
aku sangat sedih sekali mendengar kenyataan ini?? angel nampak kecewa terhadapku ia emosional saat mengatakan semuanya..
"aaghhh aku benci padamu nara !! gara gara kamu erlan pergi lagi ninggalin aku,dia sahabat terbaikku"
"tapi kenapa harus pergi?? kan aku gak mungkin meninggalkan kak erlan walaupun aku sudah menjadi milik Kak kevin"
"hahahaha,kamu lucu Nara !! kamu kira gampang melihat orang yang kita cintai di miliki sahabatnya sendiri" senyum sinis angel
aku kembali terdiam,ingin aku menemui kak erlan,,aku ingin mendengar dari dia langsung apakah semua ini benar??
"Nara !! aku ingatkan sama kamu jangan sakiti Kevin, dia juga tulus mencintai kamu sama seperti erlan" ucapnya
"iya angel"
"aku pulang dulu" ucapnya
"makasih angel"
"untuk apa??" ketusnya
"untuk kebenaran ini" senyumku
"ya"
angel mengambil tasnya ia berlalu meinggalkan aku yang masih duduk memandang pemandangan dari atas..
ku ambil ponselku mencoba menelpon kak erlan tapi tetap saja Nomornya gak aktif,ku ambil nafas dalam dalam..
memijat keningnku, rasanya sangat pusing di saat aku jadian sama kak Kevin,.Rista meinggalkan aku dan juga kak erlan..
dret dreet dret ..
Aku [ Hallo Han?? ]
Hani ( udah aku kirikan ke rumah kamu ya?? )
Aku ( oke trimakasih hani )
Hani ( sama sama nara, kamu masih di luar?? )
Aku ( iya )
Hani ( aku kepo nih,,kamu bertemu dengan siapa?? )
Aku ( angel )
Hani ( teman kak erlan?? )
Aku ( iya )
Hani ( apakah dia mengatakan sesuatu kepadamu?? )
Aku ( iya, kenyataan yang sangat pahit )
Hani ( kenyataan bahwa kak erlan menyukai kamu?? )
Aku ( kok kamu tau?? )
Hani ( dari cara bicara dan tatapan kak erlan selama ini kepada kamu aku udah paham kalo kak erlan punya perasaan ke kamu,, kamunya aja gak nyadar fokus ke kak kevin )
Aku ( hani jangan bikin aku tambah bersalah sama kak erlan )
Hani ( emang begini kalo tentang cinta rumit)
Aku ( iya )
Hani ( tapi selamat ya kamu bisa menaklukan hati pria dua tampan tampan semua lagi )
Aku ( apaan sii han )
Hani ( la emang iya kan,,meskipun banyak perempun yang mengejar ngejar mereka berdua ternyata kamu pemenagnya nara )
__ADS_1
Aku ( hani )
Hani ( bukin iri aja )
Aku ( idih, kamu kan udah punya doni kenapa iri coba )
Hani ( hehehhe, udah sana pulang aku pengen tau apa yang id kasih kak erlan )
Aku ( penasaran ya?? )
Hani ( iya , hahahhaa )
Aku ( yaudah ya,, makasih han )
Hani ( iya sama sama )
Hani mematikan teleponnya, kuambil tasku berjalan menuruni tangga menuju lantai bawah..
aku pede aja meskipun banyak yang melihatku dengan outfit sesantai ini,, setibanya di parkiran aku langsung masuk kedalam mobil..
ku lajukan mobil dengan kecepatan sedang membelah jalanan ibu kota yang sangat ramai tapi lancar..
setibanya di rumah ku bunyikan klakson tak berselang lama pintu gerbang terbuka,pak security tersenyum kearahku..
"makasih ya pak" ucapku membuka kaca jendela
"iya non, tadi ada pake untuk non"
"oke pak"
kulajukan kembali mobilku menuju halaman rumah udah gak sabar ingin melihat apa yang di kasih kak erlan untukku..
ceklek ..
bibik sedang membersihkan lemari kaca sama guci guci kesayangan mamah,,aku duduk di sofa meletakkan kunci mobilku..
