mama nya , bahwa Driaen belum pulang , Andrian langsung bergegas menghubungi sopir pribadi yang menjemput Driaen , menurut penuturan sang sopir , Driaen tidak mau pulang dan malah menangis meminta pergi ke mall oleh seorang wanita cantik . Andrian awal nya terkejut dengan penuturan sang sopir , namun diri nya tidak mau membuang buang waktu , Andrian langsung menghampiri Driaen sesuai tepat yang di tunjukkan oleh sang sopir .


"Daddy. ......." Teriak Driaen yang melihat Andrian .Driaen langsung berdiri dan berlari menghampiri Daddy nya .


"Anak nakal ya , Daddy kan sudah bilang dengan mu , kalau pulang sekolah langsung saja pulang ke rumah , kamu membuat Oma dan Daddy khawatir , kamu tidak boleh seperti ini Driaen !!!" Omel Andrian , Driaen yang mendengar Omelan dari Andrian hanya menundukkan kepalanya lesuh , dia memang bersalah karena dia sudah membantah ucapan Daddy nya dan membuat semua nya khawatir . Andrian yang melihat anak nya hanya diam saja menghela nafas kasar , dia tidak seharusnya mengomeli putra semata wayangnya itu . Andrian meraih tubuh kecil Driaen , dan membawa nya di dalam dekapan nya .


"Hei , Daddy tidak marah , sudah jangan seperti itu lagi , Daddy berbicara seperti itu karena Daddy tidak mau terjadi sesuatu kepada Driaen , Driaen tau kan ??" Ucap Andrian dengan nada lembut seraya mengelus surau milik putra nya dengan penuh kasih sayang.


Mendengar ucapan Daddy nya , Driaen langsung mendongak kan kepala nya menatap Daddy nya .


"Iya Dad , Driaen janji enggak akan ulangi lagi " janji Driaen kepada Daddy nya . Lalu tetapan Andrian menatap pria yang tadi duduk bersama dengan putra nya .


"Tuan Steven!!?" Pekik Andrian ketika menyadari bahwa yang duduk bersama dengan putra nya tadi adalah Steven rekan bisnis nya .


Steven langsung bangkit dari duduk nya dan menghampiri Andrian dan juga Driaen .


"Ya tuan Andrian , rupanya ini putra anda ya " ucap Steven sambil mengelus puncak kepala Driaen dengan lembut .


"Ah iya tuan Steven , apa anda mengenal putra ku ? Dan tadi anda kan yang bersama dengan putra ku?" Cerca Andrian , Steven yang mendengar nya langsung mengangguk kan kepala nya .


"Daddy kenal sama om ramah dan baik hati ini ? " Tanya Driaen .


"Iya sayang , Daddy sangat mengenali nya , dan nampak nya kalian sudah sangat terlalu


dekat ya?" Tanya Andrian kepada Driaen dan juga Steven .

__ADS_1


"Yes Dad , Driaen dekat dengan om baik hati ini , Driaen suka bicara dengan om baik hati ini , ya kan om?" Jawab Driaen sambil melirik ke arah Steven.


"Iya sayang !!" Jawab Steven ,


"Terimakasih banyak ya tuan Steven , saya sangat senang sekali anda dekat dengan putra saya " ucap Andrian .


"Its oke tuan Andrian , anda tidak perlu sungkan dengan saya " jawab Steven . Lalu Andrian menatap putra nya .


"Sayang , kita pulang yuk , Oma sudah menunggu Driaen sedari tadi , Driaen tidak mau kan membuat Oma khawatir " ucap Andrian kepada putra nya itu .


"No Dad , tapi bisa kan kita menunggu Mommy terlebih dahulu ?" Pinta Driaen .


deg


Jantung Andrian terasa sangat perih dengan perkataan Driaen , di dalam benak Andrian siapa yang di sebut Mommy oleh putra kecil nya itu ? Ya memang tadi sopir yang menjemput Driaen mengatakan bahwa Driaen sedang bersama dengan seorang wanita cantik , tetapi sopir nya itu tidak mengenali wanita tersebut , namun Driaen terus memanggil nya dengan sebutan Mommy . Dan sebegitu kah rindu nya putra nya dengan sosok ibu nya ? Ya kisah Driaen tidak kalah sedih nya oleh kisah nya dulu , putra nya harus kehilangan sesosok ibu di usia nya masih kecil , bahkan belum bisa melihat wajah ibu nya secara langsung hanya melalui sebuah foto .


