
akupun berjalan berlahan menuju kearah sepedaku yang mana di samping sepedaku ada kak Kevin dan perempuan yang tadi sempat aku dengar namanya claudea..
"aku begitu merindukan kamu Dea" ucapan kak kevin yang terdengar di telingaku
patah !!
hatiku patah saat ini rasanya untuk naik ke sepeda aku tidak bisa, kakiku gak bisa di gerakkan sangat lemas..
"Vin lepaskan aku, di antara kita sudah tidak ada lagi hubungan apa apa" ucap claudea
"gak !! kamu memutuskan aku secara sepihak jadi hubungan kita masih clau" ucap kak Kevin yang membuatku meneteskan air mata
perempuan yang bernama claudea itu berlari menghindari kak kevin, saat itu pula kak Kevin mengejar Claudea..
"claudea tunggu !! aku masih mencintai kamu !! yakinlah padaku Claudea hubungan kita akan baik baik saja" teriak kak Kevin mengejar Claudea
sesakit ini yaALLAH mencintai seseorang yang tidak punya perasaan apapun denganku, aku mencoba tegar mengusap air mataku gak Adit !! gak kak erlan !! sekarang kak Kevin semua sama saja !! bisanya menyakiti hatiku !!
aku mengayuh kembali sepedaku fokus mengayuh dengan air mata yang terus menetes di pipiku..
memberhentikan sepedaku di area alun alun kota, banyak orang yang berlalu lalang tapi aku tidak peduli yang terpenting aku ingin menenangkan perasaan aku..
"apa kamu butuh tissu??" ucap seseorang
ku gelengkan kepala, masih menatap kedepan air mataku terus mengalir dan aku biarkan saja mengalir, aku gak malu sama sekali dengan Seseorang yang ada di sampingku saat ini toh aku tidak mengenalnya..
"apa kau baik baik saja??" ucapnya lagi
aku kembali mengelengkan kepalaku..
"lihat tuh ingusmu keluar" serunya memberikan aku sebuah tissu
akupun menoleh kearahnya pria tampan berdandan ala anak kuliahan menatapku dengan senyuman di wajahnya..
"biarin" ucapku mengusap air mataku dan juga ingusku
pria itu senyum kearahku
"kenapa??" sinisku
"aku tau pasti kamu sedang tidak baik baik aja, tapi alangkah baiknya jangan menangisi seseorang yang tidak mengganggap kamu" ucapnya
"sok tau" ketusku
"bukan aku sok tau, tapi emang aku tau" meringisnya
"nyebelin" ucapku berdiri dari dudukku
"mau kemana?? baru aja aku datang"
"sok kenal" kesalku
ku langkahkan kakiku menuju sepeda sesekali menoleh kearah pria sok kenal itu, pria itu masih tersenyum manis kepadaku..
dasar pria aneh sok kenal lagi !! sangat mengesalkan gak tau apa !! aku sedang ingin sendiri..
dreet dreet dreet ..
ponselku berbunyi, ku ambil ponselku di dalam tas lalu mengangkatnya..
Hah kak erlan??
Aku [ Hallo ]
Kak erlan [ hallo Nara, maaf atas kejadian tadi ]
Aku [ tidak masalah]
kak erlan [ maaf jika angel menyakiti kamu ]
Aku [ dia tidak menyakiti aku, hanya saja aku kecewa sama kak erlan ]
Kak erlan [ kecewa karena?? ]
__ADS_1
Aku [ kak erlan udah punya kekasih ]
Kak erlan [ angel bukan kekasihku, dia sahabatku]
Aku [ tapi sekarang aku tidak mempersalahkan hall itu, semua itu hak Kaka lagian aku bukan siapa siapa kakak ]
segera aku mematikan telfonku memasukan kembali kedalam tas, akupun kenali mengayuh sepedaku..
ponselku kembali berbunyi aku sengaja tidak mengangkatnya tapi ponselku tetap berbunyi akupun memberhentikan sepedaku..
kak Kevin?? peduli apa dia?? bukanya sedang mengejar pujaan hatinya itu !!
