
aku mendekati mobil misterius tersebut, saat langkah kurang lima langkah seseorang keluar dari mobil..
"kak Kevin" aku sangat terkejut ternyata yang membuntutiku kak kevin
tau gitu aku pura pura mogok aja tadi, supaya bisa satu mobil sama kak Kevin, tapi kenapa dia mengikutiku ya?? aaagh jadi ge'er ..
"aku kira tadi orang jahat, eeeh gak taunya kak Kevin"
kak Kevin hanya tersenyum miring kearahku, emang sangat misterius
"mampir kak kerumahku??"
"maaf aku mau ketempat temanku, sepertinya aku salah masuk perumahan" seru kak kevin
jadi?? dia mau ketemannya bukan mengikuti aku?? salah paham dong, dasar Nara kamu terlalu kepedean..
"iya kak" aku malu saat ini menatap kak kevin
kak Kevin masuk kedalam mobil ia melajukan mobilnya, aku masih menatap mobil kak Kevin sampe tidak terlihat lagi..
"non Ngapain di situ??" teriak pak scurity
"bentar pak, aku segera masuk" seruku
kak Kevin please jangan membuatku ge'er seperti tadi, aku sungguh tadinya kakak membuntutiku karena khawatir, ternyata tidak..
aku masuk dengan perasaan yang sulit aku ungkapkan, masuk kedalam rumah Rista masih bercanda dengan bibik..
"asyiknya" aku duduk di sofa
"non gak makan??" tanya bibik
"gak bik, kan aku makanya nasi sehari sekali"
"kalo non merasa diet ini menyakitkan jangan di teruskan non"
"gak kok bik, aku menikmati semua ini lagian ya bik, terasa enteng nih badan"
"benar non, bibik rasa non udah mulai berkurang lemaknya, dan non tambah cantik"
"emang dulu aku jelek banget ya bik??" menutup bibirku tersenyum
"ya gak juga non, makin kesini wajah non cantik mungkin karena udah tau skincare kali ya non??" heheheh
"skincare apa tu bik??" kepo Rista
"hayook kepo" seruku dan juga bibik
Rista mencubit lenganku dan juga bibik, pada dasarnya wanita itu cantik tidak ada wanita jelek..
seperti aku, aku gak munafik sebagai seorang perempuan aku ingin terlihat cantik dan juga langsing..
meskipun saat aku jelek dan gendut juga keluargaku selalu gak mempersalahkan hall itu, dan aku di kelilingi orang orang baik dan juga tampan seperti kak Kevin dan kak erlan juga kakakk dan banyak lainnya..
tapi diet ini untuk menyenangkan diriku sendiri, tidak ada paksaan dari orang lain ataupun hanya untuk mencari perhatian para pria..
dulu aku emang cuek dengan penampilanku bertambah usia aku jadi ingin cantik seperti perempuan di luaran sana..
jadi aku mencintai diriku sendiri, jika aku tidak merubahnya siapa lagi?? diet ini emang tidak mudah aku harus merubah semua kebiasaanku Selama ini..
"kak tidur yuk udah malam" seru Rista
"ayok, aku tidur dulu ya bik"
"baik non"
"selamat malam bik"
__ADS_1
"malam juga non" senyum bibik
aku menuntun tangan Rista untuk naik keatas, aku sangat bersyukur Tuhan menghadirkan Rista dalam keluarga kami..
"daah Kaka" seru Rista
"daaah Rista yang jelek, mimpiin Kakak ya??"
"gak mau, aku mau mimpiin Kak kevin"
"apa??"
"daaaahhhh" Rista berlari masuk kedalam kamarnya
ceklek ..
membuka pintu kamarku, merebahkan tubuhku diatas kasur,kalo di fikir omongan Rista ada benarnya aku juga ingin mimpiin kak kevin.. Hehehhe
aaiish, aku harus melakukan olahraga mengecilkan paha terlebih dahulu sebelum tidur siapa tahu besok pagi lemak di pahaku sudah berkurang..
