Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 41


__ADS_3

"maaf aku mau pulang naik taxi aja" ketusku


"ayo pulang, nanti aku di marahin erlan" wajah datar kak Kevin Selalu tidak ketinggalan


"biarin aku gak peduli" kesalku


"terserah lah, nanti kalo erlan marah sama kamu juha bukan urusanku" seru kak Kevin berjalan mendahului ku


Hani dan silfi senyam senyum melihat kak kevin, mungkin bagi mereka baru kali ini bisa dengar suaranya kak Kevin..


"jangan bodoh kamu Nara, kejar kak kevin sekarang" seru Hani


"gak akan !! "


"kalo sampe kak erlan marah sama kamu, nanti galau, nangis tuju jadi tuju malam" timpal silfi


iya juga ya?? kalo sampai kak erlan marah sama aku, bisa bisa aku gak ada lagi yang sering memperhatikan aku..


"yeaelah, bengong !! buruan woy !! " teriak Hani


"okeoke, yaudah aku kejar kak kevin dulu ya"


"Oke siap, semoga harimu menyenangkan" lantang Hani dan juga silfi


aku terus berlari mengejar Kevin, syukurlah kak kevin baru sampai aula sekolah, aku segera berlari jalan di samping kak kevin..


"kak Kevin maaf ya, tadi sempat menolak ajakan kamu" meringisku


"hmmmm"


"kak, kakak tuh aneh tau gak tiba tiba sikapnya manis kepadaku terus besoknya lagi dingin kek kutub Utara"


"aku biasa saja"


"aku tau Kaka pasti suka kerasukan dedemit kalo lagi bersikap manis kepadaku" senyumku


"iya kerasukan kamu Nara"


seketika kubulatkan mataku,

__ADS_1


"apa kak, maaf aku gak dengar" bohongku


"gak ada siaran ulang" ketusnya


kak kevin membuka pintu mobil,


"masuk" tetap dengan wajah yang dingin dan cuek


"ciyeee kakak, bukain pintu untukku" ku mainkan alisku


"gak usah mikir yang aneh aneh"


aku tersenyum kearahnya, kak kevin tidak membalas senyumanku dia berjalan membuka pintu mobil masuk kedalam..


"pake sabuk pengamannya"


"biasanya kak erlan yang memakaikan untukku" bohongku


Huufftt ..


kak Kevin membuang nafasnya,ia memakaikan sabuk pengaman untukku wajah kak Kevin sangat dekat denganku..


"merepotkan" ucap kak kevin melajukan mobilnya


"jangan lupa Jempit adikku dulu"


"iya"


sepanjang perjalanan aku ngomong panjang kali lebar tapi jawaban kak Kevin hanya iya, Oo, gitu ya, tapi aku bahagia, aneh kan aku??


sesampainya di depan gerbang sekolah Rista, aku turun dari mobil untuk menjemputnya Rista,


"Bu guru itu kakak aku datang" girang Rista


"maaf Bu nunggu lama"


"gak papa"


"trimakasih kasih banyak buk, kami permisi dulu"

__ADS_1


"iya, hari hati Rista"


"oke Bu guru"


Rista menyalami tangan Bu guru, kamipun keluar dari gedung sekolah Rista,


"wow, di jemput sama ma ganteng lagi" girang Rista


"iya, jangan tanya yang aneh aneh lagi ya?? Kaka malu"


"baik Kaka"


Rista berlari ke mobil, Rista membuka pintu mobil depan aku pun membuka pintu belakang,


"loh Kak kevin" terkejut Rista


"Hay nak kecil cantik" jawab kak kevin


"kok sekarang kak kevin, mana kakak yang tampan satunya" menoleh ke segara arah


"dia lagi ada urusan" senyum kak Kevin


"oke kak"


kak kevin melajukan mobilnya, rista crewet sekali ada aja yang dia omongin dengan kak kevin..


"kak Nara beli es cream ya??" rengek rista


"nanti, kakak gak bawa uang"


"yeah kakak" manyun ritsa


"ritsa mau es cream??" tawar kak kevin


"iya kak mau"


"kita cari sekarang" ucap kak Kevin..


*****

__ADS_1


__ADS_2