Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 32


__ADS_3

"Hani sebenarnya aku gak ngerti dengan perasaanku sendiri, ini sungguh aneh??" ucapku


"perasaan untuk kak erlan??"


"dan juga kak Kevin" sambungku


"benarkah??" terkejut Hani


"iya Han, aku benar benar aneh"


"aneh yang seperti apa Nara??"


"entahlah sejak kapan jantung ku selalu tidak aman tidak berdekatan dengan kak Kevin, dan aku pun malu jika berdekatan dengannya, tapi aku juga merasa kurang jika gak bertemu kak erlan sehari saja, dan aku nyaman sekali jika aku lagi bersama kak erlan"


"fix"


"fix apa Han??" binggungku


"itu antara nyaman dan cinta"


"gak ah, aku gak cinta sama keduanya, tapi hatiku berkata aku menginginkan keduanya" hehehehe


"Busyet !! aku tau mereka berdua itu tampan jadi wajar kalo kamu itu mau dua duanya dan merasa nyaman begitu pula dengan jantung kamu selalu gak aman Nara"


"jadi sebelumnya aku gak pernah merasakan hall itu"


"iya karena kamu itu belum pernah di perhatikan sama cowok tampan"


"iya juga ya, apa aku terlalu ge'er??"


"kalo menurutku itu hall wajar, dan kalo boleh aku kasih saran mending kamu bunah fikiran jauh jauh untuk mendapatkan salah satu dari mereka, Karena semua hanya mimpi"


"benar apa kata kamu Han"


"di logika aja mereka kalo sama yang cantik dan body seksi mereka menolaknyaa, apalagi kamu Nara !! sadar Nara jangan kamu terjebak dengan hatimu sendiri apa kamu akan terluka"


"apa aku salah mencintai salah satu di antara mereka Han??"


"gak ada yang salah, cinta hak kamu"


"tapi apakah mereka juga mau menerima cintaku??"


"nah itu, aku takutnya jika kamu sudah terlalu cinta dan salah satu mereka menolakmu sakitnya luar biasa, kamu tau itu??"


"iya Han, aku sadar diri dan sadar posisi juga mana mungkin perempuan sepertiku bisa memiliki salah satu dari mereka" sedihku


"ya jangan sedih juga Nara, jika kamu embah menyukai di antara mereka perjuangkanlah, aku sebagai sahabatmu bilang yang buruk buruk terlebih dahulu"


"jadi??"


"jadi, aku akan mendukung apapun keputusan kamu, jika suatu saat mereka tidak ada satupun yang menerimamu aku akan selalu ada untukmu" senyum Hani


"aaa Hani kamu emang selalu the best, trimakasih banyak besti sudah mengingatkanku dan mendukungku"


"iya Nara, maaf ya tadi aku sempat bikin kamu ngedown karena perkataan aku yang kamu harus sadar diri, aku mengatakan itu karena aku gak mau kamu terluka"


"gak apa Han" aku dan Hani saling berpelukan


hatiku rasanya plog, mencurahkan isi hatiku yang aku pendam selama ini, Hani emang sahabat terbaikku..


kitapun pulang, Hani mengantarkan aku Sampai kerumahku


"Han gak masuk dulu??"


"gak, pr kita banyak kan??"


"eh iya aku hampir lupa" hehehhe


"yaudah, aku balik dulu ya"


"oke, trimakasih Hani byeee byeee"


mobil Hani melaju dengan kecepatan sedang, pintu gerbang terbuka bergegas masuk kedalam..


"Hii Kaka Nara" girang Rista


"hii Rista" Rista berlari memelukku

__ADS_1


"kakak sekarang agak gak gemukan"


"benarkah??"


"benar kak, gak hangat seperti waktu kita pertama bertemu" hehehehe


"bisa aja kamu itu ya" mencubit hidung Rista


"kakak ih" .


"kakak masuk dulu ya"


"oke kak"


aku masuk kedalam rumah menaiki tangga membuka pintu kamar, Harum aroma khas kamarku membuatku sedikit tenang..


aku langsung mandi kalo udah duduk atau rebahan pasti susah untuk mandi, dan harus mengumpulkan niat dulu untuk mandi..


sesudah mandi aku duduk di sofa membuka buku tugas yang pak guru berikan, akupun segera mengerjakannya..


