
ku bulatkan Mataku, andai ini beneran terjadi aku menjadi pacar kamu kak kevin sudah pasti aku sangat bahagia..
"oo udah punya pacar"
"tapi kaya gak meyakinkan gitu??
"ih iri mana ceweknya cantik gitu"
"gak papa ya mbak, kita minta alamat Instagramnya??" memelas kepadaku
"eem boleh" senyumku
kak kevin menekan sedikit tangannya, aku tau apa maksud kak kevin tapi gak apa aku kerjain aja, kapan lagi coba aku ngerjain seorang kak kevin..
"beneran mbak??"
"tu mas ganteng dengar sendiri kan, pacarnya aja ngebolehin"
"masa masnya yang gak boleh"
aku sangat menahan tawaku wajah kak kevin sangat mengemaskan benar benar sangat mengemaskan..
"mana mbak Instragram pacarnya??"
"maaf semuanya aku sama pacarku mau melanjutkan bersepeda" ketus kak Kevin
"yeahh apa mbak?? Katakan saja" ciwi ciwi masih mengejar aku dan juga kak kevin
"maaf semuanya pacarku sangat pemalu jadi ya gitu deh" senyum manisku kearah kak kevin
Aku dan kak kevin mengayuh sepeda hingga lupa kalo silfi masih ada di belakang, silfi berteriak memanggil namaku..
"nara !! Apa apaan kamu ninggal aku !! Tega amat !! " teriak silfi
"kak kevin tunggu kak, silfi masih di belakang kita kasian dia kak" seru ku
"oh iya, kenapa tadi kita jalan saja"
"kita tunggu disini saja ya kak??
"oke"
Aku dan kak kevin berhenti di pinggir jalan menunggu silfi, saat aku lagi fokus menatap bunga yang sedang bermekaran tiba tiba tangan kak kevin mengelus lembut rambutku..
"eh" kagetku
"maaf nara" senyum kak kevin
Silfi berhenti di sampingku nafasnya masih ngos ngosan,
"duh maaf ya silfi tadi kita buru buru" ucapku tak enak hati
"i-iya gak masalah tapi ya itu kalian harus bawa aku ke kedai bakso larva" ucapnya
"gak !! " sinis kak kevin
"yaudah kalo kakak gak mau biar aku sama silfi sjs ysng kesana, ayok sil" ucapku
"eitsss , tunggu nara !! Aku ikut kalo iya" dengan muka datarnya
"uhuy !! yey yey makan gratis" girang silfi
kitapun mengayuh sepeda kearah kedai bakso larva kesukaan silfi sepanjang perjalanan aku dan silfi saling bercanda ria..
__ADS_1
Kak kevin bisa bisanya gak ketawa saat silfi bercerita sangat lucu sekali, wajahnya sangat datar ..
"kak sama senyum juga kali"ucapku
Kak kevin hanya tersenyum sedikit langsung menghilang begitu saja, semahal itu kak kevin benar apa kata angel mendapatkan hati seorang kak kevin itu tidak mudah..
"bener kak kevin apa kata narra , kalo senyum senyum aja usah malu" sambung silfi
Kak kevin tidak mengubris omongan silfi dan nara ia fokus mengayuh sepeda hingga sampai di kedai bakso..
"akhirnya .." girang silfi
"ayo masuk, kak kevin mau ikut kita masuk kan??" tanyaku
"iya" jawaban yang singkat padat dan juga jelas
Aku dan silfi masuk duluan sedangkan kak kevin berjalan di belakang kami, pelayan di sana langsung mrnghampiriku dan juga silfi..
"mbal silfi" sapanya
"iya mbak, biasa pesan yang level empat tiga porsi ya mbak"
"oke, minumnya apa??"
"kamu mau apa nara??" tanya silfi kepadaku
"es buah aja, kak kevin apa ya?? Tunggu kak kevin bentar sil" mataku awas mencari keberadaan kak kevin
"itu kak kevin"
"kak kevin sini kak" teriakku sambil melambaikan tangan ku
"tunggu sebentar ya mbak" ucap silfi
Kak kevin mulai berjalan kearah meja kita, sampai mbak mbak pelayan menatap kak kevin tidak berkedip..
