Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 35


__ADS_3

Aku masih menatap perempuan itu dan juga kak erlan, seketika nyali ku menciut waktu melihat bodi perempuan tadi..


"apa aku terlalu kege'eran ya selama ini" lirihku


"kita pulang yuk" ucap silfi


"iya, ayok"


aku pulang dengan hati yang galau, siapakah perempuan itu dia sungguh menarik aku aja yang perempuan terpesona..


"apa kita sepemikiran??" ucap Hani


"tentang perempuan itu??" jawabku


"iya"


"perempuan cantik dan sangat menarik" ucapku lagi dengan perasaan yang sulit aku ungkapkan


kitapun masuk kedalam mobilku, aku masih terdiam begitu pula dengan Hani dan juga silfi ..


"kenapa pada diam?? bisanya berisik" hehehhe ucap pak Bejo


"lagi males pak kita"


"males??" binggung pak Bejo


pak Bejo melajukkan mobilnya dengan kecepatan sedang, mengantarkan silfi terlebih dahulu..


"trimakasih Nara, jangan sedih dong tetap Semangat" seru silfi


"gak jadi gym aja ya, aku mau bilang papah untuk beli alat gym" ucapku


"kenapa??" silfi dan Hani saling bertatapan


"gak mau ke sana" jawabku


"yeaelah, jangan gitu dong !! kamu bisa kok cantik seperti perempuan tadi" Hani memberikan aku semangat


"benar apa kata Hani, kamu jangan patah semangat pepet terus kak erlan, jangan malah kamu menjauhinya" sambung silfi


"tapi ... aku sadar dengan diriku yang sangat jelek ini" ucapku


"jelek kata kamu, kata kita enggak loh" kompak silfi dan juga Hani


"insecure bangat" sedihku


"nanti aku kerumahmu, kita berangkat bareng bareng ke tempat gym" usul silfi


"yes, aku sangat setuju" seru Hani


"terserah lah"


"daaah, aku keluar dulu nanti aku jemput kamu" daaahh


"daaa daaahhh"


silfi turun dari mobil, mang bejo melajukan kembali mobilnya, aku menatap keluar kaca jendela..


padahal aku udah diet dan mengurangi kebiasaan buruk ku, tapi kenapa hanya turun beberapa kilo saja..


aku jadi lelah, ingin menyerah tapi udah di tengah jalan, semangat untuk diriku sendiri lupakan perempuan yang bersama kak erlan, jangan memikirkannya..


"semangat Nara, untuk mencapai BB ideal kamu harus semangat"


"betul kamu Hani, gak sepantasnya aku menyerah"


"nah gitu dong, gak guna juga kalo galau udah di tengah jalan kamu Nara, semangat aku yakin kamu pasti bisa"


"iya Hani, trimakasih kamu selalu mendukung aku" senyumku


setiap hari aku lakukan olahraga dan juga minum teh pelangsing, satu Minggu kemudian bbku turun lima kilo, Minggu kedua dua kilo Minggu ketiga tiga kilo, dan Minggu terakhir aku turun empat kilo..

__ADS_1


keluarga dan teman temanku selalu mendukungku, aku sangat bersyukur mempunyai keluarga dan teman teman yang mendukugku


"aaaaaaggghh" teriakku


ceklek ..


"ada apa nak??" panik mamah


"lihat mah, BB aku udah 60 kilo" girangku


"benarkah" senyum mamah


"iya mah"


mamah berjalan mendekatiku, mamah memelukku..


"Nara semua berkat usaha kamu dan diet mu, sekarang kamu sangat cantik" puji mamah


"iya mah" senyumku


satu bulan setelah pertemuan aku dengan perempuan cantik itu, aku semakin giat berolahraga meskipun malas menyerang tapi aku menghapusnya..


aku sudah turun beberapa kilo, semua pakianku mulai longgar saat aku pakai, di sekolahpun aku sudah tidak di katain gajah bengkak mereka terdian melihatku..


karena badanku sudah turun dratis, seragam sekolahpun aku beli lagi akhirnya semua membuahkan hasil tidak ada yang tidak mungkin..


hampir satu tahun aku diet dan menjaga pola makanku, semua tidaklah mudah penuh pengorbanan..