Minggu pagi yang sangat cerah, membuka mataku membuka tirai jendela kamarku, hari ini aku mau joging siapa tahu aku bisa bertemu kak kevin..
dreet dreet dreet ..
ponselku berbunyi segera aku mengambil ponsel telefon dari Hani,
Hani [ Minggu ceria Nara ]
Aku [ Minggu ceria juga hanitul ]
Hani [ Nara !! Apa itu hanitul?? ]
Aku [ Hehehhe, tumben telfon aku pagi pagi?? biasanya kalo hari Minggu jam segini masih molor ]
Hani [ karena hari ini aku mau di ajak ayang Doni halan halan ]
Hani [ iya, tau aja kamu ]
Aku [ ente ya kadang kadang ente ]
Hani [ Hahahhaha, kasian yang gak punya ayang, jomblo ngenes ]
Aku [ idiihh, ]
Hani [ nanti mau nitip aku gak teh pelangsingnya?? ]
Aku [ boleh, emang kamu tau di mana penjualnya?? bukannya kemarin kamu online ]
Hani [ Hani gitu loh ]
Aku [ iya iya, Hani yang udah punya ayang ]
Hani [ Hahahhahaha ]
Aku [ dah dulu yes, aku mo mand ]
Hani [ oke, jangan lupa olahraga pagi hari ini]
Aku [ oke Keo ]
aku mematikan telepon dari Hani, mengambil handuk masuk kedalam kamar mandi, setelah mandi aku memakai pakaian olahraga raga mengoles san care di wajahku..
membuka pintu melangkahkan kakiku menuruni tangga, rumah Masih sepi jam masih pagi pukul setengah enam..
"mau kemana non?? "
"joging, mau ikut??"
__ADS_1
"gak non, di suruh bibik nganterin ke pasar" .
"oke, kontak mobil di mana ya??"
"di atas meja depan televisi" seru pak sopir
"makasih ya pak"
.
aku berjalan mengambil kontak mobil, bibik dan pak sopir mau siap siap pergi aku pun mengikuti mereka dari belakang..
"cieee, kalian Berdua sangat cocok loh" candaku
"non ih"
"udah saatnya kalian menikah" hehehehe
"nikah?? pak sopir udah punya istri non" seru bibik
"serius pak?? loh kata mamah pak Bejo itu duda"
"duda dulu non, sebentar lagi mau nikah" ucapnya
"tuh bik dengerin" memainkan alisnya
"loh, kata kamu udah nikah"
"iya nikah, tapi nikahnya kapan kapan" hahahhaha
"dasar kamu ya, beraninya membohongi aku" kesal bibik
aku tersenyum melihat mereka, sangat lucu Cinta tapi gengsi itulah kata untuk mereka saat ini..
melajukan mobilku dengan kecepatan sedang, sudah sampai taman kota aku mencari tempat parkiran..
nah itu dia tempat yang kosong, segera memakirkan mobilku, membuka pintu mobil bajuku dan celanaku sudah nampak kombor di syukuri ajah, itu artinya lemakku sudah mulai berkurang..
mulai melakukan lari kecil, kebanyakan orang orang di sana berpasangan aahh aku jadi mengiri lihatnya..
"sendirian" tiba tiba seseorang berlari tepat di sampingku
aku menoleh kesumber suara
"kak Kevin" girangku
"bro tungguin aku"
aku menoleh kebelakang ternyata teman teman kak Kevin, tapi kok gak ada kak erlan?? di mana dia??
"ayo vin larinya, eits ada gajah bengkak"
"namanya Nara" ketus Kevin
"iya-iya maksudku Nara"
kak kevin berlari mendahuluiku, yeah Gatot deh mau berlari bersama kak kevin tapi gak papa setidaknya aku sudah melihatnya pagi ini..
akupun berlari lagi, melihat sekeliling aku melihat kak erlan, sangat girang sekali aku barlari kembali menghampiri kak erlan..
"kak erlan" teriakku
kak erlan tidak mendengarku aku terus berlari hingga aku melihat dari arah samping terlihat perempuan cantik yang sedang membawa botol minum duduk di samping kak erlan..
siapa perempuan itu??
****
__ADS_1