Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 37


__ADS_3

aku masih berdiri mematung jantung ini masih sama selalu tidak aman kalo berdekatan dengan kak Kevin..


"mau pulang atau enggak?? ayok !! " seru kak kevin


"i-iyaa kak"


aku berjalan menaiki motor kak kevin,


"pegangan Nara"


"iya kak" aku mengukir senyum


motor kak Kevin melaju dengan kecepatan sedang, tidak ada percakapan di antara kami aku mau memulai percakapan tapi apa??


aku sungguh canggung sekali,beda sekali jika sama kak erlan, aku lebih leluasa bercerita sama kak erlan..


"mau makan??" ucapnya


"apa kak?? aku gak dengar"


siittt ..


motor kak Kevin berhenti di pinggir jalan..


"jadi makan atau enggak??" tawarnya


"makan??" membulatkan mataku


"iya"


"gak jadi juga gak papa kak" senyumku


"gak usah malu, anggap aja aku erlan supaya kamu gak canggung" ucapnya


"bukan begitu kak, aku hanya malu" menundukkan kepalaku


"Malu??" kak Kevin menautkan alisnya


"iya kak"


"belum terbiasa" ucapnya


kak Kevin tersenyum kearahku, demi apa dia tersenyum begitu manis, aku membalas senyumnya..


"aku tau tempat makan yang lezat"


"oke kak,aku ngikut saja" senyumku


kak Kevin melajukan motornya kamipun mengobrol ringan aku masih sangat malu sebenarnya apalagi kalo menatap wajah kak Kevin..


"nah kita sudah sampai" ucap kak kevin


"wow bangus banget kak viewnya"


"gimana kamu suka??"


"he'em" menganggukkan kepalaku


kamipun turun dari motor, aku masih malu berjalan di samping kak kevin, untung sekarang tubuhku udah gak gemuk seperti dulu..


"kamu mau pesan apa??" ucapnya


"menu favorit di sini aja kak"


"oke, sebentar aku pesan dulu"


kak kevin berjalan memesan makanan, ternyata kak kevin gak seburuk yang aku fikirkan..


dreet dreet dreet..


ponselku berbunyi, kuraih ponselku panggilan telepon dari Hani..


Aku [ Hallo Han ]


Hani [ kamu di mana ]


Aku [ lagi di ajak makan sama kak Kevin ]


Hani [ ngehalu ya?? ]


Aku [ gak, ini serius]


Hani [ preet, coba vc ]


Aku [ oke ]


panggilan di alihkan menjadi Vidio call,


Hani [ mana ]

__ADS_1


Aku [ sebentar, lagi pesan makanan]


Hani [ oke ]


Aku [ nanti kalo kak Kevinnya datang kamu diam jangan ada suara ]


Hani [ oke siap ]


tak berselang lama kak kevin datang, duduk di depanku Hani mengucek kedua matanya berkali kali..


"kenapa??" ucap Kevin melihatku


"gak apa kak"


aku langsung mematikan telfonnya, takit jika kak Kevin curiga,


"nanti gym bareng aku mau??" tawarnya


"oke kak"


"aku bangga sama kamu, berhasil dietnya" senyam kak kevin


"iya kak, ini juga berkat orang orang terdekatku yang selalu mensupport aku"


"jujur ya kamu pas gemuk imut banget muka kamu, aku selalu gemes kalo melihatmu" jujur kak kevin


"apa !! " jantungku berdetak lebih kencang


"iya kamu sangat mengemaskan, kalo sekarang kamu sangat cantik nara" kak Kevin tersenyum


aku masih ternganga mendengar ucapan kak Kevin barusan, menepuk kedua pipiku terasa sakit ini tidak mimipi..


"Hahahaha, kamu kenapa Nara?? ini nyata gak Mimpi" ucap kak kevin


"ini nyata??"


"he'em" kak Kevin menganggukkan kepalanya


"kakak bilang aku mengemaskan?? dan cantik??" aku tidak percaya


"iya" kini kak Kevin mengacak poniku


Tuhan bisakah hentikan waktu saat ini juga, aku sangat bahagia mendengar perkataan kak kevin..


makan yang di pesan kak Kevin datang, Nara membulatkan matanya..


"kenapa banyak sekali kak??"


