Aku Rindu Pada Mu Ibu

Aku Rindu Pada Mu Ibu
Airin pingsan


__ADS_3

Airin mengendarai mobilnya menuju rumah sakit , ia keluar dari mobil dan menuju ke ruang Andrian ,betapa terkejutnya ia ketika di lihat nya anak buah Andrian tidak ada disana ia langsung masuk kedalam ruangan Andrian namun ia tidak melihat Andrian , sontak saja membuat nya sangat panik . Ia mencari perawat menanyakan dimana suami nya berada.


"Apa kau melihat pasien yang berada di ruangan itu ?" Airin menunjuk ke ruangan itu .


Namun perawat itu hanya diam dan memberikan sepucuk surat untuk Airin .


"Ha apa ini , jangan bercanda Kau?" Ucap nya kesal , alih alih menjawab pertanyaan Airin perawat itu malah diam dan memberikan sepucuk surat untuk nya dan perawat itu pergi meninggalkan Airin sendiri yang masih cemas .


Ia membuka sepucuk surat itu dan langsung membaca nya..


Hai sayang , Aku merindukan Mu , kalau Kau mau orang yang Kau cintai baik baik saja cepat Kau pakai yang telah Aku berikan kepada Mu tadi , Aku ingin Kau terlihat cantik , ini adalah 2 bulan sejak pertemuan kita . Kau rias lah yang cantik secantik Aku dulu melihat Mu , jangan lupa pergi sesuai alamat yang sudah ku beritahu kan kepada Mu tadi ..


Airin yang membaca itu seketika membulat kan mata nya , dalam benak nya selalu berpikir apa ada orang yang telah menculik Andrian , dan membawa nya pergi sebagai sandra nya , karena yang Ia tau sewaktu Ia sebelum pergi pulang Andrian masih dalam keadaan yang sama , masih kritis belum sadarkan diri . Dan dia juga berfikir siapa orang di balik ini semua mengapa ia sangat mengenal Airin . Airin yang merasa takut akan terjadi sesuatu kepada Andrian langsung bergegas bersiap siap dengan gaun yang tadi high heels dan perhiasan yang tadi .


Tanpa berpikir panjang ia mengendari mobil nya dengan kecepatan tinggi menuju ke tempat yang di maksud .


"Tenang sayang Aku pasti membawa Mu pulang , Aku tidak biarkan mereka menyakiti Mu" Ucap Airin dengan cemas.


Sesampainya di tempat yang di tuju Airin langsung memakirkan mobil nya , lalu Ia turun dan langsung berjalan masuk ke restoran mewah itu. Namun ketika Ia ingin membuka kan pintu , Ia terkejut karena semua pelayan menyambut nya , mereka juga membawa buket bunga Mawar Putih , setidak nya ada 20 lebih pelayan yang menyambut nya masing masing membawa buket bunga itu . Airin di arah kan ke ruangan VVIP , seorang pelayan membukakan pintu itu dan ketika Airin masuk pintu itu langsung di tutup .


Betapa terkejutnya Airin ketika pintu itu di tutup , tapi Airin tetap tenang melirik kedepan dengan perasaan was was Ia melihat di setiap sudut ruangan itu dan tiba tiba Ia melihat seorang lelaki yang sedang duduk dengan kursi tetapi membelakangi nya , Sontak saja Airin refleks melihat lelaki itu , tanpa ada rasa takut lagi Ia mendatangi lelaki itu dengan amarah nya .


"Hei Kau berani nya berbuat begitu rendah kepada suami Ku , Aku tidak akan membiarkan Mu hidup dengan tenang " ucap nya lantang , namun bukan nya di jawab oleh lelaki itu , lelaki itu hanya diam dan masih dengan posisi nya membelakangi Airin . Airi yang emosi memarahi lelaki itu .


"Apa Kau Tuli ? Tidak mendengar kan Ku , apa Kau bisu tidak menjawab Ku , cepat katakan dimana suami Ku , Aku tidak banyak waktu meladeni Mu , " masih dengan nada yang sama , tetapi lelaki itu tidak menghiraukan nya.


Airin yang sangat geram dengan tingkah lelaki itu langsung menghampiri nya di depan muka lelaki itu dan dengan sigap Ia ingin menampar lelaki itu , namun ketika Ia sampai di depan laki laki itu Airin tampak lemas tidak bertulang ,hanya satu kata yang Ia ucap kan ....


"Andrian "


bruuuuk


Ia langsung terjatuh .

__ADS_1


"Airin ?" Teriak nya dan menghampiri istri nya itu .


Ya lelaki itu memang lah Andrian . Ia selama ini menyamar menjadi lelaki misterius .


flashback *****


Sewaktu Papa Kelvin menyuruh Airin pulang , Papa Kelvin masuk kedalam ruangan Andrian , ia memeluk anak nya itu , namun tanpa di sadari , Andrian membuka kan mata nya .


