
waktunya pulang aku mendekati Adit, wajahnya sangat tengil, dan aku sangat membencinya..
"keterlaluan kamu dit" kesalku
Adit tidak merespon ucapanku,dia cuek berlalu meninggalkan aku, tak berselang lama Hani datang..
"Nara, kita nanti berangkat bareng"
"oke, kamu yang nyamperin aku"
"siap"
"pulang yuk Han??"
"ayok, kita beli telur gulong dulu" usul Hani
"boleh itu"
aku berjalan menuju halaman sekolah, nampak kakak kelas yang akan mengikuti acara persami sedang menyiapkan semuanya..
aku tersenyum kearah kak erlan yang sedang memandangku, dia mengkedipkan sebelah matanya, sontak saja Hani teriak gak jelas..
"aaaaaa kak erlan" girang Hani
"apaan siih Han, malu maluin" kesalku
menyeret paksa tangan Hani untuk menjauhi kak erlan dan juga Kaka Kevin, Hani benar benar..
"lepaskan Nara, itu kak erlan"
"udah hayok !! "
"itu kak erlan mengkedipkan mata sama kamu loh"
"bukan sama aku, tapi yang lain"
"apa iya"
"iya"
pak Bejo sudah menunggu di depan gerbang aku segera masuk kedalam mobil,
"Han, nanti kamu menjemputku ya??"
"beres"
sesampainya di rumah bibik sudah menyiapkan semuanya, aku tinggal mandi ganti baju siap untuk berangkat..
Karena papah sama mamah belum pulang aku bilang ke bibik, kalo aku sudah berangkat ke sekolah..
"non udah ada Hani di Luar"
"oke bik, makasih oh iya dari tadi kau belum lihat Rista?? kemana dia??"
"Oo itu, lagi ikut nyonya kerja"
"kaya aku dulu aja,suka ikut mamah kerja" hehehhe
"iya non, bisa gitu ya"
"iya bik, Nara berangkat dulu, jangan lupa sampaikan ke mamah"
"oke non, itu sudah bibik masukan keperluan non ya"
"oke"
keluar dari rumah, Hani tersenyum kearahku ia sudah bersiap bahkan wajahnya sangat cantik ..
"widih, cantik amat"
"kudu dan harus"
"mau pamerin ke siapa?? ayang kamu kan gak ada"
"biar di lirik sama kak erlan atau gak sama kak Kevin, kalo teman satu geng nya meraka juga gak papa" hehehhe
"ngarep amat" hahahhha
__ADS_1
"siapa tau itu beneran terjadi" ucap Hani sangat percaya diri
kamipun naik kedalam mobil, banyak perempuan yang berlomba lomba mendapatkan perhatian kak Kevin atau kak erlan tapi kenapa aku malah malu jika bertemu dengan kak Kevin, tapi kalo kak erlan aku sangat nyaman dekat dengannya..
sesampainya di sekolahan beberapa murid sudah hadir, persami hanya di adakan kelas 1 dan juga dua..
"kita langsung kelantai atas" seru Hani
"iya siap"
menaiki tangga hingga, keringatku bercucuran seketika padahal hanya beberapa tangga saja..
"Nara itu kringat kamu"
"iya nih, kamu bawa tissu gak??"
"bawa, sebentar aku ambilkan"
"syiap"
Hani mengambilkan tissu untukku, segera aku mengelapnya,
"eh gajah bengkak"
"lihat baru saja naik tangga Beberapa saja sudah, ngos ngosan"
"iya, udah keluar keringat banyak banget lagi, pasti bau"
ejek kakak kelas, aku cuek aja gak memperdulikan perkataan Mereka, awas saja kalo aku udah langsing..
"Nara, kok kamu gak balas omonganya mereka??"
"biarkan saja" senyumku
"tumben"
"aku ada rencana mau diet sii"
"seriusan??" Hani seakan tidak percaya
"iya dong, aku akan membungkam mulut mereka yang julit kepadaku"
"iya dong, jadi mulai hari ini aku akan diet makanan"
"dan aku akan mengingatkan kamu Nara"
"oke"
aku sama Nara saling berpelukan, aku emang sangat beruntung memiliki sahabat sebaik Hani..
