
pelajaran berlangsung Bu guru menjelaskan tes akan di adakan Senin depan jadi semua murid harus sudah siap..
"bentar lagi liburan dong" girang Hani
"iya Han"
"rencananya kamu mau kemana??" tanya silfi
"di bahas nanti kalo istirahat"
"ok"
Bu guru masih menjelaskan panjang kali lepas pelajaran kali ini, supaya Senin murid muridnya bisa mengerjakan dengan baik dan benar..
teng teng teng teng..
jam istirahat, Bu guru menyudahi pembicaraannya mengemas buku yang berada di meja guru..
"selamat beristirahat anak anak" ucap Bu guru
"baik Bu guru"
teman kelasku semua keluar dari kelas tinggal aku,Hani dan juga silfi masih duduk di kursi mereka masing masing..
"mau makan gak??" tawar Hani
"kalo aku sii biasa minum jus doang sama buah pisang" ucapku hahaha
"yaudah ayok !! ngapain masih duduk aja" ucap silfi berdiri dari duduknya
"hayuk les't go "
akupun keluar dari kelas sangat ramai sekali,
"eh, aku nitip aja ya jusnya kan udah di bawakan bekal dari bibik" ucapku berhenti bejalan
"oke, cuman jus mangga doang kan??" tanya Hani
"iyes, aku tunggu di taman sekolah ya"
"oke siap itu"
aku berjalan menuju taman, netraku awas mencari keberadaan kak Kevin tapi aku tidak melihatnya..
"Nara !! " kak erlan menepuk pundakku
"aissh, ngagetin kak !! awas ya" menggelitik perut kak erlan
"ampun Nara ampun" memegang kedua tanganku
kak erlan menatapku, akupun menatap wajah Tampan Kak erlan kita saling bertatapan, tapi hatiku tidak merasa getaran yang sangat hebat aku sangat nyaman dekat dengan kak erlan apalagi di tatap seperti ini..
"kenapa kak?? senyumku
"gak papa, gak usah ge'er" membuang tatapannya
aku tersenyum, kak erlan jadi salting..
"idih, salting biasa aja kali kak" Hahahha
"siapa yang salting, kamu kali ra" hehehehe
"duduk situ yuk kak" tawarku
"ayo" ucap kak erlan
ku buka bekalku yang berisi potongan pisang yang bibik siapkan untukku..
"kak erlan mau??"
"gak, trimakasih"
"jangan nolak itu gak baik, nih aku suapin" aku nyuapin ke mulut kak erlan
"gak mau Nara !! "
"harus mau kak aaaaa "
"Nara please aku bukan anak tk"
__ADS_1
"tapi kakak imut mirip seperti anak TK" Hahahha
"dasar ya kamu !! " kak erlan memegang tanganku
kitapun saling pandang lagi, dan lagi kak erlan membuang mukanya saat aku tersenyum, entahlah mungkin melihat senyumanku kak erlan takut jatuh cinta kepadaku..
"apa yang kamu fikirkan Nara??"
"aku gak memikirkan apa apa" menautkan alisku
"eh kemarin Kevin minta nomor kamu" ucap kak erlan menatapku sedang memakan pisang
"iya kak kevin menelfonku"
"apa kamu dengan Kevin dekat??"
"gak, lebih dekatan kita" senyumku
kak erlan tersenyum sangat manis sekali,
"apa kamu menyukai kevin??"
belum juga aku menjawabnya Hani dan silfi datang mereka tertawa entah apa yang sedang mereka ketawakan..
"eh ada kak erlan tampan" puji Hani
"boleh duduk kan kak tampan??" ucap silfi
"tentu, Nara aku ke kelas dulu ya" seru kak erlan
"oke kak" ucapku
kak erlan pergi Hani dan silfi memanyunkan bibir mereka duduk di samping aku,
"mana jus aku??"
"nih" Hani memberikan jus untukku
"loh kalian kenapa??" menyurutup jus mangga
"kenapa kak erlan pergi sii" kesal Hani
"hahaha hahaha, kalian ada ada aja" senyumku
ku habiskan jus manggaku mendengarkan cerita panjang kali lebar Hani, dia kalo bercerita udah kaya pengarang cerita saja..
bell berbunyi waktunya masuk kedalam kelas,,Adit dan aku saling bertatapan saat mau memasuki kelas..
