
"Oh jadi orang tuanya Veronika itu punya wewenang di sekolahan ini??" ucapku
"Iya jadi dia sok-sokan gitu jadi bos tapi kalau aku sih nggak takut sama sekali dengan dia toh kita sama sama-sama makan nasi, Hahahaha" seru silfi
" hahaha, betul itu kata Silfi" timpal ku
jam olahraga, semua murid yang berada di kelas ku semua mengikuti pelajaran olahraga..
"sekarang kita berlari memutari lapangan bola basket jadi satu tim itu ada 4 orang, oke"
"oke pak" seru kami semua
pokoknya aku harus berusaha terlari semaksimal mungkin semangat Nara, meskipun belum terlalu turun berat badanku tapi aku akan berusaha memenangkan pertandingan ini..
"yeah aku kalah" kesal Hani
"gak papa, kamu udah melakukannya dengan baik Hani" menepuk pundaknya
"ih, aku ingin manang" memanyunkan bibirnya
"yaelah, gitu ajah ngambek" seru silfi
"apa !! " ketus Hani
"hiii seram"
Hani berjalan seperti mbak Kunti rambutnya pun di arahkan kedepa, menakuti silfi,
"apaan siih Han?? gak lucu tau"
"hihihi hhiiiihiii silfi hihih hihi"
Hahahha, aku ketawa terbahak bahak melihat tingkah konyol silfi dan juga Hani, silfi lari Hani mengejarnga..
"hentikan Hani" teriak silfi
"gak akan, kata kamu aku seram" hahahhha
"gak gitu juga kali" silfi mengibaskan rambut Hani
"hehehehe, capek ih aku belum juga lomba lari loh ini" nafas silfi ngos ngosan
"aku emang sengaja supaya kamu pas lomba udah capek deh" hahahha
"dasar ya kamu" silfi menggelitik perut Hani
aku hanya menggelengkan kepalaku, sekarang giliranku untuk maju bersiap berlari memutari lapangan basket..
"aku pasti menang, lawannya aja sii gajah bengkak"
"kecil itu sii"
"iyes"
"selamat kalah ya gajah bengkak"
Hahahhaha lawanku menertawakan aku, aku hanya tersenyum kepada mereka yang belum juga lomba di mulai mereka udah menertawakan aku..
"Oke siap" seru guru olahraga
"siap pak"
"hitungan ke tiga lari 1 ... 2 ... 3... prriittt"
mereka berlari mendahului ku, astaga ini tidak sebaik yang aku bayangkan mereka larinya kencang sekali..
"ayo Nara !! semangat !! " teriak Hani
"Hahahaha, lihatlah gajah bengek itu di barisan terakhir itu juga jalannya kek keong"
"betul, sok sok'an mau ikutan lari"
"hahahha, gajah bengkak gajah bengkak semangat !! tapi bohong !! "
__ADS_1
sabar jangan dengarkan mereka, fokus larimu Nara ayo lari ayo lari Nara, aku menyemangati diriku sendiri..
aku berlari sekuat tenaga waktu tiga putaran para lawanku sudah capek, aku langsung berlari mendahului mereka bertiga..
"ayoo Nara !! sedikit lagi sampai finis" seru Hani dan silfi
kakiku sebenarnya sudah sangat berat untuk di langkahkan, tapi aku tetap mencoba melangkahkannya..
"aaaaaa Nara akhirnya kamu bisa mengalahkan mereka" girang Hani
"Nara kamu berhasil yey !! " seru silfi
aku langsung duduk capek sekali rasanya Hani dan silfi memberikan aku minum mineral..
"hebat kamu Nara, kamu bisa mengalahkan mereka" mereka berdua memelukku
"iya, sumpah aku capek banget" seruku
"gak papa, kamu hebat Nara"
guru olahraga membacakan siapa yang mendapat nilai terbaik, alhamdulilah aku mendapatkan peringkat ke tiga..
"selamat Nara untuk kerja kerasmu, bapak bangga dengan perubahan kamu yang sekarang giat dalam berolahraga" puji pak guru
"iya pak, trimakasih" senyumku
jam pelajaranpun selesai aku masih enggan untuk berdiri, masih duduk sambil memijat kakiku..
"Nara kelas yuk??"
