Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 34


__ADS_3

Aku tersenyum melihat wajah kesal kedua temanku, kasian juga melihat wajah Hani dan silfi mereka sangat ingin aku ikut melihat..


"yaudah aku ikut" senyumku


"serius??"


"dua rius malah"


"asyik !!"


pak guru memberikan pengumuman kepada seluruh murid agar melihat pertandingan basket..


"asyik pulang lebih awal"


"yuhu, kita langsung ke GOR jangan kemana mana"


"dukung sepenuhnya untuk captian kita"


"kudu itu"


"ayok aah berangkat"


para murid sudah sangat antusias sekali, silfi dan hanipun tak kalah girang mereka menyeret paksa tanganku..


"kak erlan" sapaku


"hay Nara"


"wiih, kakak mau tanding juga"


"iya dong"


"kamu datang ya??"


"oke kak siap, semangat ya kak"


"pasti, aku berangkat dulu ya"


"iya kak"


kak erlan berjalan mendahuluiku, kedua temannya melonggo menatap kepergian kak erlan..


"tu kan, kebiasaan" kesalku


"itu pangeran tampan yang ada di dunia nyata" lirih silfi


"dia sangatlah tampan" seru Hani


"udah ayo berangkat gak usah pada mleyot seperti itu" kesalku


aku menyeret kedua temanku yang di buat mabok oleh kak erlan, sesampainya di pintu gerbang terlihat mobil jemputanku udah datang..


"ayok, masuk pake mobilku saja" seruku


"baiklah"


kamipun masuk kedalam mobil,


"pak Bejo ke GOR ya??"


"baik non"


mobil melaju dengan kecepatan sedang membelah jalanan ibu kota, kau mencari masker di glasbor mobil..


"ketemu juga"


"apa??" tanya Hani


"masker"


"yaelah, segitunya"


"hehehehe, Piis"


mobil berhenti di depan GOR aku,Hani dan silfi turun dari mobil, begegas masuk kedalam..


di sana sangat ramai sekali, Arum lebih pd ketika memakai masker ia duduk di samping silfi..


"huuuuii kak Kevin"


"kak erlan kak erlan"


"semangat pasti sekolah kita menang"


"Yoi"


"aaaa sangat keren"


"ganteng parah"


"mau dong jadi pacarmu kak kevin"

__ADS_1


"Kevin i love you"


"semangat Kevin"


kupingku terasa berdenging mendengar para fans kak Kevin, ingin rasanya aku berteriak seperti mereka..


pertandinganpun di mulai, semua nampak sangat bersemangat kak Kevin sangat lihay dalam memainkan bola basketnya begitu pula dengan kak erlan..


"kak erlan ayok semangat ada Nara di sini" teriak silfi


"silfi" aku malu sekali


kak erlan menoleh kearahku,aku reflek memberikan semangat untuknya meskipun hanya mengunakan tanganku..


kak erlan tersenyum ia kembali memainkan bola basketnya, sedangkan kak Kevin aku lihat dia tidak menoleh kearahku..


aaaah apa sii aku ini?? mana mungkin kak kevin mau melihatku, aku kembali duduk menyemangati dalam hati..


"ciyee Nara dapat senyuman dari kak erlan" seru silfi


"apaan siih"


"lihat tuh kak kevin keren banget" girang Hani


"iya, kak kevin semangat" lantang silfi dan juga Hani


semua berteriak saat kak kevin berapa kali memasukan bola basket, ternyata sekeren ini kamu kak, dan banyak penggemar kamu dari lain sekolah..


pertandingan berjalan dengan lancar, para murid menghampiri kak kevin dan juga kak erlan mereka meminta foto bersama..


"Nara kita foto yuk??" rengek silfi


"gak aah, aku gak mau kalian aja nanti aku yang ambil gambarnya"


"serius gak mau??" Hani memainkan alisnya


"gak"


"sama kak kevin dan kak erlan loh" ucap Hani lagi


"Hani !! " kesalku


"Nara !! " rengek Hani


"udah ayok kita foto bersama" usul silfi


silfi dan Hani menyeret paksa tanganku, aku pasrah saja kasian juga kalo aku menolak Mereka, padahal hall sepele..