"Pa ? Dimana Airin ?" Tanya Andrian masih dengan suara yang lemas .


"Sayang kau sudah sadar syukur lah , tadi Airin papa suruh pulang untuk pergi ke kampus Ia kan harus menyiapkan skripsi nya ,Kau jangan khawatir anak buah papa sudah mengawasi nya "


"Tapi Pa Andrian harus nelpon Airin untuk memastikan apa Ia baik baik saja " Ucap Andrian .


"Baik lah " .


Andrian duduk di ranjang rumah sakit ingin meraih ponselnya yang berada di laci .


Namun ketika Andrian ingin meraih ponsel yang berada di laci Papa Rahendra datang dan memberhentikan Andrian .


"Kenapa Pa ?" Tanya Andrian bingung .


"Kamu tau kenapa ternyata yang membuat Mu seperti ini bukan anak buah dari geng Cobra , tetapi ada seseorang yang sengaja memanfaatkan keadaan sewaktu Musuh mu menyerang !" Ucap papa Rahendra .


"Apa ? Siapa Pa ? "..


"Aku akan tau jika Aku pergi ke luar negeri , karena ini tidak sembarangan Andrian , musuh Mu ini sangat lah licik , pandai sekali memanipulasi keadaan .Orang Ku yang berada di luar negeri sudah menghubungi Ku Andrian , Ia mengatakan semua nya , sekarang Aku harus pergi ke luar negeri untuk membahas ini semua dan mengambil berkas nya tentang orang itu. Semua bukti sudah ada jadi Aku tidak akan melepas kan nya . Sekarang tugas Mu tetap lah sakit karena yang mereka tau sekarang Kau sakit ," ucap papa Rahendra ..


"Tapi Pa Aku ingin menghubungi Airin tidak mungkin Aku membiarkan nya sendiri Pa?"


"Kau tenang saja , Airin aman , kalau Kau ingin Kau menemui nya , Kau harus menyamar , jangan sampai ada yang tau tentang Kau ." Ucap papa Rahendra .


"Aku tidak akan melepas kan orang yang telah membuat anak Ku menderita " Ucap papa Kelvin dengan nada amarah nya dan mengepal kan tangan nya .

__ADS_1


"Kalau gitu Papa berangkat dulu ke luar negeri ,Mama akan menemani Papa di sana , Airin aman , ada anak buah Papa yang selalu menjaga nya ." Ucap Rahendra ..


"Aku ikut Rahendra , Aku juga ingin tau siapa yang berbuat keji kepada anak Ku " Ucap papa Kelvin .


"Baik lah ayo"


"Robert , ". panggil papa Kelvin


"Ia tuan ."


"Selama Aku berada di luar negeri Kau urus perusahaan , dan jangan biarkan berita Andrian telah sadar sampai kemana mana , ingat itu"


"Baik tuan "


Mereka pun langsung bergegas pergi ke luar negeri menemui seseorang di sana .


.......


Dan ketika itu Andrian takut Airin menjadi sasaran musuh nya lagi , maka oleh sebab itu Ia menyamar menjadi lelaki misterius . Dan waktu Airin datang bersama Romi , Jeri dan Vina ia sangat marah rasanya Ia ingin menjitak kepala Romi yang selalu menggoda wanita nya . Tampa sepengetahuan Airin ketika Airin sudah tertidur pulas di sofa Andrian keluar mengendap endap keluar menemui Romi dan Jeri ,Ia memberi pelajaran kepada mereka berdua ,


"Awas Kau berani nya menggoda Airin , " ucap nya sambil memukul kedua teman nya itu


bugh


bugh


"Ampun bos gak lagi deh" teriak mereka berdua


"Oke Aku maaf kan , dan ingat jangan panggil Airin dengan sebutan nama nya , panggil dia Bu bos , karena Ia istri ku"


"Haa Apaa?" kedua mata mereka terbelalak saling pandang dan meneguk Saliva nya susah .


"Awas kalau kalian bicara dengan Airin tentang Aku sudah sadar , kalau berani habis kalian" Ancam Andrian , nyali mereka langsung ciut seketika , mereka mengangguk ia mengikuti perintah Andrian .

__ADS_1


Ketika Andrian melihat Airin begitu frustasi akan diri nya , ia berinisiatif untuk selalu memberikan hadiah untuk Airin dan sepucuk surat cinta . Ia ingin sekali membuat nya bahagia walau ia tidak bisa menyentuh nya . Namun ketika Ia melihat Daniel mencuri kesempatan Ia tidak tinggal diam Ia berfikir akan mengakhiri sandiwara ini , ia memesan kan gaun yang sangat cantik untuk istri nya itu , dan ia juga memesan restoran yang mewah untuk bisa menghabiskan waktu berdua dengan istri nya , dan menjelaskan semua nya . Ia yakin istri nya akan menerima penjelasan nya itu , namun sapa sangka belum menjelas kan Airin yang melihat Andrian tiba tiba pingsan....


__ADS_2