Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 6


__ADS_3

aku melihat kak Kevin dari kejauhan meskipun dari belakang ia masih memancarkan aura kegantengannya..


"Han, ayo ih !! jangan ngehalu" bisikku di telinga Hani


iya meringis menampakkan giginya, aku membeli beberapa jajanan, kita makan di kursi sambil menatap lalu lalang orang..


Hani senyam senyum entah sedang bertukar pesan dengan siapa, membuat sangat penasaran..


"sama siapa sii?? senyam senyum gak jelas gitu" melirik ke ponsel Hani


"Doni" jawab hani


"Oo Doni" menganggukkan kepalaku


"dia sangat gombal, lihat ini" memperlihatkan tukar pesan mereka


seketika aku membulatkan mataku, dia emang jago gombalin wanita, saat WhatsApp aku juga sama seperti dia bilang ke Hani..


"buaya" gumamku


"mana??" Hani clingak clinguk kesana kemari


"tadi ada boneka buaya"


"Oalah"


"pulang yuk Han?? aku mau nyalon sama mamah"


"iya ayok"


memutar kedua mataku Hani masih sibuk dengan ponselnya bahkan berjalanpun masih tukar pesan dengan doni..


"woy !! mau kemana?? di sini mobil kamu" hahahahhaha


"eeeh" saat Hani menoleh dia sangat jauh denganku dan juga mobilnya


"busyet !! bisa jauh gini?" hahahhha Hani menertawakan dirinya sendiri


akupun masih menertawakan Hani, bisa gitu ya kalo orang sibuk dengan ponselnya bisa salah mobil, bisa bisa kalau ada got Hani bisa masuk ke situ, itu sangat lucu..


"Nara, aku ke toilet sebantar, kebelet" teriak Hani


"uuuuu, kebiasaan"


aku duduk di belakang mobil Hani, sambil memakan makanan yang aku beli tadi, samar samar terdengar suara Adit dan juga Doni mereka sedang mengobrol, semakin jelas obrolan mereka, aku bersembunyi di samping mobil Hani saat ini..


"Hahahhaha, gila kamu dit !! mana mau aku sama Nara gendut kek jin Tomang" ledek Doni


apa!! dia mengejekku padahal aku kita dia orang yang baik, aku kembali mendengarkan percakapan mereka..


"terus apa maksudnya kamu bersikap baik sama sii gendut itu, aku kira kamu menyukainya" seru Adit


"itu cuman akal akal aku dong, biar bisa mendekati Hani" hahhaha


"Hahahhaha, buaya kamu Don"


"kok bisa ya Nara gitu amat Bandannya, Segede kingkong, males banget aku lihatnya" ujar Doni


nafasku mulai kembang kempis ternyata tidak ada pria manapun yang mau bersikap baik benar benar baik kepadaku !! semua sama saja !! ..


"apalagi aku, cantikan Hani kemana mana" jujur Adit

__ADS_1


"kita balik, gak usah bahas perempuan gak penting itu" seru Doni


udah gak bisa di benarkan mereka, di depan baik hanya karena Hani !! aku keluar dari persembunyianku berjalan mendekati mereka berdua..


"Oo, jadi kalian seperti ini ya??"


"eeh, Nara" kaget Adit


"sejak kapan kamu ada di sini??" sambung Doni


"sejak tadi kalian berbicara tentangku, jahat ya kalian berdua, kalo emang gak suka sama aku gak usah deh sok sok'an bersikap manis kepadaku"


"baguslah kalo kamu udah tau, jadi aku gak usah memasang muka dua kalo lagi bersama kamu" jawab Adit begitu santuy


"iya bener kamu dit, gak perlu untuk berpura-pura baik sama aku, dan kamu Doni aku kira kamu berbeda dengan Adit ternyata kamu sama aja !! " geramku


"Nara !! Nara !! kamu di mana?? suara Hani mencariku


Hani ?? dia harus tau semuanya !! ..


"Hanii ... aku si sini" teriakku


Hani berjalan kearahku, Doni dan juga Adit, Hani menautkan kedua alisnya, menatapku..