"trimakasih Han"
"sama sama Nara" ucap Hani tersenyum kearahku
Veronika in the geng berjalan melewati aku, aku cuek malas banget, hanipun sekarang sudah Berani terhadap Veronika..
kitapun masuk kedalam kelas, semua meja dan kursi sudah di pinggirkan jadi nanti malam aku bermalam di sini..
"eh busyet, jadi nanti malam kita tidur beralaskan ini doang??" kaget Hani
"gak papa lah Han"
"dingin woy"
"pake slimut, emang kamu gak bawa??" tanyaku
"bawa dong, slimut kecil kan??"
"iya"
teman kelasku mulai berdatangan, aku dan Hani memutuskan untuk keluar kelas, tapi aku gak mencari makanan, lagi berusaha untuk tidak makan nasi, yang berlemak, dan juga makanan manis..
"Nara, sejak kapan kamu memutuskan untuk diet??" Hani mentapku serius
"kemarin malam"
"dapat hidayah dari siapa??"
__ADS_1
"emang aku pendosa??" hahahhha
"Nara ih, bukan gitu maksudnya"
"udah ayok jalan lagi"
hari semakin malam, anak anak sudah mulai upacara dihalaman sekolah, takut siih tapi aku harus tetap Berani jangan takut..
malam pertama panitia mengadakan kuis aku gak ikut cuman menjadi menonton saja, sehabis kuis ternyata murid murid tidak tidur di dalam kelas, melainkan mendirikan tenda di aula sekolah, ternyata sangat seru sekali,
"semua udah selesai mendirikan tendanya??" seru Kaka Kevin sebagai ketua panitia
"sudah kak"
"kalian boleh, tidur terlebih dahulu baru kita mengadakan jurit malam"
"siap" kompak semua
aku masuk kedalam tenda bersama dengan beberapa teman kelasku, aku tidur paling dekat pintu, karena gak ada yang mau berdekatan denganku
gini amat punya bentuk badan gendut, kata mereka aku bisa menghabiskan tempat mereka tidur, padahal badanku gak besar besar amat..
"Han, aku gak bisa tidur" lirihku
"udah pejamkan matamu, nanti juga tidur"
"takut Hani"
"dasar penakut, ini belum jurit malam loh"
"aaghhh, jadi ingin pulang"
"udah diam tidur" seru Hani menutup telinganya
perutku sangat lapar, tadi aku hanya makan sedikit, gak seperti biasa, daripada gak bisa tidur mending aku melihat YouTube tentang program diet..
aku mendengar peluit, melihat kejam ternyata sudah pukul satu malam, sial bentar lagi jurit malam dong..
"Bagun Bagun, ayo Bagun" seru kak Kevin
Hani mengucek kedua matanya, aku keluar dari tenda, saat membuka pintu berpapasan dengan kak Kevin..
"eits" kaget kak Kevin
"eh" aku gak kalah kaget
kamipun saling bertatapan, demi apa dia sangat tampan sekali, seluruh tubuhku bergetar tak menentu..
"Nara, kamu gak papa??"
dia tau namaku?? dan menyebut namaku?? merasa ingin terbang, perasaan apa ini?? ini sungguh unik..
"Hay" mengerakkan tangan ke kiri dan ke kanan
"i-iya kak, a-aku hanya takut mengikut jurit malam"
"kirain kenapa"
ucap kak Kevin seraya meninggalkan aku, dia begitu aneh, kadang bersikap baik, perhatian tiba tiba langsung berubah seratus derajat Celcius..
sangat membingungkan, Hani keluar beberapa temanpun ikut keluar mereka sudah siap, memakai jaket tebal..
"Nara kamu kenapa?? abis lihat hantu ya??"
"tidak Han, aku melihat pangeran tampan" hehehhe
"idih, tumben" muka julit Hani
peluit berbunyi kembali, segera berlari berkumpul ke aula, semua sudah nampak siap..
"jadi satu group berjumlah lima orang"
"siap kak" kompak mereka
"adapun yang melanggar akan di kenai sangsi, semua paham !! "
"paham kak"
__ADS_1
ketua kelompok semua mengambil peta, akupun melihat peta tersebut, melewati belakang sekolah, kerumah kosong, dan yang terakhir makam..
******