
Sementara Airin masih terus memandangi lampu ruang operasi yang belum juga padam, hati nya sangat cemas ..
"Kenapa lama sekali , kau harus kuat suami ku " gumam nya di dalam hati ..
****
"Bagaimana jika Airin menanyakan hal tentang ini ?, kita tidak akan memberi tahu nya yang sebenarnya kan ?" tanya papa Kelvin cemas
"Kita tidak boleh memberi tau yang sebenarnya Kelvin , aku takut ia akan ketakutan mengetahui semua ini .
Kita bilang saja bahwa Andrian terkena tembakan ketika sedang bersama klien , " ucap Rahendra , ia takut kalau putri nya mengetahui siapa sebenarnya Andrian , ia akan membenci nya ..
"Baik lah, " ucap papa Kelvin
"Ayo kita duduk di sana" ucap Rahendra ..
Tidak berselang lama lampu ruang operasi padam ,dan segera dokter keluar dari dalam ruangan itu ..
"Bagaimana dokter suami saya " Airin sudah tidak sabar , ia langsung menanyakan nya kepada dokter yang keluar dari ruangan itu . semua nya pun ikut menghampiri nya. .
"Syukur lah operasi nya berjalan dengan lancar nona , namun tuan muda masih kritis "ucap nya dengan nada menyesal , semua mata terbelalak , air mata mereka mengalir sangat deras , tak di pungkiri lagi , Airin menangis sejadi jadinya ...
"Kami akan memindah kan tuan muda di ruangan pribadi nya " ucap dokter itu lagi lalu pergi ...
Tampak perawat keluar mendorong brankar memindah kan Andrian dari ruang operasi menuju ruang pribadi keluarga Kelvin ..
Mereka semua berjalan mengikuti perawat tersebut dan tiba di ruangan pribadi keluarga itu..
"Maaf tuan , nyonya kalau ingin jenguk harus satu persatu ya , karena kondisi pasien masih belum stabil " ucap perawat itu
"Ma , pa Airin mau lihat Andrian " Ucap Airin lemas
"iya sayang masuk lah " jawab papa Kelvin ..
Airin membuka pintu ruangan itu , ia sudah memakai baju steril dan langsung duduk di sebuah kursi , hati nya sangat teriris melihat orang yang sangat mencintai nya itu terbaring lemah, mulut yang di tutup oleh oksigen ,dan berbagai macam alat berada di tubuh nya ..
Ia tidak mampu berkata apa apa lagi , air mata nya menangis sejadi jadinya , sudah sebulan lebih lelaki itu mengisi hidup nya ...
"Kamu harus kuat sayang , aku selalu menanti mu , aku rindu saat bersama mu " ucap nya sambil memegangi tangan Andrian ...
Di luar tampak seorang berdiri menatap ke arah kaca yang melihat kan pemandangan Andrian dan Airin , ia begitu menikmati pemandangan itu ...
"Tak salah aku memilih mu sebagai menantu ku , selain kau dapat melunakkan hati putra ku kau juga bahkan sangat mengkhawatirkan nya , sungguh aku sangat bangga pada mu Airin " gumam nya dalam hati , ya yang melihat adegan Airin dan Andrian adalah papa Kelvin yang sangat kagum dengan Airin yang dia anggap nya dewi bagi anak nya itu...
****
__ADS_1
Di lain tempat
"apa ?"
Tanya nya seketika kaki nya tidak mampu menopang tubuhnya dan tiba tiba
brukkkk
Wanita itu jatuh terkulai lemas ia tidak sanggup untuk berdiri ,
" Nyonya .." teriak anak buah nya
Wanita itu masih belum yakin dengan semua berita yang ia dapatkan ,
"bagaimana bisa putra kecil ku " ucap nya sambil mengeluarkan air mata nya ..
"Nyonya tolong yang kuat , saya yakin tuan muda akan baik baik saja" ucap anak buah itu berusaha menenangkan kan sang majikan , Seorang wanita itu adalah mama nya Andrian , ia tampak begitu syok mendengar kabar bahwa anak nya telah mengalami peristiwa tersebut ..
"Mengapa kalian tidak melindungi nya , bukan kah aku telah mengatakan kepada kalian kalau kalian harus selalu memantau nya jangan sampai ia terluka sedikitpun" ucap nya ,
"Maaf nyonya ini di luar kendali kami , kami hanya melihat tuan muda sedang di serang oleh penyusup , kami ingin membantu , tetapi kami melihat tuan mudah sudah berhasil melumpuhkan semua musuh , namun ketika kelengahan kami dan para anak buah tuan muda , seseorang menembak tuan muda , maaf nyonya kami tidak bisa berbuat apa apa" Jawab anak buah itu menceritakan kronologis kejadian nya
"Sekarang bagaimana keadaan nya ?"