"kalian duluan saja, nanti aku nyusul"
"okelah"
kedua temanku berlalu meninggalkanku, kakiku sangat berat di ajak berdiri, tiba tiba ada tangan yang berada di depanku..
"ayo berdiri"
duduk di sampingku, ternyata harum parfumnya sangat wangie sekali, aku menoleh kearah kak kevin..
dari samping dia sangat tampan, nah kan mulai jantungku berdetak tidak karuan, kak Kevin apa aku mencintaimu??
aah tidak !! mungkin jantungku yang berlebihan lebaynya kalo sedang berdekatan dengan kak Kevin..
"kenapa sendirian??" menatapku
"i-itu kak masih capek habis lari" gugupku
kak Kevin hanya tersenyum melihatku, aaa bisa mleyot aku kalo lama lama berada di samping kak kevin..
"eeemm, kak aku ke kelas dulu" berdiri dari dudukku
melangkah kakiku menuju kelas, entahlah aku sangat bahagia sekali bisa melihat wajah tampan kak Kevin dari dekat..
"kurasa kutlah jatuh cinta"
"aissh, kamu lagi nyanyii??" sindir Hani
"bukan lagi, menggosok gigi" Hahahha
"bahagia amat" selidik hani
"ada deh" hatiku sangat berbunga bunga saat ini
bel berbunyi, waktunya pulang aku membereskan buku yang ada di meja, membawa tas keluar dari kelas..
"Nara" sapa kak erlan
"Hii kak"
"jangan lupa hari ini"
"tidak dong kak"
__ADS_1
"siap"
"kak erlan ganteng banget" ucap Hani
kak erlan hanya tersenyum menggelengkan kepalanya, berjalan mendahului aku dan juga Hani..
"Nara, aku masih penasaran sejak kapan kak erlan dan kamu saling kenal??"
"pokoknya kita kenal Tampa sengaja" senyumku teringat waktu pertama berkenalan dengan kak erlan
padahal waktu itu aku masih sangat gemuk dan juga wajahku gak se glowing ini, tapi dia tidak malu makan bakso bersamaku..
"idih, eh tapi jantung kamu aman gak sii kalo berdekatan dengan kak erlan??"
"gak, tapi...."
"tapi apa??"
"gak papa, gak jadi" hehehehe
"Uuuu dasar"
kamipun sampai di gerbang sekolah masuk kedalam mobil kita Masing masing, pak sopir segera melajukan mobilnya..
"mang aku mau ke toko kosmetik sebentar saja"
"baik non"
untung aku tadi sempat mengambil gambar kosmetik yang di berikan hani waktu itu, sangat cocok di wajahku..
gak salah kan?? kalo aku juga ingin tampil cantik seperti perempuan lain?? udah saatnya aku merubah semua ini..
masuk kedalam toko kosmetik, di sini semua kosmetik ada di sini komplit sangat, aku mulai memutari mencari satu paket cream dan juga cucimuka yang di berikan Hani waktu itu..
ini dia aku menemukanmu, aku sangat bahagia sekali bisa menemukan creamku, begegas menuju kekasir untuk membayarnya..
"mbaknya cocok ya pake cream ini??"
"iya mbak" senyumku
"pantesan wajah mbak mulus dan juga bersih, imut lagi" pujinya
"aaah gak juga mbak"
"eee serius mbak"
nah kan aku di buat salting oleh mbaknya, setelah selesai membayar ku langkahkan kakiku menuju parkiran mobil..
"eh busyet anak sma gemuk baget"
"iya kek emak emak anak lima" hahhahaha
"lihatlah seragamnya, size apa ya itu??"
"doubel enam XL" hahahahhaha
aku hanya menatap mbak mbak entah siapa gitu banget punya mulut, salah banget apa ya kalo punya badan gemuk seperti aku??
ku percepat langkahku menuju mobil, nafasku memburu aku sangat kesal, selalu begitu ayolah lemak kamu cepat ilang biar tidak ada lagi yang mengejekku..
breng ..
menutup pintu mobil sangat keras..
"kenapa non??"
"gak papa pak, ayo kita pulang"
"siap non"
ku ambil ponsel melihat di YouTube cara mengecilkan badan, aku fikir aku juga harus melakukan setiap pagi dan juga mau tidur..
******
__ADS_1