
aku memukul keras dada kak erlan,
"kenapa harus ninggalin aku dulu sii kak" sedihku
"udah gak usah di bahas, besok aku jemput kamu, oke" senyum manis kak erlan
"siap kak"
ku buka pintu mobil, kak erlan melajukan mobilnya hingga tidak terlihat aku baru memencet bell..
tak berselang lama pintu gerbang terbuka aku langsung masuk kedalam, pak satpan tersenyum kearahku..
"ciyaaahhh, non nara pulang sama siapa hayooo??"
"teman pak"
"teman apa teman" goda pak satpam
"apaan si pak" malu aku
Aku berjalan menuju rumah, kak fatim duduk di teras depan memakan singkong goreng rasa,aku ikut duduk di sampingnya..
"makan dek enak loh rasanya" tawar kak Fatim
"iya kak, makasih" senyumku
kenapa aku merasa sangat bahagia sekali dengan kehadiran kak erlan,ini sungguh di luar dugaan..
"wiih, bahagia banget nih"
"iya dong kak, kudu itu"
"apakah baru jadian??" tanya kak fatim
"aish, gak lah kak,,hanya saja bahagia sekali"
"ciah ciaaah"
akupun masuk kedalam rumah dengan senandung ria, masuk kedalam kamar merebahkan tubuhku..
Kini aku sadari bahwa cinta emang gak harus miliki, akan aku ikhlaskan kamu kak Kevin semoga kamu dan vinka bahagia selamanya..
Akan aku coba membuka hatiku untuk kak erlan, semoga saja kak erlan orang yang di kirim tuhan untukku..
Ting ..
Kak erlan [ pasti kamu sedang memikirkan aku bukan?? ]
Aku [ idih sok tau ]
Kak erlan [ emang aku tau ]
Aku [ besok aku kelas pagi ]
Kak erlan [ siap, aku akan jemput kamu ]
Aku [ wiih, semangat banget]
Kak erlan [ kudu dong ]
Aku [ pasti kamu sedang senyum senyum gak jelas kan?? ]
__ADS_1
Kak erlan [ sok tau ]
Aku [ ya emang aku tau ]
tau aja kak erlan aku sangat bahagia sekali, sungguh kak erlan jadi penyembuh hati yang terluka..
mataku sudah sangat ngantuk, ku pejamkan mataku pergi kealam mimpi yang sangat indah..
"non, non Nara"
Suara bibik membangunkan aku, ,
"iya bik" teriakku
yaelah bibik aku lagi mimpiin kak erlan juga udah di suruh bangun saja, dasar bibik sangat menyebalkan..
aish, udah jam sembilan aaaa bibik kenapa baru bangunkan aku sii, telat kan aaaa bibik,,
Aku langsung mengambil handuk masuk kedalam kamar mandi, bergegas untuk mandi pasti sebentar lagi kak erlan datang..
Benar saja baru saja aku selesai mandi mobil kak erlan sudah berada di depan pintu gerbang rumah..
dreet dreet dreet..
Kak erlan [ aku udah sampai ,]
Aku [ bentar kak aku baru saja mandi ]
Kak erlan [ buruan ]
Aku [ ia kak sebentar ya ]
Kak erlan [ oke aku tunggu ]
Bisa bisa aku di marahin sama papah, aku langsung berlari,
"Nara sarapan nak??"
"maaf mah buru buru"
"gak usah buru buru pacar kamu udah sama papah di depan"
ku hentikan Langkahku, membulatkan kedua mataku mendengar perkataan mamah aku sangat takut kak erlan di marahin papah..
"maksud mamah apa siih??" menoleh ke arah mamah
"udah gak usah bohong, mamah suka kok sama erlan"
"hhaaah !! Mamah tau namanya??" kagetku
"tau dong,, sana samperin pacar kamu udah nungguin di depan"
kak erlan Bener Bener ya dia, apa coba maksut kak erlan memeperkenalkan diri !! aku kan jadi malu banget..
"a-aku"
"ciyeeeeee" kompak semua yang ada di meja makan
sumpah ya aku jadi malu banget, aku berjalan kearah ruang tamu bener saja papah sama kak erlan sedang tertawa..
"pagi pah" lirihku
__ADS_1
"pah juga anak papah, nih pacar kamu udah datang"
"pah a-aku sama kak erlan ti....."
"gak usah kamu tutupi lagi, papah gak papa"
"papah gak marahin kak erlan??"
"kenapa harus marah marah??" tanya papah
"kata papah??" dengan mulut bergetar
Papah mengelus lembut rambutku, ia menatapku,
"gak papa,, papah udah kenal erlan kama dia anak teman papah, kenapa kamu baru memperkenalkan erlan??"
"haaa??"
Erlan dan papah saling pandang, udah kaya sama kak Jodi saja, ih menyebalkan belum juga beneran pacaran udah menjengkelkan..
"udah sana berangkat nanti telat" seru papah
"oke pah siap" ucapku
Kak erlan dan aku berpamitan dengan papah dan juga mamah, kamipun berjalan keluar rumah..
"masuk tuan putri kesayangan aku"
"trimakasih kak"
"Sama sama sayang"
"sayang" kubulatkan kedua mataku
Kak erlan tersenyum mengembang ia masuk kedalam mobil begitu pula denganku,,mobil kak erlan melaju dengan kecepatan sedang..
"Nara" lirih kak erlan
"iya kak"
mobil kak erlan berhenti,
"kok berhenti kak" tanyaku
"aku mau ngomong sesuatu sama kamu"
"oke"
kamipun turun dari mobil, berdiri di depan mobil, kak erlan menatapku dengan tatapan yang tidak biasanya..
"Nara apa kamu menjadi calon dari anak anakku"
"a- apa !! " Syokku
kak erlan mengambil sesuatu yang ada di saku jasnya..
"will you Marry me Nara??" kata romantis kak erlan sambil membuka tempat cicin
"gak !! Gak nolak kak" jawabku dengan senyuman
Kak erlan memasangkan cincin di jari manisku, aku sangat bahagia sekali kamipun saling berpelukan..
__ADS_1
~The And~
*********