Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 10


__ADS_3

"Kevin Kevin Kevin"


"aaaaaaa i love you Kevin"


"Kevin marry me"


"gantengnya akoh semangat !! "


"lawan terus Kevin, suami halu ku"


"seksi sekali kamu kak !! ayo kak Kevin !! "


kupingku terasa mau pecah, mendengar para murid berteriak teriak seperti itu, aku sangat tidak nyaman, Hani juga ikut teriak teriak..


"Nara yang heboh dong, lihat tuh Kevin keren abis, masak kamu biasa saja" ucap Hani


"hehehhe, ya abis gimana dong, aku mana pernah teriak teriak seperti kamu"


"payah" gerutu Hani


aku duduk di samping Hani yang masih teriak teriak gak jelas, ku tatap Kevin yang dengan memainkan bola basket dia emang sangat tampan..


ku mainkan ponselku dari pada gabut, Nara bersorak gembira saat tim Kevin memenangkan pertandingan ini..


"kak Kevin" Hani teriak sangat kencang


"apaan sii Han" kesalku mencubit pinggang Hani


saat aku menoleh kehani tak sengaja melihat Kevin sedang melihatku, tapi bisa jadi kak Kevin tidak lagi menatapku, aku menoleh ke belakang tidak ada siapapun di belakangku..


segera aku menunduk palingan juga kak Kevin sedang menatap perempuan di sampingku atau gak menatap Hani, aku sii gak mungkin banget di tatap Kevin..


"Nara aku mau minta foto lagi, kamu tunggu sini ya??" ucap Hani


"iya iya, jangan lama lama"


"siap deh"


Hani berlari menghampirinya kak Kevin sedang di kerumunin para murid perempuan, teman temannya kak Kevin berjalan kearahku..


"yeah, ada gajah bengkak" ejek mereka


"eh ada jerangkong" sinis ku


"sembarangan, kita cakep cakep gini dikatain jerangkong" mereka gak terima


aku tidak menggubrisnya mentap kedepan, malas banget nanggapin mereka,.gak penting juga..


Hani berlari kearahku,


"ayok kalo pulang, lapar nih aku"


"gak nolak kalo mencari makanan" hehehe


"dasar Nara"


"iya dong"


Nara mengandeng tanganku, berjalan kearah gerbang sekolah, mengambil ponselku mengirimkan pesan ke mang bejo untuk menjemputku..


"Han, pulang bareng aku aja"


"siap, tapi nanti aku antar pulang ya??"


"beres itu"


Adit berjalan kearaku dan juga Hani, menghentikan langkahku dan juga Hani, aku tetap memasang wajah cutek ke Adit..


"pulang bareng yuk Han??" tawar Adit


"maaf dit, gak bisa lain waktu saja"


"pasti kamu takut sama Nara gendut ini" melihat kearaku

__ADS_1


"gak lah, dia kan Sahabatku kalo kamu bukan siapa siapa aku"


"hahahahha, kasian gak di anggap sama Hani" lantangku


"diam kamu !!" geram Adit


"siapa kamu?? beraninya bentak aku !! " geramku


"dah gendut, jelek, gak sok kepedean kamu Nara !! gak ada seorang lelaki pun yang mau deketin kamu !! "


Plak !!


aku menampar Adit, dia sangat kelewatan..


"aku pastikan kamu akan menyesal suatu saat nanti !! " geramku


"Hahahhaha, menyesal?? mana mungkin aku menyesali orang gendut, jelek seperti kamu !! gak usah kepedean"


nafasku rasanya sesak sekali mendengar ucapan Adit, pria yang selama ini aku cintai dia juga membuatku sakit hati..


"udah Nara gak usah urusin dia, mending kita jalan lagi" ucap Hani mengandeng tanganku


hatiku sakit sekali ingin sekali menampar wajah Adit berkali kali, Veronika in the geng berhenti di depanku..


