
sesudah makan aku masuk kedalam kamar mengambil tasku, udah gak sabar bertemu dengan kak Kevin..
"cus, aku mau pergi ya??"
"pergi ke mana non??"
"mau keluar sebentar, nanti bilangin ke kak Jodi"
"tapi non, aku takut kak Jodi marah"
"gak bakal cus" senyumku
aku menutup pintu kamar, aku lihat encus sangat menyayangi Rista, aku gak tau bagiamana rasanya jika kehilangan Rista..
kenapa aku jadi takut kehilangan Rista?? semoga keluarganya Rista tidak pernah bisa menemukan rista kalau iya aku tidak bisa kesedihan mamah..
"kakak kenapa??," tanya Rista yang sudah berada di depanku
"eemm ada deh"
"ih kakak"
"kakak keluar sebentar ya?? Rista mau pesan apa??" tanyaku
"eeemm, mau hamburger"
"oke, siap"
"pedas ya kak dan dua" senyumnya
"wiiih, adek kakak ini" mengacak poni
menjadi momen terindah dari hidupku..
aku berjalan keluar dari kawasan apartemen berjalan menikmati keindahan kota London yang sangat enak di pandang..
"nara" sapa kak kevin
"kak kevin" senyumku
Kak kevin langsung menggandeng tanganku sangat erat sekali, kitapun jalan berdua bergandengan tangan..
"kak ini aku gak mimpi kan??" ucapku yang belum percaya kalo semua ini terjadi
"kamu lagi mimpi nara"
"ih kak kevin" ku cubit lengan kak kevin
"abisan kamu ada ada aja, mana ada mimpi gak bangun bagun" kesal kak kevin
"abisnya ini kek mimpi aku bisa jalan berdua dengan kamu kak"
"preeeet !! "
"lo, serius kak" senyumku
kak kevin berhenti ia menatapku, tanganku di pegang olehnya tanganku dingin seketika keringat dingin membasahi tubuhku..
"i love you nara" kata kata kak kevin yang selama ini ingin aku dengar
"aku juga sangat mencintai kamu kak" balasku menatap nanar mata kak kevin
"jadilah kekasihku nara" senyum kak kevin
"aku gak akan nolak kak" jawabku dengan sangat gugup
Kak kevin melepaskan tanganku ia melompat lompat berteriak gak jelas, untung orang orang gak tau apa yang di omongin kak kevin..
"kak udah kak malu tau di liatin orang seperti itu" ku tarik Hoddienya
"akhirnya aku bisa mendapatkan kamu nara" senyum kak kevin mencubit gemas kedua pipiku
"sakit kak" manyunku
__ADS_1
"jangan manyun kamu sangat menggemaskan kalo manyun seperti itu"
"aku emang menggemaskan"
Kak kevin duduk ia masih menatap aku,,
"kak ayok jalan ngapain malah duduk seperti ini??" menarik tanganya
"mau memandang wajah cantik kamu nara, sekarang aku gak jaim jaim lagi untuk memandangi kamu"
"ih dasar Gombloh" senyumku
"apa !! Aku kamu samain sama gombloh!!" kak kevin berdiri dari duduknya
"wleeek wleek gombloh !! Gombloh !! Hahahahahaha " ledekku
Aku berlari sebisa mungkin kak alvin berlari mengejarku, tuhan apa boleh aku minta untuk hentikan waktu sejenak..
Hari ini aku sungguh sangat bahagia, semua tidak ada yang tidak mungkin kalo kita mau berusaha..
Orang jelek gak selamanya jelek, orang gendut tak selamanya gendut, orang miskin gak selamanya miskin kalo kita mau berusaha..
Tidak ada usaha yang mengkhianati hasil, apa yang kita tanam itu yang akan kita panen, semua ada prosesnya..
"berhenti tamara" teriak kak kevin
"kejar aku kak kalo bisa" lantangku
"awas ya !! Aku kejar kamu sampai dapat abis itu aku gelitiki kamu !! "
"silahkan kalo bisa" hahahhaaha
Aku berlari lagi hinggaaku menabrak seseorang yang berada di depanku,
Brrukk !!