"kak kevin minumnya mau apa??" tanyaku
"bakso biasa sama kopi hitam" ucap kak kevin dengan mode dinginya
"jadinya baksonya yang dua level empat yang satu biasa aja??" ucap pelayanan kedai
"iya mbak" kompakku dan juga silfi
"oke siap di tunggu ya mbak" ucapnya
Aku, silfi dan juga kak kevin menunggu pesanan kami datang seperti biasa silfi selalu ngelawak..
"hahahhaha, janagn dong sil kalo aku di embat kakek kakek kasihan yang muda muda mengantri jadi suamiku dong"
"gampang lah tinggal selingkuh aja, kakek piot tidak bakal tau" hahahahha
"mengajarkan hall yang sesat dan sangat tidak di anjurkan" hahahha
"emang kamu mau ini beneran terjadi ra??" hahahha
"gilaa !! ya kali " hahahha
Kak kevin seperti mau ketawa tapi di tahan apa dia malu ada silfi?? Biasanya kalo sama aku dia tertawa lepas..
Akhirnya yang di tunggu tunggu akhirnya datag juga pelayan yang beda dari sebelumnya berjalan kearah kami..
ia meletakkan minum terlebih dahulu setelah itu meletakkam bakso pesanan kami, saat perempuan itu menatap kak kevin ia langsung membulatkan matanya..
__ADS_1
"kevin" lirinya
kevin yang tadinya fokus keponsel mentap perempuan itu,
"claudea??" terkejut kak kevin
perempuan itu langsung meninggalkan meja kami, kak kevin menatapnya sampai tidak terlihat..
"siapa kak??" tanyaku penasaran
"mantanku" jujurnya
"mantan??" seakan tidak percaya dengan omongan kak kevin
"iya, dulu dia meninggalkan aku gara gara papahnya bangkrut jadi menurutnya dia tak pantas untukku, padahal aku tidak memandang dia dari keluarga terpandang atau tidak"
"oo" jawabku
apakah kak kevin masih mencintainya?? Aku rasa aku perlu tau?? Tapi gak sekarang aku mempertanyakan hall ini..
Kamipun makan bakso dengan lahapnya apalagi silfi ia sangat menikmati sekali, sesekali aku melihat wajah kak kevin sepertinya masih ada cinta di hati kak kevin..
"aku duluan ya??" ucap kak kevin
"kok duluan?? Gak nunggu aku??" ucapku
"ada urusan sebentar, biar ini aku yang bayar" ucapnya berdiri dari duduknya melangkahkan kakinya menuju kasir
Sebenarnya aku sangat penasaran tapi gak sopan kalo tau terlalu jauh mau apa kak kevin sebenarnya..
"kenyang" ucap silfi merebahkan tubuhnya di kursi
"eemm, sil kita pulang yuk??"
"bentar napa, belum turun nih bakso"
"yaudah aku duluan"
"seriusan??"
"iya, kamu gak papakan aku tinggal??"
"gak papa, hati hati ya ra makasih loh untuk traktirannya" cengir silfi
"bilang makasih sama kak kevin" hehehe
"kamu aja yang nyampeiin, kalo aku malu" hehehe
aku tersenyum kearah silfi mengambil tasku dan juga topi berlalu meninggalkan silfi yang masih duduk santai..
Saat keluar dari kedai aku dapati kak kevin sedang mengobrol dengan perempuan itu bahkan mereka saling berpelukan..
Apa ini?? Ada apa dengan hatiku?? Kemarin kak erlan membuaju sakit sekarang kak kevin, apa aku salah mencintai kak kevin?? Iya aku salah dan terlalu berharap lebih dengan kak kevin..
muka matamu nara mana mungkin kak kevin mendekatimu karena ada perasaan yang sama sepertimu yang ada dia mendekatiku hanya rasa kasian karena dulunya aku gemuk dan suka di bully teman temanku maupun kak kelas dan juga ornag lain..
Bangun nara bangun dari tidur panjangmu nara sadarkan bila aku tak pantas mengharap pada kamu kak kevin, harapku paksa kak kevin untuk mencintaiku..
Kenapa hati ini sangat sakit melebihi saat aku mendengar kak erlan sudah mempunyai kekasih, sakitnya waktu kak eran sama seperti aku waktu hani dulu menemukan besti lain..
Kalo ini?? Begitu menyakitkan..
******
__ADS_1