"Nara tunggu !! " seru kak erlan


"apa kak??" ucapku


"bisakah aku bicara sebentar Sama kamu??"


"bisa, di mana??"


"di kursi halaman sana" menunjuk kursi di depan sana


aku dan kak erlan jalan berdampingan, bahkan kalo orang yang melihatku sekarang pasti mereka mengira bukan aku?? karena sangat beda sekali..


terkadang aku tidak menyangka apa yang aku inginkan selama ini akhirnya sudah terjadi, mempunyai tubuh yang ideal..


"duduk" ucapnya


akupun duduk, kak erlanpun duduk di sampingku, ia tersenyum kearahku ..


"ada apa kak??" bingungku


"sekarang kamu udah cantik dan lemak yang ada di tubuhmu udah berkurang dratis, tugasku selesai" ucap kak erlan


"tugas apa kak??"


"tugasku untuk membuatmu cantik dan tidak di hina orang"


"maksud kakak apa??" hatiku mulai tidak karuan


"saatnya aku melepaskan kamu Nara"


"aku gak ngerti apa maksud kakak??"


"gak usah di bahas" senyumnya


"kak jangan tinggalkan aku, tetaplah menjadi penyemangat untuk hidupku" aku menatap kak erlan


"apa yang kamu bilang??"


"kita bisa kan tetap sama sama kak" entah kenapa aku takut kehilangan kak erlan


"iya kita akan selalu bersama" senyum kak erlan


"trimakasih kak, trimakasih untuk semuanya,, sekarang hidupku jauh lebih indah"

__ADS_1


ingin rasanya aku memeluk kak erlan tapi apa daya aku gak mungkin melakukannya, ini di sekolahan dan aku sama kak erlan hanya sebatas teman..


teng teng teng ..


bell berbunyi waktunya masuk kedalam kelas, Adit yang dulu sangat Jyjyk kepadaku sekarang dia sangat baik..


"Hay Nara" sapa Adit


aku hanya tersenyum, semua berubah setelah aku gak gemuk seperti dulu, jadi seperti ini kalo memiliki tubuh yang ideal..


"abis dari mana Ra??"


"ketemu kak erlan" senyumku


"ciye fitfiu, ngomongin apa tuh??"


"ada deh"


Bu guru datang semua murid nampak antusias menyambut Bu guru, pelajaranpun di mulai..


"besok ulangan yang ibuk jelaskan barusan ya" ucap Bu guru


"baik buk" kompak semua murid


"oke, Pelajaran kali ini cukup, boleh pulang dan Selmat siang"


"siang Bu guru"


semua bersorak gembira bergegas keluar dari kelas, aku silfi dan Hani masih menunggu para murid keluar terlebih dahulu..


"Nara tunggu" seru Bu guru


"iya buk" aku menoleh ke arah Bu guru


"ibuk lihat lihat setahun ini kamu turun drastis, sampai pangling ibu Nara"


"ah ibu bisa saja"


"kamu pasti diat total ya??"


"iya bu, dietku membutuhkan waktu yang lama"


"pastinya, ibu bangga sama kamu Nara sekarang kamu menjadi gadis yang sangat cantik"


"gak buk masih sama seperti Nara yang dulu"


"ya gak lah jauh beda Nara, jadi satu tahun itu kamu diet??"


"iya ibu, dari bulan bulan pertama lemak di tubuhku masih susah untuk di hilangkan, baru bulan kesembilan mulai kelihatan hasilnya"


"waah, penuh perjuangan ya kamu Nara"


"iya buk"


aku sama Bu guru berpisah saat melintasi kantor para guru guru, silfi dan Nara berjalan di sampingku..


"ngobrolin apa sii?? seperti serius gitu??" kepo hani


"biasa bertanya tentang dietku"


"emang sii diet kamu itu, bisa menjadi contoh untuk orang lain" ucap silfi


"menurutku ya kalo kita bisa merubahnya kenapa tidak?? kalo bukan diri sendiri yang merubahnya siapa lagi"


"wiiiih, kata kata mutiara" hahahhaha ledek Hani


"sekali kali gak papa kan ya??" hahahahhaha


"mau beberapa kali juga di bolehin" Hahahha


*******

__ADS_1


__ADS_2