"ada apa ini Nara?? pada tegang gitu mukanya?? binggung Hani


ceritakan semua yang aku dengar barusan, muka Hani mulai gak senang dengan perbuatan Adit dan juga Doni..


"gak nyangka kalian gini amat?? mulut kalian tuh sama kek perempuan, emang salah kalo Nara mempunyai tubuh gendut??" teriak Hani


"kita kan bilang apa adanya han, Nara saja yang baperan" malas Adit


"cukup dit, aku salah telah menyukai kamu cowok yang hanya memandang seseorang dari fisiknya" teriakku


Degh !!


perih !!


hatiku perih seperti di sayat sayat, tak terasa air mataku jatuh, dengan hati yang tidak baik baik saja, aku Langung masuk kedalam mobil Hani, Hani segera menyusulku..


"udah Nara, gak usah menangisi cowok gak jelas itu" Hani memelukku


"sakit aku Han"


"aku tau itu, mulai sekarang kita gak usah berteman lagi dengan mereka" seru Hani membuatku sedikit tenang


"kamu tidak apa apa han? kita musuhan sekarang sama Adit"


"is oke, lagian mana mau aku berteman dengan adit cowok gak gak punya perasaan, udah ya nangisnya, kamu cantik kok jangan Merasa jelek"


"cantik di lihat dari sisi mana Hani??"


"hatimu nara, wajahmu cantik kok Nara"


"kamu bisa saja" senyumku


Hani melajukan mobilnya, perkataan Adit dan Doni masih tergiang giang di otakku Mereka emang keterlaluan..


"besok Senin kak Kevin tanding basket pasti bakal seru" ucap Hani yang membutku menoleh kearahnya


"terus??"

__ADS_1


"kita lihat dong"


"aku mau lihat, tapi ngumpet saja"


"lha kok ngumpet??"


"gak pede"


"besok sama aku, udah tenang aja kalo ada yang ejek kamu biarkan, toh mereka gak ngasih kamu makan, jadi gak usah di fikirkan"


"tapi gak janji ya"


"hadeh, malam harinya ada acara juga kan?? katanya semua murid di undang ke acara anniversary pak Aziz, di selanggarakan di hotel apa gitu"


"serius?? makan makanan dong, kok aku bisa gak tau ya soal berita itu??"


"di group udah rame kok, coba aja kamu lihat"


"Oalah, iya sebentar"


aku mengecek group wattsap, benar apa kata Hani sudah rame,aku hanya bisa menyimaknya tidak berani membalas, paling juga di ketawain..


mobil berhenti di depan gerbang rumahku..


"gak masuk dulu Han??" tawarku


"katanya kamu mau nyalon sama mamah kamu" hehhehe


"apa mau ikut??"


"gak, aku mau menulis kata kata untuk menyemangati Kevin besok"


"Hadeh !! terserah kamu deh"


"daaahhh Nara" lantang Hani


"hati hati Han di jalan, da daaaahh" aku masih melihat mobil Hani hingga tidak kelihatan


gerbang terbuka segera masuk kedalam, mobil mamah sudah siap di halaman, berlari meskipun itu sangat sulit tapi tetap aku coba..


"mamah !! tunggu !! " teriakku


"ayok !! langsung masuk aja, mamah udah di tunggu teman teman mamah"


"Nara belum ganti baju, nanti mamah malu"


"mana pernah mamah malu dengan gaya kamu, ayok !! "


"iya deh iya" masuk kedalam mobil


segera mamah melajukan mobilnya, keluar dari gerbang rumah, ku rebahkan tubuhku membuka glasbor mengambil sisir rambut..


sesampainya di parkiran salon, mamah membuka pintu mobil begitupula denganku, berjalan masuk kedalam salon..


"jeng Yulia, kita nunggu lama loh" ucap salah satu teman mamah


"maaf menunggu anakku pulang dulu"


"anak kamu?? mana??" seru mereka


"ini" menepuk pundakku

__ADS_1


"Hhhaaaa??" kaget mereka melihatku


******


__ADS_2