"auuuww !! "
Pria yang aku tabrak memberikan tanganya ke arahku, parfum dan tangan ini gak asing bagiku..
"kak erlan" lirihku
Aku menoleh kewajahnya benar saja dia kak erlan, aku sangat terkejut sekaligus bahagia kak erlan datang kemari..
"lain kali gak usah lari lariu napa" ucap kak erlan tersenyum kearahku
Kak kevin berlari nyamperin aku dan juga kak erlan, nafasnya masih terenggah enggah berada di belakangku..
"erlan??" kaget kak kevin
"hay vin, wiih kalian berdua jalan bareng?? Bahkan lari lari??" tanya kak erlan
"iya bro, kamu kesini kenapa gak kasih tau aku dulu" ucap kak kevin berjalan kearah kak erlan
"mendadak bro" senyum kak erlan
aku tersenyum menatap mereka secara bergantian,
"kak kevin bagaimana kalo kita makan makan??" ideku
"boleh" setuju kak kevin
"kalian jadian ya??" tanya kak erlan dengan senyuman yang sulit aku artikan
"iya kak, sekarang aku dan kak kevin udah resmi jadian" ucapku merangkul lengan kak kevin
"wiiih, selamat untuk kalian berdua" ucap kak erlan
"trimakasih bro, sekarang aku udah gak jomblo lagi" wajah bahagia kak kevin
Kak erlan merangkul kak kevin, aku sangat bahagia melihat ini,
"ayok kak, kita makan" ucapku penuh semangat
__ADS_1
Drret dreet dreet ..
Ponsel kak alvin berbunyi segera iya mengangkatnya,,
"sebentar ya aku angkat dulu" ucap kak kevin
"oke kak"
"iya bro"
Kak kevin ( Hallo kak )
mamah ( ini mamah, pulang sekarang )
Kak kevin ( bentar lagi mah )
Mamah ( kita balik ke indonesia )
Kak kevin ( loh, kenapa mendadak gini?? )
Mamah ( opa kamu kritis mau bertemu kamu dan kakak kamu, kita balik sekarang nak )
Kak kevin ( baik mah, kevin langsung pulang)
Kak kevin mematikan telfonya, yaelah baru aja mauu makan bersama udah mau di tinggal saja, lebih parahnya balik ke indonesia..
"kamu dengar sendiri kan ra? Aku di suruh balik ke indo opaku kritis" sedih kak kevin
"iya kak aku dengar, moga cepet sembuh ya opa kamu"
"amin, maaf ya aku pulang dulu sampai berjumpa di Indonesia" sedih kak kevin
"yaelah, di susul malah kamunya balik,,semoga opa kamu cepat sembuh ya bro" ucap kak erlan
"amiin, trimakasih bro aku nitip nara" kak kevin menepuk pundak kak erlan
Kak kevin berlari ia mencari taxi aku masih menatapnya hingga tidak terlihat dari pandanganku..
"nara !! " kak erlan menepuk pundakku
"eh" ku bangun dari lamunanku
"jadi makan gak??" tawar kak erlan
"gak jadi kak aku mau pulang saja" sedihku
"yaudah aku antar kamu pulang" tawar kak erlan lagi
aku berjalan dengan perasaan glau sekali, tapi aku gak boleh egois masih ada hari esok,,;lagian kalo aku balik ke kita bisa bertemu lagi..
"hay nara namaku gombloh, jangan sedih ya" ucap kak erlan dengan wajah kek anak kecil
"hahahhaha, kak erlan apa apaan siih" Hahahha
"kalo kamu sedih mau gombloh nikahin"
"ogaj amat "
"nara canti mau ya jadi pacar gombloh"
"hiihh, horor banget" ku percepat langkahku
"nara oh nara aku lebih tampan dan lebih segalanya dari pacar baru kamu kevin" kak erlan berjalan kearahku
"Hhahahaha, kak erlan tuh ya" haahaha
"tunggu sini, aku belikan es cream untuk kamu" ucapnya
"gah usah kak gak perlu"
"tenang aja, dengan kamu memakan satu es cream tidak akan membuat kamu gendut" ucapnya mengacak poni rambutku
*******
__ADS_1