
kak Kevin menemukanku,dia tertawa lepas jarang sekali aku melihat kak Kevin tertawa lepas seperti ini..
"mana penjual sempolannya??" tanya kak Kevin
"eeem, itu di sana kak" ucapku memberi tau
kami berduapun berjalan bergandengan tangan saling mengerjai satu sama lain, tidak terlintas sedikitpun akan memiliki kak Kevin dalam hidupku..
aku memandang wajah dia yang sedang makan jajanan kaki lima sepertinya dia belum pernah memakan makanan kaki lima sebelumnya..
"enak kak??" tanyaku
"iya,nanti beli lagi" ucapnya
"hhaaaa?? lagi??"
"iya dong"
aku duduk di kursi yang sudah di sediakan oleh penjual telur gulung,, sempolannya udah habis jadi aku beli lagi telur gulung..
"kak" lirihku
"iya" menatapku
"kita udah gak satu sekolah yang sama" sedihku
"gak papa kan?? aku malah bisa antar jemput kamu" meringisnya
"idih, emang aku mau??"
"mana ada perempuan yang mau menolak tawaran ku"
"ada"
"siapa??"
"aku" Hahahha
kak Kevin tersenyum sangat manis sekali, aku sangat suka senyuman kak Kevin karena senyuman dia begitu mahal..
jarang jarang dia senyum,sangat manis sekali senyumannya, biasanya wajahnya datar dan sangat cuek, tapi sekarang aku bisa melihat senyumannya setiap hari..
telur gulung sudah jadi aku dan kak Kevin makan bersama di bawah langit malam yang di hiasi oleh bintang bintang bergelapan,,ini sangat menyenangkan..
"kak kita pulang yuk??"
"pulang?? gak nanti??"
"nanti di marahin papah" manyunku
"iya iya pulang,gak usah manyun gitu ih jelek"
"yey"
Kak Kevin menatap kalungku,,
"cantik kalungnya di pake sama kamu"
"eh iya kak" memegang kalung pemberian kak erlan
"dari erlan??" selidiknya
"kok kak Kevin bisa tau, gawat nih" batinku
"kok diem??"
"apanya dari kak erlan??"
"kalung" ketusnya
"bukan dong, ini aku beli sendiri"
"serius?? ini persis kalung yang erlan beli beberapa bulan lalu dia membelinya bersama aku"
kubulatkan kedua mataku,,
"belinya bersama kak Kevin??" batinku tidak menyangka sama sekali
"jawab Nara"
"eng-enggak kak"
"aku harap kamu tidak membohongiku"
"mana Berani kak" meringisku
"mobil kamu mana??"
"sebentar kak aku telepon pak sopir dulu"
"oke"
ku ambil ponselku,
__ADS_1
"Nara Sebentar ya aku cari toilet"
"jangan lama lama kak"
"iya"
kak Kevin pergi meninggalkan aku,,aku sendirian menelfon pak sopir..
Aku [ Hallo pak,jemput ya ]
pak sopir [ oke ]
ku matikann panggilan telepon,memusakan kembali kedalam tas ,
"Hay cantik" ucap seseorang pria yang tidak aku kenal
"cantik amat" ucap yang lainya
"putih mulus"
aku ingin kabur tapi mereka bertiga menghadangku
"mau apa kalian !!" sentakku
"mau bersenang senang dengan kamu cantik"
"jangan dekati aku !! kak Kevin kak !! " teriakku
"Hahahaha,siapa itu Kevin hahhahaha"
"diam !! " nafasku memburu
salah satu pria mendekati ia mau memelukku dari belakang,
"aaaa kalian !! jangan mencoba menyentuh aku !! " geramku
aku sangat risih sekali banget,,gak sembarangan orang yang bisa menyentuh tubuhku walaupun cuman lengan tanganku..
"Hahahaha, sombong banget kamu cantik"
"makin penasaran saja"
kulihat celah, bergegas aku berlari tapi mereka lebih kencang dari pada aku,salah satu mereka mencoba menarik tanganku..
aku fokus bareng sensitif mereka, langsung aku menendangnya dengan sekuat tenaga,
"breng*k kamu !! "
"udah bro kita paksa aja" hahahaha
"biar tau rasa dia !! udah sok jual mahal"
"jangan sentuh aku !! " geramku
saat mereka mau mengepungku,,aku tidak bisa lagi berbuat banyak,ku tutup kedua kupingku aku berjongkok sambil menangis takut sekali..
