Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 33


__ADS_3

setalah makan malam dietku, aku langsung masuk kedalam kamar untuk mengerjakan kembali tugasnya..


selesai juga tugasnya, waktunya aku olahraga sebelum tidur ini sungguh luar biasa tapi aku menyukainya..


merebahkan tubuhku di atas kasur membuka kembali chat aku dan juga kak erlan,tanpa aku sadari aku tersenyum..


mengetuk foto profil memandang foto kak erlan, dia begitu tampan akupun memeluk ponselku masih terpampang jelas foto wajah Alvin..


pagi hari suara ketukan pintu membuatku membuka mata, ponselku masih berada di samping Wajahku..


pagi kak erlan aku udah seperti orang gak waras ngomong sendiri dengan foto kak erlan di ponselku..


"non, jam enam" teriak bibik


"baik bik, siap" seruku


akupun mengecas ponselku terlebih dahulu sebelum mandi supaya berangkat ke sekolah sudah full batrenya..


setalah semua beres akupun keluar dari kamar tidak lupa menutup pintu kamar, seranganku kini udah terasa longgar di badanku, aku sangat bahagia sekali..


"pagii Rista" sapaku


"pagi juga kak, wiih cantik amat kak" puji Rista


"makasih, kamu juga imut" mencubit pipi Rista


kitapun sarapan bersama, masakan bibik emang tidak ada duanya ini sangat lezat tapi aku tetap harus menjaga pola makanku..


setelah selesai makan aku dan rista berangkat ke sekolah masing-masing, sesampainya gerbang sekolah Hani belum ada itu artinya dia belum datang..


berdiri menunggu Hani, terlihat Veronika menuruni mobil gayanya melebihi artis ternama..


"eh ada gajah bengkak jelak" ejek Veronika


"Hay monster betina" senyumku


"mata kamu gak burem kali ya?? cantik kek gini kok di katain monster" kesal Veronika


"mataku normal dan gak burem kok, coba deh kamu bercermin sana supaya sadar"


"kamu ya benar benar" geram Veronika


"benar benar aku sangat tidak suka kepadamu Veronika !! "


"apalagi aku nara !! " menatapku dengan tatapan kebencian


"apa yang kamu gak suka dari aku??"


"karena kamu memiliki badan yang gemuk, tapi kamu deketin sama erlan dan juga Kevin aku gak suka itu Nara !! "


"perasaan badan aku gak pernah ganggu kamu !! kamunya aja yang gak jelas, masalah aku dektein sama kak erlan dan kak Kevin itu urusan mereka, kenapa kamu yang sewot" sinisku


"diam kamu Nara !! yang jelas mau sangat tidak suka kepadamu" mengibaskan rambutnya masuk kedalam halaman sekolahan


Menggelengkan kepalaku tak berselang lama Hani datang ia langsung berlari menghampiri aku..


"Nara, kamu kenapa??"


"kesal aja ma Veronika, salah apa coba aku dia ngajak pernah aja dari dulu, kesal kan jadinya"


"sabar sabar, lihatlah perubahan udah nampak jelas Nara"

__ADS_1


"hehehehe iya, aku rasa begitu Han"


aku dan Hani bergandengan tangan masuk kedalam halaman sekolah, di sana murid nampak ramai..


"kak Kevin dia begitu memposona, apalagi kalo jidatnya kelihatan seperti itu" ucap Hani mentap kak Kevin dari kejauhan


"benar, dia terlalu tampan untukku dekati" seruku


"tetap semangat mengejar kak Kevin Nara, kamu pasti bisa" Hani menyemangati ku


"ah rasa ini aku salah salah"


"what !! salah yang kaya apa lagi Nara??" menoleh kearahku


"kemarin malam kak erlan mengirim pesan untukku, dan itu aku sangat bahagia bahkan sejenak bisa melupakan kak Kevin"


"yaelah, jadi kamu mau memperjuangkan siapa??" hidungnya mulai mengembang


"biasa aja kali tuh hidung" Hahahha


"masuk kelas yuk,,kita bahas dua orang tampan itu nanti"


"iya oke"


kamipun masuk kedalam kelas,Adit melihatku dari ujung kaki sampai ujung kepala,


"apa !! " ketusku


"kamu agak kurus dikit ya??" seru Adit


"bukan urusan kamu" membuang mukaku


aku masih kesal dengan perlakuan Adit kutu kupret, untuk saja aku tidak terlalu bucin dengan dia..


