
aku sama Hani duduk di trotoar pinggir jalan, sambil menunggu tukang bengkel datang, kamipun saling memandangi senja yang begitu indah..
"biarku lukis senja mengukir nama Doni sana" Hani bernyanyi
"tjah cintaaa" senyumku
"Nara kamu sadar gak sii??"
"aku sadar lah?? kalo gak sadar aku gak bisa nyetir mobil hanitul" hahhha
"Nara ih" menyun Hani
"hahahaha, lagian kamu aneh aneh ada tanyanya" senyum ku
"eeh, Ra itu mobil orang bengkelnya datang" girang Hani
"iya, akhirnya"
"tunggu !! kok pake mobil mewah kek gitu??"
Nara memandangi mobil yang sangat asing baginya, keluarlah seorang perempuan yang sama aku lihat dengan kak erlan..
"loh, itu kan perempuan waktu itu nanyain kak erlan" lirih Hani
"betul kamu Han" aku masih menatap perempuan itu
tak berselang lama kak erlan keluar dari mobil, menutup pintu mobilnya berjalan menghampiri ku dan juga Hani..
"mobil kalian kenapa??" tanya kak erlan keluar dari mobil
sontak saja aku sangat terkejut melihat kak erlan keluar dari dalam mobil menghampiriku dan juga Hani..
"kenapa mobil kamu nara??" tanya kak erlan sekali lagi
aku masih syok hatiku kenapa sakit melihat kak erlan berada satu mobil bersama perempuan lain..
"Nara itu di tanya kak erlan malah bengong" lirih Hani menyikut lenganku
"eh iya kak ini, mobilku tiba tiba gak bisa di starter"
__ADS_1
"coba Kaka lihat Sebentar" kak erlan melihat mobilku
aku dan Hani berdiri di samping mobil melihat kak erlan mengotak Atik depan mobil, sedangkan perempuan itu berjalan mendekatiku dan juga Hani..
"hey seperti kita pernah bertemu tapi di mana ya??" ucap perempuan sok cantik itu tapi emang cantik sii
"ia, kita emang pernah bertemu kok" jawab Hani
aku masih terdiam gak tau kenapa males aja menjawab pertanyaan Perempuan itu..
"kamu siapa cantik banget" puji perempuan itu kepadaku
"aku Nara" balasku
"Hay Nara, aku angel" ramahnya
"Hay angel" aku mencoba tersenyum kearahnya sebenarnya aku gak suka sama dia
perempuan itu menatap kan erlan mengulum senyum kearah kak erlan..
"gimana erlan bisa gak kamu??" Tanya Angel
"bisa dong, sebentar lagi juga jadi" jawab elena
"apa Han??"
"coba lihat cara angel memandang kak erlan, seperti dia sangat mencintai kak erlan"
"tau ih"
"kamu cemburu??"
"gak"
kuhentakkan kakiku menatap angel berdiri di samping kak erlan, mereka berdua saling bercanda mirip banget saat aku sedang bersama kak erlan..
lama lama hatiku sakit, melihat kak erlan sangat bahagia sekali aku menatap wajah perempuan itu angel maksudnya emang cantik aku kalah Banget kalo di banding bandingkan sama angel..
apa aku yang selama ini terlalu kepedean dan juga sangat kege'eran??
__ADS_1
"apa kamu memikirkan hal yang sama dengan ku??"
"emang kamu memikirkan apa??"
"kenapa aku memikirkan kalo perempuan itu pacarnya kak erlan" lirih hani
"kenapa kamu bisa mengatakan hall itu??"
"mereka sangat serasi"
emang sii mereka berdua sangat serasi aku sadar sekarang, aku tidak ada artinya bagi kak erlan..
"nara kamu kok jadi sedih gitu??"
"aku gak papa kok han" mencoba tersenyum agar tidak terlihat kesedihanku
mobiku tetap gak bisa di nyala kak erlan berjalan kearahku di ikuti angel..
"nara sepertinya mobil kau emang harus di servis" ucap kak erlan
"pulang yuk rlan" manja perempuan itu
aku di buat semakin tidak nyaman saat ini,ingin aku memasang wajah jutek tapi aku gak mau melakukannya, dasar aku..
tak berselang lama tukang bengkel datang mereka segera menderek mobilku, kak erlan menekatiku kembali..
^aku antar kamu pulang ya??^ tawar kak erlan
Belum juga aku menjawabnya angel sudah memanggil kak erlan..
^maaf kak biar aku naik taxi aja^ senyum kecutku
^loh kok nolak?? Aku paksa loh^ kak erlan memegang tanganku
^lepaskan kak, maaf aku harus pergi sekarang dan trimakasih udah membantuku^ aku menoba melepaskan genggaman tangan kak erlan
^ikut aku^
Tanganku di seret paksa apa boleh buat aku iyain aja, hani berjalan di sampingku kak erlan membuka pintu untukku
__ADS_1
Saat aku masuk perempun itu menatapku sambil tersenyum, kalo dia pacarnya kenapa selalu tersenyum kearahku?? gak cemburu sama sekali?? sebenarnya siapa dia??
******