"dulu kak, sekarang porsi makanku gak banyak" meringis menunjukkan gigi gingsulku


"kamu sangat cantik saat tersenyum gini Nara" jujur kak Kevin lagi


"please kak gak usah ngegombal, karena gak mempan"


"siapa yang gegombal" senyumnya


ini anak kenapa jadi manis gini, esnya mencair saking panasnya cuaca di luar kali ya??


"ayo di makan, kenapa liatin aku saja" serunya sambil memakan makanan yang sudah di pesan


"aku lagi syok aja kak?? kenapa kakak jadi manis gini?? biasanya dingin banget sama aku" Hehehhe


"berarti kamu spesial Nara" ucapnya


ku bulatkan Mataku, seakan aku melayang sampai kelangit mendengar perkataan kak kevin barusan..


"spesial pake telor gak kak??" hehehehe


"paket kumplit Nara"


akupun tersenyum kearah kak Kevin, akupun mulai makan tidak Canggung lagi sekarang jika berdekatan dengan kak kevin..


setelah makan kak Kevin mengantarkan aku pulang m, sepanjang perjalanan aku dan kak kevin mengobrol kadang juga bercanda..


"trimakasih kak udah mengantar aku pulang"


"sama sama"


"gak masuk dulu kak??"


"lain kali"


"baiklah"


motor kak kevin berlalu meninggalkanku, setelah motornya sudah tidak terlihat, aku memencet tombol bel..


gerbang terbuka, pak security tersenyum kearahku,


"tumben non pulangnya sore amat" tanya pak security

__ADS_1


"iya pak, oh iya pak Jo udah pulang??"


"udah non, dia langsung pulang istrinya mau melahirkan mobilnya pun di bawa"


"pulang ke kampung??"


"iya, gak papa kan non kalo mobil non di bawa sama Bejo??


"gak papa dong, masih ada mobil yang satunya, mamah sama papah udah tau??"


"udah non, yang nyusuh bawa mobilnya aja tuan sama nyonyah"


"iya iya, yaudah aku masuk dulu ya pak?? kangen sama Rista


"Rista lagi keluar sama bibik"


"waduh, kemana pak??"


"gak tau pergi sama nyonya"


"oke deh, yuk pak"


"iya non"


pak security menutup pintu gerbang, aku berlari masuk kedalam rumah,


"encus oh Encus" seruku


"iya non"


"kok gak ikut cus??"


"gak non, abis ada ayang" senyam senyum


"wiiihhh, ciye ada ayang, tolong cus buatin aku jus jambu"


"siap non"


"makasih ya cus, nanti bawa ke kamarku"


"siap non"


ku langkahkan kakiku menuju lantai atas, kubuka pintu kamarku kutaruh tasku keatas sofa..


"aaaaa kak kevin aku sangat bahagia sekali, aku cinta padamu !! "


aku pun memutar sambil menyanyi lagi cinta, tanpa aku sadari encus sudah berada di ambang pintu..


"ngapain non??" seru encus


"encus??" kagetku


"pasti non lagi kasmaran??"


"gak lah, lagi nyanyi"


"aiissh, encus pernah muda" hehehe


"encus ih" duduk di sofa


"ini non jus jambunya" menaruh di atas meja


"trimakasih encus"


"sama sama non"


kuteguk jus Jambu sampe habis, encus masih menatapku ..


"ada apa cus??" bingungku


"non sekarang cantik banget kalo dulu sangat comel" heheehe


"semua butuh proses dan juga usaha keras" hehehehe


"benar non, tinggi badan non juga mendukung sii jadi top markotop"


"kalo aku gak tinggi di kira bukan anak papah sama mamah" hahhaaha


"iya juga ya non, encus turun dulu"


"oke cus, makasih ya"


"sama sama"


encus keluar dari kamarku, berdiri dari dudukku melangkahkan kakiku mengambil handuk dan menutup pintu..


setelah mandi mau rebahkan tubuhku di atas kasur mengambil ponselku, pesan masuk begitu banyak..


tapi aku gak pernah membalasnya dulu aja waktu aku jelek dan gendut gak ada yang mengirim pesan untukku, setelah aku sudah berubah baru mereka pdkt sama aku..

__ADS_1


*****


__ADS_2