"Sayang . . Tidak boleh seperti itu ya , ayo kita pulang , Mommy Driaen masih di luar negeri , tadi Daddy baru video call sama Mommy !!" Ucap Andrian berbohong , agar putra nya tidak terus-menerus menganggap wanita lain Mommy nya . Driaen yang mendengar ucapan Daddy nya langsung menggeleng kan kepala nya .


"No No No Dad . Tadi itu memang Mommy Dad, Driaen tau Mommy karena Driaen selalu memandangi foto Mommy . " Kekeuh Driaen yang masih menganggap bahwa Triana adalah Mommy nya .


"Baik lah oke Daddy percaya , tapi sekarang kita harus pulang sayang , nanti Mommy Driaen bisa menyusul okay ???" Bujuk Andrian . Akhirnya Driaen mengangguk kan kepala nya , lalu Driaen menatap Steven .


"Om yang baik , Driaen pulang dulu ya , jangan lupa weekend nanti , Oiya satu lagi , jangan peluk peluk Mommy aku ya , lihat ini Daddy udah Dateng , nanti Daddy bisa marah loh , bilang ya sama Mommy Driaen pulang duluan jangan lupa nyusul Driaen " cerocos Driaen membuat Steven terkekeh geli .


"Siap bos kecil laksanakan !!!" jawab Steven .

__ADS_1


"Maaf ya tuan Steven atas perkataan putra saya " ujar Andrian kepada Steven , Andrian merasa tidak enak hati ketika Driaen berbicara seperti itu .


"Ah tidak apa apa tuan Andrian , saya tidak marah sama sekali kok . Saya malah senang dekat dengan putra anda , " ucap Steven , lalu Andrian dan Driaen pamit pulang yang di anggukkin oleh Steven .


Di toilet , Triana baru saja selesai membuang hajat nya , Triana keluar dari dalam toilet wanita dan bergegas menuju ke meja tadi , tempat dimana Driaen dan Steven , namun tiba tiba ...


Bruk


"Awww" pekik Triana ketika bokong nya menyentuh lantai , ada seseorang menabrak nya , seseorang itu juga terkejut lalu membantu Triana untuk bangun .


"Maaf ya Nona , saya tidak sengaja" Ucap pria itu yang meminta maaf kepada Triana . Triana mendongak kan kepala nya menatap pria itu.


"Tidak apa apa tuan , ini juga salah saya yang berjalan tidak melihat ke depan " jawab Triana sambil menyunggingkan senyuman manis nya .


Deg


Spontan pria itu terkejut melihat Triana , jantung nya berdebar sangat kencang , wanita yang selama ini pria itu cari ternyata ada di hadapan nya , segala cara sudah pria itu lakukan namun hasil nya percuma , dan sekarang tanpa sengaja pria itu bertemu dengan wanita nya , wanita yang sangat di rindukan oleh pria itu.


"Airin !!!????" Pekik pria itu . Triana yang mendengar pria itu memanggil nya dengan sebutan Airin tampak tidak asing bagi nya , suara pria itu sangat lah familiar bagi nya , seakan Triana sudah mengenal nya sejak lama. Tiba tiba kepala Triana berdenyut hebat , Triana memegang kepala nya yang sangat sakit . Pria itu merasa heran dengan wanita yang ada di hadapan nya saat ini , pria itu ingin membantu nya namun tiba tiba tangan kekar seseorang menepis tangan pria itu .


"Singkirkan tangan mu dari tubuh kekasih ku ,!!" Pekik Steven , lalu menatap pria itu dengan tatapan yang sangat tajam. Tanpa mengatakan apa apa lagi Steven langsung meraih tubuh Triana dan membawa nya pergi dari tempat itu .


Pria itu diam tidak bergeming dan masih mematung menatap punggung Steven dan juga Triana yang pergi menjauh dari tempat itu.


Airin ? Benarkah dia Airin ? Tapi mengapa diri nya tampak tidak mengenal ku , aku sangat yakin bahwa itu Airin , aku sangat mengenal nya , dan pria itu , siapa pria itu ? Mengapa dia menyebut Airin dengan sebutan kekasih nya ? Atau jangan jangan ahhh siitt , aku tidak akan melepaskan mu lagi Airin aku akan merebut mu dari siapa pun , termasuk pria itu.

__ADS_1


Batin Daniel di dalam hati nya , ya pria itu adalah Daniel , pria yang menabrak Triana .


__ADS_2