Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 45


__ADS_3

silfi membuka dompetnya ia sedang mencari kartu miliknya, seketika Hani memeluk silfi dari samping..


"aaaa trimakasih teman yang begitu tidak pelit" kata Hani


"heleh, kata katanya beribet banget" hidung silfi kembang kempis


"hehehhe, gak papa lah ya" meringis Hani


"jadi kita di bayari kamu kan??" antusiasku


"iya deh iya, tapi salonnya kamu Nara yang bayarin" hehehe


"yaelah, sama aja bohong dong" menepuk jidatku


"kan bagi bagi, gak papa kan??" meringis silfi


"oke deh, berarti yang kebagian nlaktir kita makan Hani dong" seruku


"apa !! aku??" kaget Hani


"iya kamu Hani hanitul" ucapku


"kebiasaan Nara ih, manggilku hanitul" manyun Hani


"lah gak papa dong, mirip kek artis paporit kamu"


"eh iya juga ya" senyum Hani


"kapan kita beli pakiannya kalo umbrus aja" seru silfi membuka pintu mobil


aku dan hanipun turun dari mobil tidak lupa Menutup kembali pintunya, kamipun berjalan masuk kedalam store memilih pakaian untuk di pake hari ini..


Ting ..


notifikasi pesan masuk, ku ambil ponselku


kak erlan??


Kak erlan [ Nara kamu di mana?? ]


Aku [ lagi di store ]


Kak erlan [ sama siapa?? ]


Aku [ teman temanku ]


Kak erlan [ okeoke]


Aku [ kenapa kak?? ]


Kak erlan [ aku kira kamu belum pulang ]


Aku [ udah kak, mau ngajak aku jalan?? ]


Kak erlan [ iya rencananya mau ngajak kamu nongkrong dengan teman temanku]


Aku [ mana boleh kak aku nongkrong]


Kak erlan [ cuman ngopi ngopi doang ]


Aku [ ada perempuannya gak?? ]


Kak erlan [ ada lah, pacar teman temanku ]


Aku [ lain kali aja ya kak, aku mau nyalon ]


Kak erlan [ kemayu ]


Aku [ kudu itu ]


kak erlan tidak lagi membalas pesanku,ku masukan kembali Ponselku kedalam saku memilih baju kembali..


"Nara ini bagus gak??" Hani memamerkan dresnya


"wiih, cantik" puji ku


"aku ambil ini aja kali ya??"


"iya Han, kamu kan suka yang perempuan banget" hehehe

__ADS_1


"aku punya ide, kamu coba memakai dres Gimana??" usul Hani


"pake dres?? aku??"


"e'em, silfi Sil sini" teriak Hani


"apa !! " lantang silfi


"sini dulu"


silfi Berjalan mendekati aku dan juga Hani, silfi juga Menenteng dres,


"nah kan silfi juga lagi milik dres, bagaimana kalo Hani kita suruh pake dres kek kita gimana??" Hani menatap silfi


"ide bagus tu, aku sangat setuju usulan Hani,.mau ya ra??"


"Oo tidak bisa, aku gak pede Hani silfi"


"Karena kamu belum terbiasa" kompak mereka


"idih kompak banget" kesalku


"pokoknya kamu harus mau !! kalo kamu tetap menolaknya kita marah !! " ancam Hani


"lha kok jadi mengancam gitu??" manyunku


"harus itu"


Hani menyeret paksa tanganku, mencoba beberapa dres sampe pusing aku di buatnya belum ada yang cocok untukku..


hingga yang terakhir pilihan silfi aku mencoba di ruangan ganti, Hani dan silfi menungguku di depan saat aku keluar silfi dan Hani bengong melihatku..


"yaampun Nara !! kamu cantik banget" puji Hani


"sempurna, aku akan membelikan kamu dresnu ini dan pake sekarang" senyum silfi


"gak ah aku gak mau" terasa ada yang aneh aja tiba tiba aku pake dres


"pilih kita atau pakian celana kolormu" ancam Hani lagi


"iya deh iya" manyunku menghentakkan kakiku masuk kembali kedalam ruangan ganti


kamipun membayar kekasir, sehabis itu kita bertiga ke toilet untuk berganti pakian sekolah kami..


"Nara ayok !! lama amat di dalamnya" seru Hani


ceklek ..


aku mengintip..