Aku [ Hallo ]
Kak Kevin [ Hallo Nara, kamu di mana?? ]
Aku [ pulang ]
Kak Kevin [ kenapa aku gak lihat?? ]
Aku [ kakak sedang mengejar pujaan hati Kakak sampai aku mengambil sepeda kakak gak lihat ]
Kak Kevin [ benarkah?? ]
Aku [ iya, maaf kak aku lagi di jalan ]
akupun mematikan teleponnya mengayuhkan kembali sepedaku dengan kecepatan tinggi udah kepengen sekali sampai rumah..
sesampainya di rumah aku langsung menekan tombol bel tak berselang lama gerbang rumahku terbuka segera aku masuk kedalam..
"kak Nara" sapa rista
"Hay rista, maaf ya kakak capek mau istirahat" ucapku mengelus rambutnya
"kakak habis nangis??"
"gak dong, kan kakak pake sepeda jadi debu debu pada masuk kemata kakak" bohongku
akupun menaiki tangga menuju lantai atas berlari menuju pintu kamarku,
Ceklek ..
aku langsung mengambil handuk masuk kedalam kamar mandi berendam di bathtub selama satu jam..
setelah di rasa sedikit membaik akupun keluar dari kamar mandi memakai piama merebahkan tubuhku keatas kasur..
Ting ..
Hani mengirimkan pesan untukku..
Hani [ apakah hari ini menyenangkan?? ]
Aku [ gak ]
Hani [ kok bisa ]
Aku [ aku nyerah gak akan mengharapkan kak Kevin atau pun kak erlan ]
Hani [ kenapa?? ]
Aku [ aku bodoh ]
Hani [ sebenarnya ada apa Nara?? apa yang terjadi?? ]
Aku [ sulit aku ungkapkan, yang jelas aku gak akan dekat dekat dengan mereka,]
Hani [ yakin ]
Aku [ iya ]
Hani [ kak erlan sama kak Kevin menyakitimu?? ]
Aku [ sebentarnya tidak, tapi aku yang sakit karena kenyataan dari mereka ]
__ADS_1
Hani [ apa kamu sudah mengungkapkan perasaanmu?? ]
Aku [ belum ]
Hani [ lha kenapa kamu sakit hati?? ]
Aku [ mereka tidak menyakitiku tapi hatiku yang sakit sendiri dengan kenyataan pahit ini Hani ]
Hani [ mereka udah mempunyai kekasih?? ]
Aku [ bisa di bilang begitu]
Hani [ serius?? ]
Aku [ iya, aku yang terlalu bodoh ]
Hani [ tapi Nara apa yang kamu lihat belum tentu benar ]
Aku [ gak usah di bahas, mending kita belajar besok udah uas]
ku letakkan kembali ponselku malas untuk membuka buku untuk belajar memejamkan mataku pergi kealam mimpi..
uukruyuk uukruyuk..
suara sii bangong ayam kesukaan papah membangunkan tidurku, mengucek kedua mataku melihat jam menunjukkan pukul enam pagi..
tok tok tok..
"iya bik" lantangku
"oke non kalo udah bangun" jawab bibik
"iya bik"
kibaskan slimutku turun dari kasur berjalan membuka tirai kaca jendela kamarku, pemandangan yang sangat indah..
"kak Nara bangun !! " teriak Rista
"udah, kakak mau mandi"
"siap kak"
akupun segera mandi setelah mandi mengambil seragam sekolah hari Senin bercermin di depan cermin..
Nara?? jauhi kak Kevin dan juga kak erlan jangan dekat dekat dengan mereka, menepuk kedua pipiku..
setelah semua selesai kubuka pintu kamarku ristapun pas keluar dari kamarnya wajahnya sangat berseri seri..
"pagi kak" sapa Rista
"pagi juga adek kakak yang cantik dan imut"
"sarapan yuk kak??"
"ayok !! "
aku dan Rista menuruni tangga berdua dengan bergandengan tangan, menyapa mamah dan juga papah..
"pagi jugaa anak anak mamah" senyum manis mamah
"wiih anak papah udah pada siap mau kesekolah" ucap papah
aku dan Rista duduk di depan papah dan juga mamah mereka mengambilkan roti untukku tidak lupa Ristapun di ambilkan..
"mengerjakan dengan teliti, kalo dapat nilai bagus papah ajak ke kak Jodi kita liburan kesana" ucap papah
"waah, asyik !! Rista akan berusaha pah mah" semangat Rista
"yey !! liburaan ke kak Jodi asyik !! " senang ku
"kalo nilai kalian bagus kalo gak ya papah batalin" senyum papah
********
__ADS_1