"pagi anak anak" sapa pak guru


"pagi juga pak"


"semangat dong, masih pagi gini jangan loyo"


"mana semangat pak kalo hari ini aja mau ulangan"


"nanti ada obatnya, kalian nanti pulang lebih awal untuk mensupport pertandingan basket"


"serius pak"


"serius dong"


"Yeey" semua murid bersorak gembira


aku hanya tersenyum mau lihat tapi aku gak pd, gak lihat aku pengen melihat perfoma kak kevin, aaahh ini sungguh mengesalkan..


ulanganpun di mulai pak guru membagikan kertas putih kepada seluruh murid, aku sangat mencintai pelajaran segera aku mengerjakannya..


sesudah selesai mengumpulkan ulanganku kedepan, berjalan kembali kearah bangku aku..


cukup lama aku menunggu murid yang lain selesai mengerjakan, akhirnya semua selesai mengerjakan pak guru langsung menilai ulangannya..


"nilai tertinggi ulangan hari ini adalah Nara"


"alhamdulilah" aku sangat senang mendengarnya

__ADS_1


"selamat ya Nara kamu mendapatkan nilai terbaik lagi"


"iya pak sama sama"


semua murid memberikan selamat padaku, setelah silfi baik sama aku tidak ada lagi yang membullyku di dalam kelas..


jam istirahat berbunyi, pak guru meninggalkan kelas ia memberikan pekerjaan rumah yang cukup banyak..


"yaelah, pr lagi pr lagi senep aku dengarnya" gerutu silfi


"sabar yang ikhlas silfi" hahahaha goda Hani


"kalo gak sabar gak ikhlas gak sekolah" manyun silfi


"dan gak gak gak !! udah ayokk makan aku tau kamu lapar" ucapku merangkul dua temanku


kamipun berpapasan dengan kak kevin dan teman temannya mereka melihatku dengan tatapan horor mereka..


"eh gajah bengkak udah mulai kurusan"


aku tidak menggubrisnya hanya tersenyum kearah kak kevinn, meskipun wajahnya sedingin salju tapi gak papa yang penting aku senyum..


"ayok gaes" seruku


"Hahahaha, sok manis di depan kevin, jangan mengkhayal woy !! "


aku tetap berjalan tidak menggubrinya, bertemu lagi dengan monster betina?? mau cari gara gara lagi tuh orang..


"apa !! " sentakku


"ge'er" hahahhahaha


Veronika in the geng menertawakan aku, hani dan silfi menyeret paksa tanganku membawaku duduk di kursi kantin..


"gak usah di layanin orang stres seperti mereka" ucap silfi


"iya mereka itu orang gila yang kabur dari RSJ" Hahahahha


"bener kalian" Hahahha


kitapun tertawa, mulai memesan makanan kali ini aku Berani makan mie ayam sehari sekali, biasanya aku bisa menghabiskan lima porsi mie ayam dalam satu hari..


kalo aku mengingat pola makanku dulu aku jadi ngeri sendiri, terlalu berlebih siih menurutku, untuk aku sekarang udah tobat tidak lagi makan berlebihan..


"Nara nanti kamu lihat kak Kevin kan??" tanya silfi


"gak janji" meringisku


"kenapa??" penasaran silfi


"dia kurang pd dengan badannya" ucap Hani sambil makan


"di telen dulu nanti tersedak" ucapku


"hehehehe" meringis Hani


"kamu serius Nara malu??"


"iya silfi, aku belum pernah pergi ketempat yang rame dengan siswa dari sekolah lain"


"loh kenapa gak pd, kamu unyu kok dan gak terlalu besar kaya kemarin" jujur silfi

__ADS_1


"udah aku bilangin tadi, tetap aja gak pd" sambung hani..


*****


__ADS_2