"gaes aku malu !! " lirih ku


"nanti kalo udah terbiasa gak akan malu" seru Hani meyakinkan aku


"buruan, jadi nyalon gak sii??" lantang silfi


"iya silfi"


akupun keluar dari toilet membawa seragamku, saat aku berjalan menuju kearah parkiran mobil, aku menjadi pusat perhatian..


"tuh kan pasti orang orang menahan tawa mereka melihatku" aku sungguh malu


"seyakin itu??"


"iya"


"mereka itu terpesona dengan wajah cantik kamu Nara, kamu kalo jadi model beh aku yakin pasti terkenal" yakin Hani


"gak usah ngomong yang enggak enggak" ucapku masuk kedalam mobil


ku lajukan mobil dengan kecepatan sedang membelah jalanan yang tidak terlalu ramai, gak nyaman banget aku pake dres seperti ini..


"akhirnya sampai juga" girang hani dan juga silfi


mereka keluar dari mobil, ku matikan mesin mobilku membuka sabuk pengaman membenarkan dres yang sangat tidak nyaman ini..


membuka pintu mobil aku mencoba untuk nyaman memakai dres ini, mulai memasuki salon..


"nona Nara??" tanya kariawan langgananku

__ADS_1


"hehehe iya, lucu ya??" senyum kecutku


"gak lucu, sangat cantik non" puji kariawan kesayanganku


"tuh kan apa yang aku katakan?? kamu itu cantik Nara" seru Hani


"betyul kamu belum terbiasa saja" sambung silfi


"iya deh"


aku mulai memanjakan rambutku dan juga wajahku, memakan waktu dua jam lebih aku di salon..


"wow !! amazing kamu sangat berbeda Nara" puji Hani


"Betyul itu" timpal silfi


aku pun membuka mataku terlihat aku emang sangat berbeda sekali, dengan rambut baruku ini dan juga memakai dres..


"ehem, tuh kan jadi kemayu di depan cermin" ledek Hani


"apaan ih, udah kan kalian?? ayok pulang" seruku


"okeoke"


membayar kekasir Hani dan silfi ada aja perdebatan di antara mereka berdua, membuatku pusing saja..


"Diam bisa gak sii??" kesalku


"gak bisa" hahahha


"dasar ya kalian"


Hani dan silfi masih berdebat entah apa yang mereka perdebatkan sangat menjengkelkan, nah itu mulai main gelitikan ada banyak orang gak punya malu..


"haaaan........"


saat aku mau memanggil nama Hani aku melihat dari kejauhan kak erlan bersama wanita yang waktu dulu bertemu di GOR, aku gak salah lihat dia perempuan yang sama sebenarnya siapa perempuan itu??


daripada aku penasaran, ku beranikan diri untuk menghampiri kak erlan dan perempuan itu,aku biarkan Hani dan silfi yang masih saja berdebat..


"Nara kamu mau kemana??" teriak Hani


aku menoleh kearah mereka..


"benar, kalian tunggu aku sambil jajan dulu sana"


"ikut kamu aja"


"gak usah !!"


menoleh lagi kearah depan tidak aku dapati kak erlan dan perempuan tadi, Hani dan silfi sudah berada di sampingku ..


"kalian mengagetkan saja"


"kamu lagi mencari apa siih??" kepo Hani


"mencari ketenangan dari kalian berdua" Hahahha


"ya maaf kalo kita umyek saja" Hahahha


"pulang yuk??" seru silfi


"ayo !! aku antar kalian pulang terlebih dahulu" seruku


"oke"


akupun mengantar mereka berdua kerumah silfi habis itu kerumah hani, ku lajukan mobilku dengan sangat santuy dengan menyanyikan lagu kesukaan kita berdua..


"loh nih mobil kenapa Ra??" panik Hani


"wah gak beres ini"


tiba tiba mobilku berhenti, menstater lagi mobilku tapi tidak menyala, berkali kali aku menstater tetap saja gak bisa nyala..


"fik mogok ra" seru Hani


"iya Han, bentar ya aku telfon bengkel dulu"


"oke"

__ADS_1


segera aku mengambil ponsel menelfon bengkel, ku beri tahu alamat di mana mobilku mogok saat ini..


******


__ADS_2