"woy !! " teriak kak Kevin
suara Kak kevin membuatku lega sangat lega, akhirnya ada yang menolongku,,
"Hahahaha, sok jadi pahlawan"
"jangan sentuh pacarku !! " sentak kak Kevin
"apa !! pacar??" Hahahhaha ejek mereka
"anak bau kencur kok udah pacaran !! "
"relakan pacar kamu yang cantik itu untuk umpan kita bertiga" Hahahha
Kak Kevin memasang kuda kuda,siap untuk baku hantam,tapi aku melihat ada orang di belakang sana tanpa basa basi aku langsung berteriak minta tolong..
"toolllooonnnggg !! ada orang jahat di sini" teriakku
orang orang langsung berdatangan,,kak Kevin langsung berlari kearaku,ia sangat khawatir sekali..
"Nara kamu gak papa kan??" tanya kak Kevin
"takut kak"
kak Kevin memelukku,pak sopir datang ia langsung menghajar kak Kevin,,mungkin setau pak sopir kak Kevin orang jahat..
"auuww ampun pak"
"berhenti pak, itu temanku jangan pukuli dia pak"
"teman non??"
"iya pak,, dia yang menolongku"
pak sopir menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal,
"maaf ya den" cengir pak sopir
__ADS_1
"iya pak tidak apa apa" senyum kak Kevin
"maaf kan saya sekali lagi den, maklum tadi saya panik sekali"
"iya pak gak apa-apa" menepuk pundak pak sopir
aku berdiri dari jongkokku, menghampiri pak sopir dan juga kak Kevin,
"kita pulang yuk pak??"
"Baik non"
"kak Kevin trimakasih banyak" Senyumku
"Oo namanya den kevin, cakep amat den" puji pak sopir
"gak juga pak" salting kak Kevin
"cocok loh kalian berdua" hehehe
aku tersenyum melihat wajah salting kak Kevin,sangat menggemaskan, kalo gak ada pak sopir udah aku cubit pipinya..
"mari den Kevin"
"aku pulang dulu ya kak, ddaaah" aku melambaikan tangan
melangkahkan kakiku menuju mobil pribadi,sesekali menoleh kearah kak Kevin yang masih berdiri mematung menatapku..
sesampainya di rumah aku dan pak sopir tidak membahas tentang hall tadi ,kalo aku menceritakan semuanya udah pasti pak sopir di pecat kasihan dia jadi biarkan ini menjadi rahasia aku dan juga pak sopir..
"baru pulang nak??" tanya papah duduk di sofa ruang tengah
"iya pah" berlari Duduk di samping papah
"anak papah yang cantik,, pulangnya kok malam sekali"
"macet pah" bohongku
"macet apa macer,,awas ajah kalo aneh aneh" ancam papah
"mana Berani pah aku macam macam"
"bagus"
"mamah mana pah??"
"udah tidur"
"Oo, Nara Langsung ke kamar ya pah??"
"iya, jangan tidur malam malam" ucap papah
"siap komandan yang tampan" ucapku
"heleh" papah menggelengkan kepalanya
"good night papah"
aku berlari menaiki tangga, udah pengen banget rebaha,,
Ceklek ..
langsung menaruh tasku, merebahkan tubuhku di atas kasur, akhirnya ketemu kasur juga..
Ting ..
pesan dari kak Kevin
Kak Kevin [ udah Sampai rumah]
Aku [ udah kak ]
Kak Kevin [ syukurlah]
Aku [ kakak udah sampai rumah?? ]
Kak Kevin [ barusan ]
Aku [ pasti lagi tiduran ]
Kak Kevin [ tau aja, maaf ]
Aku [ maaf untuk apa?? ]
Kak Kevin [ kejadian tadi, aku sungguh menyesal meninggalkan kamu ]
Aku [ tidak apa apa kak ]
Kak Kevin [ aku gak bisa bayangkan kalo terjadi apa apa dengan kamu Nara,.gak bisa aku memaafkan diriku sendiri]
Aku [ aaaa kakak so sweet banget sii ]
******
__ADS_1