"Hay dit" sapaku
Adit tidak merespon sapaan aku, tidak masalah yang penting aku sudah mencoba menyapanya..
"anak anak kalian boleh pulang lebih awal" ucap Bu guru
"asyik sekarang boleh pulang bu??" .
"iya, jangan lupa belajar kita bertemu hari Senin saat tes" seru Bu guru
"siap buk"
Bu guru keluar dari kelas di susul para muridnya, aku sangat bahagia sekali hari ini bisa pulang lebih awal jadi bisa nyalon..
"nyalon yuk??" usulku
"ayok !! " setuju Hani dan juga silfi
kamipun berjalan dengan bercanda ria, ku lihat kak kevin dan juga kak erlan sedang di kerumunin para murid perempuan..
"kalian gak kesana juga??" ucapku
"gak ah, sekarang udah sering melihat kak erlan dan kak Kevin dari dekat semua berkat kamu Nara"
"preet" muka julitku
"beneran" kompak mereka berdua
melangkah kakiku kembali menuju tempat parkiran mobil,
"kalian telfon sopir dulu, pulang Bareng aku aja"
__ADS_1
"oke"
Hani dan silfi menelfon sopir mereka masing masing, aku berdiri di depan mobilku..
"Nara" sapa kak kevin
"Hay kak" senyumku
"bawa mobil sendiri?? tanyanya
"iya kak"
"hati hati di jalan" senyum Kak kevin membuka pintu mobilnya
"oke, kakak juga hati hati" senyumku
kak kevin membuka kaca jendela mobilnya, ia tersenyum kepadaku aaaa senyuman itu yang bikin aku tambah meleleh di buatnya..
"duluan" seru Kak kevin
"oke Kaka, hati hati"
mobil kak kevin melaju aku masih senyam senyum melihat kepergian mobil kak kevin, saat aku menoleh ke samping kanan dan kiriku Hani dan silfi melonggo..
"hahaha, kebiasaan kalian ih"
"sejak kapan kamu bisa mencairkan es yang membeku??" wajah datar Hani
"iya, kamu gunakan pelet apa?? bisa bisanya kak kevin senyum begitu manis seperti tadi" silfi menepuk pundakku
"kebiasaan !! udah ayok masuk aku tinggal loh" kesalku
"tunggu Nara"
"aku tinggal loh"
aku masuk kedalam mobil,.di ikuti silfi dan juga Hani mereka duduk di belakang, aku mulai melajukkan mobilku dengan kecepatan sedang..
"putar dong musiknya" ucap Hani
"mau musik apa??" tanyaku
"yang lagu kasmaran" Hahahha
"idih"
ku putar lagu Pingkan Mambo yang berjudul Kasmaran, Hani dan silfi bernyanyi riang gembira..
"siang dan malam Nara tersenyum melihat ulah kak Kevin, mungkin Nara sedang kasmaran" teriak Hani
"apaan siih Han?? gak gitu lagunya" kataku
"gak papa, itu kan isi hatimu"
"aiiiasshh, syok tau" hahaha
"gak ngaku dia" seru silfi
aku tersenyum emang ia sii aku kasmaran sama si tampan kak Kevin, harus ku akui aku sayang kamu aku cinta cinta kamu, hanya pada dirimu jantungku berdetak lebih kencang..
"pasti Lagi bayangin kak kevin ya?? " ledek Hani
"iya lah siapa lagi?? masa sii suseno" Hahahha
"apaan siih" kesalku
mobil berhenti didepan store, aku mau beli baju dan juga celana masa iya ke salon masih pake seragam gini..
"kok kita ke sini??" binggung Hani
"kita ke salon mau pake Seragam??" menoleh ke belakang
"hehehehe, kenapa gak kepikiran ya??" meringis Hani
"betyul, aku kita beli"
"di bayarin silfi" ucapku mengkedipkan sebelah mataku
"tekor lagi" muka malas silfi
__ADS_1
******