Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 39


__ADS_3

aku masuk kedalam mobil kak erlan, Rista sangat bahagia sekali duduk di samping kak erlan, dia sangat Crewet sekali..


"kak ganteng pacarnya kak Nara ya??" tanya Rista


"Rista" ucapku


"bukan, aku teman kakak kamu" kak erlan tersenyum


"yaaaahh, cuman teman kak tampan yang satunya juga cuman teman kak Nara" manyun Rista


"yang satunya??" binggung kak erlan


"iya kak, dia juga seganteng kakak loh, dia sangat manis juga seperti kakak" senyum Rista


"Oo"


"kakak mau ya jadi pacar kak Nara" senyum Rista


Rista !! apa apaan siih dia bikin malu saja, apalagi kak erlan senyam senyum gitu sangat sulit di artikan senyumnya..


"oh iya sekolah kamu di mana"


"hampir sampe kak, satu arah kok sama sekolahan Kaka"


"baik nak kecil yang sangat crewet" mencubit hidung Rista


aku tersenyum melihat tingkah mereka berdua, dengan sabar kak erlan menjawab semua omongnya Rista..


"nah sampai kak, ayo kak turun antar aku masuk??"


"apa !! " kaget kak erlan


"Rista gak boleh gitu ih, gak baik maksa orang" ucapku dengan malu malu


"gak maksa kak" manyun Rista


"gak papa Nara, biar aku antar Rista masuk dulu"


"tapi kak"


"udah gak papa, masih ada waktu gak mungkin kita terlambat"


"maaf ya kak" aku sangat malu sekali


"ayo kak turun" rengek Rista


"iya ayok"


kak erlan dan Rista membuka pintu mobil, berjalan ke gerbang sekolah, banyak murid di sana yang mendekati Rista..


aku bisa melihat wajah Rista sangat bahagia sekali di antar sama kak erlan, tak berselang lama kak erlan keluar dari gerbang sekolah Rista, masuk kedalam mobil..


"adek kamu menggemaskan sekali Nara" menoleh ke belakang


"maaf ya jadi merepotkan" ucapku


"iya gak masalah aku gak merasa di repotin" senyum kak erlan


kak erlan melajukan mobilnya, sesampainya di parkiran mobil membuka pintu mobil kak Kevin menghampiriku dan juga kak erlan..


"Hay kak" sapaku


kak Kevin tidak menjawab sapaan aku, dia mengobrol dengan kak erlan hanya menoleh kearah ku, wajahnya pun datar gak ada senyum senyumnya..


"kak aku ke kelas dulu ya??"


"oke" senyum kak erlan


"trimakasih kak" trimakasih ke kak erlan tapi pandanganku ke kak kevin..


melangkah kakiku menghampiri Hani yang sudah menungguku, kenapa gak kevin diam kek gitu lagi sii??


"kamu ke sekolah bareng sama kak erlan??" selidik Hani


"iya"

__ADS_1


"kok cemberut gitu??"


"kak Kevin nyuekin aku" menghentakkan kakiku


"lah, kan penting sama kak erlan"


"beda ajah rasanya" manyunku


bell berbunyi, aku sama Hani masuk kedalam kelas, kak Kevin berjalan di sampingku tapi dia tidak menyapaku aku mencoba menyapanya kembali..


"kak Kevin" senyumku


Kevin hanya melirik kearahku, benar benar kak kevin ya !! aku berjalan mendahului kak kevin kesal saja dengannya..


kemarin aja sikapnya sangat manis, sekarang kembali lagi beku sama aku, Hani mengejarku masuk kedalam kelas..


"menyebalkan !! " lirihku silfi menoleh ke arahku


"siapa??"


"orang nyebelin"


"yaiya lah, kalo orang gak nyebelin mana mungkin kamu sebel" hahhahaha


"tau ih" aku duduk menunggu Bu guru datang


tak berselang lama Bu guru datang, pelajaranpun di mulai kelas menjadi sangat Hening saat mengerjakan tugas..


"yang sudah selesai kumpulan" ucap Bu guru


"siap buk"


aku mengejarkan dengan Fikiran melayang ke mana mana, terutama memikirkan kak kevin,


"hushushus, jangan melamun kerjakan Nara" ucap putri yang membuatku terbangun dari lamunanku


"eh iya Han"


"mikirin apa sii??