Ting ..


notifikasi pesan masuk, ku ambil ponselku membukanya ternyata dari silfi..


Silfi [ Nara, ajarin aku yang nomor lima belas sampai dua puluh pening nih otak ]


Aku [ yaelah, gitu aja kami gak bisa?? ]


Silfi [ otakku gak seencer kamu Nara ]


Aku [ yaudah nanti aku foto caranya]


Silfi [ trimakasih]


Aku [ sama sama ]


menulis cara caranya, memfoto caranya kirimkan ke silf..


Silfi [ yaelah aku sama sekali gak mudeng ini gimana]


Aku [ coba di cermati udah aku contohin kan Caranya Sampe jawabnya ]


silfi silfi tugas gini aja gak bisa, aku menggelengkan kepalaku kembali lagi mengerikan tugas lainya..


Ting ..


"apa lagi?? belum mudeng juga tuh anak?? kesalku


saat membuka ponsel ternyata bukan dari silfi melainkan pesan dari Instagram, dan membuat aku terkejut Instagram milik kak erlan dia mengirimkan dm ke Instagram aku..


buru buru untuk membuka apa yang di tulis Kak erlan, tunggu?? tapi ini gak mimpin kan?? atau aku sedang halu?? ah enggak ini beneran kak erlan..


Kak erlan [ malam Nara ]


tanganku seketika bergetar, kak erlan ini benar benar dia, aaaa aku seketika jingkrak jingkrak di atas sofa..


Aku [ malam juga kak erlan ]


Kak erlan [ ini beneran akun kamu Nara?? ]


Aku [ iya kak ]


kak erlan [ boleh aku minta no ponselmu ]


seketika aku membulatkan mataku, kak erlan minta nomor ponselku demi apa ini?? aaa aku Bahagia sekali..


dengan girangnya aku mengirimkan nomorku ke kak erlan, tak berselang lama kak erlan pengirim pesan untukku..


Kak erlan [ ini aku Nara ]


Aku [ oke kak erlan]


kak erlan [ lagi apa?? ]


Aku [ lagi belajar kak ]


Kak erlan [ nak rajin ]

__ADS_1


Aku [ harus dong, kok tadi kak erlan gak gym?? ]


Kak erlan [ ke sana ]


Aku [ sama kak kevin?? ]


Kak erlan [ iya ]


Aku [ lha kok aku gak lihat?? ]


Kak erlan [ benarkah?? ]


Aku [ iya, kak erlan ganteng banget ]


Kak erlan [ ya emang aku ganteng ]


Aku [ kalo di foto kak, hahahha ]


Kak erlan [ bohong, bilang aja kalo gak di foto juga ganteng ]


Aku [ ye, itu sii maunya kakak ]


Kak erlan [ gak lah, itu kenyataan]


benar kak itu kenyataan, aku senyam senyum sendiri mau mengatakan iya tapi aku malu kak..


tok tok tok ..


"non Nara makan malamnya udah siap"


"baik bik"


tuh kan tugasku jadi gak selesai, gegara Kak erlan tapi aku bahagia,


Aku [ kak erlan udah dulu ya, aku mau makan]


Kak erlan [ bukanya diet?? ]


Aku [ makan sayur dong kak, gak nasi ]


kak erlan tidak lagi membalas pesanku, ku taruh Ponselku, membuka pintu kamarku menuruni tangga dengan wajah yang sangat bahagia..


"malam semuanya" ucapku dengan ceria


"malam juga kak" jawab rista


"malam juga non, bahagia amat"


"kudu dong, mana bik makananku??"


"ini non"


"trimakasih bik"


"sama sama"


Rista memandangku dengan penuh selidik, aku mencubit pipi gembul Rista,


"kakak abis dapat uang banyak ya??"


"haaa??"


"kakak bahagia sekali??"


"Hahahaha, gak Rista kakak pokoknya malam ini lagi super duber bahagia"


"papah mamah mau pulang ya??" girang Rista


"gak"


seketika senyuman rista hilang..


"terus Kakak bahagia karena apa??"


"ada deh"


"Kaka ih" cemberut Rista

__ADS_1


******


__ADS_2