"Aghhhhh tidaaaaak putra kecil ku , hiks hiks hiks " teriak mama nya Andrian histeris ,
****
"Serang ...." titah Robert memimpin rombongan pasukan itu
"Biadab kau , berani nya kau " ucap musuh , tanpa mereka sadari semua pasukan Andrian sudah mengelilingi markas itu dan menyerang semua musuh nya , mereka tidak pernah menyangka Andrian berani menyerang mereka seperti ini , serangan membabi buta ,
door door door
"Aghhh " Semua dapat di lumpuhkan dengan sekejap , bahkan sang bos pun telah meregang nyawa
"Ini akibat karena kau telah bermain main dengan tuan ku " bentak Robert ...
Pemandangan yang sangat mengerihkan , bagaimana tidak darah segar bercucuran dimana mana..
Robert dan seluruh pasukan merasa puas akhirnya dendam mereka terbalas ...
"Seperti biasa , kalian atur semua ini" titah nya kepada sebagian pasukan ..
"baik " ucap mereka serentak
__ADS_1
Robert dan sebagian pasukan meninggalkan markas musuh nya itu dan kembali ke markas nya ..
"Halo tuan besar semua nya sudah beres , semua nya sudah seperti yang tuan besar inginkan " ucap nya pada sambungan telepon itu
"Bagus , kembali , dan lakukan aktivitas seperti biasa nya " ucap nya sambil mematikan sambungan telepon itu ...
Mendengar perintah dari tuan nya Robert langsung melaksanakan , ya malam yang panjang bagi mereka , mereka tidak istirahat sama sekali , karena mereka harus menjalankan aktivitas nya lagi ..
****
"Sayang kenapa kamu belum buka mata nya ? Kan kamu sudah janji akan membawa ku pergi liburan lagi , aku menagih janji mu sayang" ucap Airin dengan mata sembab nya itu ...
"Lagi lagi kau membuat ku khawatir bukan nya kau bilang , kau akan kembali kepada ku malam itu , kau harus menepati janji mu itu , karena kalau tidak aku tidak akan pernah memaafkan mu hiks hiks hiks" Tangis nya pecah ketika orang yang di ajak bicara tak kunjung menjawab nya ...
"Pa mama khawatir dengan kondisi Airin saat ini pa " ucap mama nya Airin yang melihat putri nya meneteskan air mata nya ...
"Papa juga tidak tau ma , papa tidak tau harus berbuat apa ?" bingung papa Airin dengan sikap anak nya itu ..
"Pa apa sebenarnya yang terjadi , dan pak Kelvin apa yang sebenarnya Andrian alami mengapa ia bisa seperti ini ?" Tanya mama nya Airin yang penasaran karena mereka belum menjelaskan kejadian yang sebenarnya ...
Dengan menghela nafas panjang tuan Kelvin menjawab pertanyaan besan nya itu ..
"Sewaktu Andrian hendak menemui klien di sebuah restoran, ia berjalan masuk menuju restoran itu namun tiba tiba seseorang menembak nya dari belakang " ucap Kelvin , walau terkesan menyakitkan karena ia harus berbohong namun itu lah yang harus ia lakukan demi hubungan anak nya ..
"Ya ampun tega nya mereka melakukan hal itu kepada menantu ku hiks hiks " tangis mama nya Airin pecah membayangkan menantu nya
kesakitan
"sudah lah ma , mama harus tenang , papa pastikan Andrian akan baik baik saja " ucap Rahendra ..
"Rahendra sebaik nya pulang saja , bawa istrimu kasihan kan sebentar lagi sudah pagi , karena kau pun harus berkerja " ucap Kelvin ,
..
"Baik lah Kelvin aku akan membawa istri ku pulang," ucap nya
"Tapi pa Airin bagaimana , aku tidak tega meninggalkan nya sendiri disini"ucap nya
...
"Tenang nyonya , ada aku yang akan menjaga nya di sini ,aku akan mengerahkan semua anak buah untuk menjaga nya juga " sahut Kevin
"Baik lah pak Kelvin kami permisi dulu" ucap nya
Tuan Kelvin hanya mengangguk , mereka pun langsung berjalan meninggalkan rumah sakit itu ...
__ADS_1