"pasti kak Kevin kan??"


"iya" sedihku


"udah gak usah di fikirkan, kerjakan soalnya nanti keburu istirahat"


"iya"


aku mengerjakan soal dengan sangat teliti, beberapa murid sudah selesai aku masih mengejarkan kurang tiga nomor, semua gara gara kak Kevin..


akhirnya selesai juga, mengumpulkan buku keatas meja Bu guru, silfi memberikan kertas untukku..


"apa"


"buka aja"


ku anggukan kepalaku, duduk di bangku membuka kertas yang di berikan silfi untukku..


[ Nara, bisakah aku bicara berdua denganmu, Adit ]


adit?? aku menoleh kearah Adit dia tersenyum kearahku, ih gak banget dulu aja dia menghinaku.sekarang aku udah berubah dia selalu baik baikin aku..


menyobek kertas aku menulis [ maaf gak ada waktu ] memberikan ke meja Adit,


"oke anak anak, selamat Nara kamu masih bertahan mendapatkan nilai terbaik dan juga Tertinggi" ucap Bu guru


"trimakasih buk"


bel berbunyi waktunya anak anak untuk istirahat,


"selamat istirahat semuanya" ucap Bu guru


"iya buk"


semua murid keluar dari kelas, Adit menghampiriku tapi aku berjalan lebih cepat aku gak mau berhubungan lagi dengan Adit kutu kupret..

__ADS_1


"tunggu Nara !! "seru Adit


aku tidak menoleh tetap berjalan,


"kasian adit Nara, berikan dia waktu" ucap Hani


"gak mau"


"iya Nara, supaya dia tidak mengejar kita" sambung silfi


"okeoke, kalian duluan saja"


aku dan Adit saling bertatapan,.aku berjalan di taman sekolah di ikuti Adit di belakangku..


"apa !! " ketusku


"Nara aku mau minta maaf kepadamu, udah dong marahnya"


"heeemm"


"aku tau Nara aku salah dulu menghinamu, aku sungguh mau berdamai denganmu" ucapnya lagi


"iya aku udah maafin kamu, tapi aku gak bisa jadi teman kamu"


"kenapa?? karena kamu sekarang udah cantik dan di kelilingi cowok tampan, sombong kamu Nara !! "


"apa kamu bilang?? sombong !! "


"iya, kamu sombong !! "


"hahahaha, gak ngaca kamu dit?? dulu kamu menghinaku bahkan tak suka kepadaku kamu tau rasanya seperti apa?? itu sangat menyakitkan"


"itu dulu nara, kenapa kamu gak melupakan semua itu, kamu dendam??"


"aku gak dendam tapi aku ingat sikap kamu kepadaku"


"baiklah aku gak maksa !! "


Adit meninggalkan aku, sulit untuk kembali berteman dengan orang yang sudah menyakiti aku..


ku balikan badanku,


"eeits !! " kagetku


aku hampir saja menabrak seseorang, mengangkat kepalaku ternyata kak kevin yang hampir aku tabrak..


aku tersenyum kearahnya, seketika aku teringat tadi pagi kak kevin nyuekin aku, aku gak mau kesannya aku yang ngejar ngejar kak kevin, kak banget..


"maaf" ketusku berjalan


"tunggu !! " kak Kevin memegang tanganku


"lepaskan !! " sentakku


"gak"


"kenapa gak?? bukanya tadi pagi kakak aku sapa diam aja !! lepaskan tanganku !! aku mau makan"


"maaf !! "


"gak perlu minta maaf, kakak gak salah" ucapku


tanganku di seret ketubuh kak kevin, hingga kini aku sangat dekat dengannya ya dekat sekali bahkan deru nafas kak kevin terdengar jelas di telingaku..


seketika aku terdiam terhipnotis ketampanan kak kevin, kita masih saling pandang hingga aku tersadar ada kak erlan di belakang kak kevin..


"lepaskan !! " sentakku


kak Kevin melepaskanku, aku segera berlari menemui kak erlan..


"Hay kak" senyumku


"lagi ngapain sama Kevin?? ciyee !! " memainkan alisnya


"tau tuh kak kevin, kau mau pergi gak boleh !! dasar aneh menyebalkan" melirik kearah kak kevin

__ADS_1


******


__ADS_2