"minggir kasih jalan sama gajah bengkak" ejek Veronika terhadapku


"Hay para fens, awas yes artis mau lewat" ucapku


"pede gila nih anak" haahhahahaha


Hani berbisik di telingaku,


"ayok !! dari pada kamu punya masalah besar gak usah melawan Vero"


"kamu tenang saja"


Veronika berdiri didepanku karena tinggi Badan kita sama, Mata aku dan juga Veronika saling bertatap..


aku senyum miring,


"Oo, mungkin karena kasian sama kamu !! Karena kamu emang pantes di kasihani"


"benarkah??" sinisku


"dengar !! aku tidak akan pernah kalah dari kamu !! karena kamu bukan levelku"


"iya, aku emang bukan level kamu tapi kenapa kamu merasa kalah saing sama aku?? sungguh ini sangat memalukan"


nafas veronika naik turun dia sepertinya sangat marah padaku, siapa takut !! selagi aku benar aku tidak pernah takut kepada siapapun..


"tutup mulutmu !!"


"kamu juga !! "


"ingat !! urusan kita belum selesai" seru veronika


"oke, siapa takut !! " balasku


veronika in the geng berlalu meninggalkan aku dan juga Hani, Hani tidak berkutik ia sangat takut dengan veronika..


"Nara kamu Joss"


"kudu dan harus !! "


kamipun melanjutkan jalannya, mobilku sudah menunggu di depan gerbang sekolah, aku segera masuk kedalam mobil begitupula dengan Hani..


"non kita langsung pulang??" tanya mang bejo


"seperti mau makan dulu deh mang, lapar nih" Jawabku


"baik non"


"makan di mana Han??"

__ADS_1


"cafe moon gimana??" usul Hani


"boleh, mang ke cafe moon ya??"


"baik non"


mobil melaju dengan kecepatan sedang, jalanan begitu rame, aku dan Hani saling memainkan ponselnya masing masing..


"Nara, kamu udah follow kak Kevin belum??"


"gak berani"


"loh, gak papa kali.. aku aja udah memfollow Instagram kak Kevin, ya meskipun gak di follow back sii" hehehhe


"nah loh, kamu saja gak di respon apa lagi aku" Hahahha


"yaelah, jangan pesimis gitu dong, nyatanya tapi waktu aku memanggil Kaka Kevin dia menoleh kearahku tapi menatapmu"


"preett"


"serius Nara"


"paling dia Lagi liatin orang lain, gak mungkin aku??"


"tapi aku gak salah lihat, kak Kevin menatap kamu, tapi bisa juga dia menatap orang lain"


"nah, itu betul"


Hani kembali melihat ponselnya, aku jadi penasaran juga dengan foto foto kak Kevin, tapi gak sekarang juga, ada Hani takut dia ngetawain aku..


mobil berhenti di parkiran cafe moon,


"ikut makan yuk mang??" tawarku


"sudah tadi non, saya tunggu di sini saja"


"baik, sebentar ya mang"


"iya non"


aku dan Hani membuka pintu mobil, melangkahkan kaki kita masuk kedalam cafe, Hani memesan beberapa makanan dan juga minum..


tak berselang lama pesananku dan juga Hani datang, bergegas aku makan dengan begitu lahapnya, begitu pun dengan Hani..


"Doni??" sapa Hani


"Hay Hani, Hay Nara"


"Hay" jawabku


"sama siapa Don??" tanya Hani


"teman temanku, udah lama di sini??"


aku lihat Hani menyukai Doni, dari tatapan matanya saat ini dia sangat bahagia bertemu doni..


"sudah, makan bareng sini"


"eemm, gak enak sama Nara sepertinya dia gak suka kehadiranku" Doni menatapku


aku cuek saja, masih kesal dengan omongan dia waktu itu..


"Nara, noleh ya Doni makan bareng kita" rengek Hani


"iya" ketusku


"aaaa trimakasih Nara"


Doni Duduk di samping Hani, sambil menunggu pesanan Doni datang mereka berdua saling mengobro, kau persis ke patung udah gak di anggap sama mereka berdua..


tak berselang lama pesanan Doni datang, ia segera memakanny, Hani dari tadi senyum manis kearah Doni, Fix Hani pasti menyukai doni..


******

__ADS_1


__ADS_2