"eh non Nara"
"iya bik"
"lagi di ajak mamah arisan"
"apa !! arisan??" syok bibik
"iya bik" santaiku
bibik terngaga ia duduk di depanku,
"apa bik?? pasti syok ya??" ku mainkan alisku
"i-iya non,,nyonya lagi gak panas kan non??"
"ya gak lah, bahkan amah mau menikahkan encus sama kak jodi" senyumku
"benarkah??" bibik lebih syok
"iya bik"
"emang tuan sama nyonya udah di fikirkan kembali?? Aisyah kan cuman gadis desa yatim piatu keluarganya juga pas pasan,,apa gak di tentang sama keluarga besar nyonya sama tuan??"
"kata mamah tadi sii,,biar urusan mamah sama papah gitu bik"
"alhamdulilah, syukurlah bibik bahagia dengarny"
"sama aku jug bik,oh ya tadi ada paket kta pak scurity?? Tanyaku
"iya non, sebentar bibik ambilkan dulu"
"oke siap"
Bibik kedalam mengambil pakrt,aku senyam senyum memikirkan kak jodi kalo nikah sama encus,,pasti tambah rame nih rumah..
__ADS_1
"ini non" bibik memberikan kotak kecil untukku
"makasih ya bik"
"sama sama non"
"nara ke kamar dulu ya"
"oke non"
berdiri dari dudukku aku berjalan menaiki tangga, penasaran sekali apa isinya aku terus melihat sekeliling kotak tersebut..
saat sudah sampai depan kamar,aku menoleh kearah kamar rista terasa sepi suasana rumah tanpa kehadiran rista..
Ceklek ..
meletakkan tasku di atas meja rias, ku ambil gunting lalu membukanya ku benarkan rambutku yang menghalangi pandanganku..
akupun membuka tutup kotak tersebut saat terbuka aku sangat terharu kalung yang sangat aku inginkan..
jadi teringat waktu lagi jalan sama kak erlan aku melihat kalung yang cantik ini,aku mendekati kalung ini,tapi karena tabunganku gak sampe mau minta papah jumlah harganya sangat mahal..
dan hari ini aku memilikinya ini kalung limited edition, tak terasa air mata ini jatuh juga ternyata ada sepenggal surat di bawah kalung,,akupun membukanya..
[ Nara, mungkin di saat kamu membaca ini aku tidak lagi bisa melihatmu, aku pergi untuk melanjutkan sekolahku,,maaf ini kenang kenangan dari aku..tetap semangat jangan lupa atur pola makan kamu ]
aaaggghhh kak erlan !! aku gak mau kamu ninggalin aku !! maafkan aku !! selama ini aku gak peka terhadap kamu kak, aku hanya fokus ke kak Kevin maafkan aku !!
aku menagis sejadi jadinya tak pernah aku sangka kak erlan meninggalkan aku,,banyak cerita di antara kami,aku pasti sangat merindukan kamu kak..
ku cium kalung pembersih kak erlan,ku usap air mataku memakai kalung tersebut bercermin di depan kaca..
sangat cocok untukku kak,,aku janji akan menjaga dan memakai kalung ini sampai kapanpun..
Ting ..
kuraih ponselku..
Kak Kevin [ Nara ]
Aku [ iya kak ]
Kak Kevin [ sebentar lagi aku Sampai kerumahmu ]
Aku [ oke kak, aku mandi dulu abis ini siap siap ]
Kak Kevin [ oke ]
ku letakkan ponselku mengambil handuk masuk kedalam kamar mandi,sehabis mandi aku langsung memakai outfit untuk jalan dengan kak Kevin..
Hari semakin malam aku keluar dari kamar,belum aku dapati tanda tanda kepulangan mamah ataupun papah..
"cantik amat non" bibik mengagetkan aku
"astagfirullah bik, ngagetin"
"hehee, non mau ke mana??"
"ke pasar malam bik"
"sama siapa??"
"teman"
"udah minta izin belum non??"
"belum, aku kira mamah sama papah udah pulang,ternyata belum apa lembur ya papah?? kalo mamah ngapain coba belum pulang pulang??" kesalku
"coba di telfon aja non"
"ide bagus bik,, bibik emang the best" senyumku
__ADS_1
*********