"boleh" ketus kak Kevin


"yaelah vin ramah dikit Napa" ucap teman temannya


kak kevin hanya tersenyum miring, kak erlan datang dari arah kanan berjalan mendekatiku, ia tersenyum sangat manis sekali..


"selamat ya kak, sekolah kita menang"


"iya Nara"


kak Kevin menatapku sangat sinis sekali, entahlah salah aku apa?? perkataan aku benar kan??


"Nara sini biar minta tolong ke kak erlan" ucap silfi


"iya"


"kak minta tolong fotoin ya"


"Oke, mana ponselnya??"


"pake ponsel kamu aja Nara yang bagus kameranya" ucap Hani


"tapi Han"


"ayolah jangan pelit" Hehehhe


"bukan pelit tapi ketinggalan di mobil"


"udah udah paket ponselku saja,nanti aku kirim ke kamu Nara" ucap kak erlan


Hani dan silfi saling bertatap, matanya berkedip kedip,


"Nara punya nomor kak erlan??" lirih Hani


"amazing" timpal silfi


"jadi foto gak nih?? banyak yang ngabtri" ucap kak kevin


"bentar kak, kak erlan sedang mengambil ponsel" ucapku


"gak tanya sama kamu" ketusnya


seketika aku terdiam tidak berani lagi menatap kak Kevin, Hani dan silfi saling senggol..

__ADS_1


"maaf menunggu lama, buruan eksen"


"siap kak"


"mulai ya?? 1 2 3"


Cekrek !!


"trimakasih kak, nanti jangan lupa kirim ya" seruku


"oke Nara"


"tunggu kak aku mau foto bareng sama kakak" ucapku


"Boleh"


aku dan kak erlan foto Selfi bersama,


"ciyee, kita gak di ajak" kesal Hani


"kita udah gak di anggap kalo Nara sudah ketemu kak erlan" sambung silfi memasang wajah julitnya


"gak gitu, sini kalo mau foto biar aku yang ambil gambarnya" ucapku


"nah gitu dong" girang meraka berdua


kak erlan memberikan aku ponselnya, aku berjalan melihat kak Kevin sedang di kerumunin para murid murid lainnya..


"siap ya, satu dua tiga"


Cekrek !!


"udah" teriakku


kak Kevin berjalan di belakangku aku sangat hafal mau parfumnya..


"jadi perempuan jangan kegenitan" lirih kak kevin tapi sangat jelas di telingaku


seketika aku menoleh, ternyata kak Kevin sudah berjalan lumayan jauh dariku,


"Nara kamu gak papa??" ucap kak erlan


"gak kak, nih ponselnya"


"oke"


"trimakasih kak"


"sama sama, aku ke kevin dulu ya"


"oke"


kak erlan berlari mengejar kak Kevin, aku merasa ada yang aneh sama kak kevin kenapa dia berkata seperti itu sama aku??


Padahal aku gak pernah kegenitan sama siapapun, kak Kevin nyebelin..


"dor !! "


"nyebelin eh nyebelin" kagetku


"siapa yang nyebelin??"


"gak bukan siapa siapa"


"pulang yuk, abis ini aku mau gym" ucapku


"ikut dong !! " kompak mereka


"boleh, yok !! "


"ayok !! "


aku, Hani dan juga silfi berjalan kita bergandengan tangan berpapasan dengan perempuan sangat cantik berpakaian sama sepertiku, tapi dia bukan dari sekolahku..


"maaf apakah kalian mengenal erlan??" tanyanya


"kenal dong, kak erlan kan idola di sekolah kita, iya gak gaess" ucap Hani


"iya" jawap silfi


aku memperhatikan perempuan tersebut dari ujung kaki sampai ujung kepala dia begitu cantik hubungan apa dia sama kak erlan??


"apakah kalian tau di mana erlan??" tanya lagi


"tadi sii dia bersama dengan tim basketnya" jawap silfi


"eh itu orangnya, trimkasih ya" ucapnya


"i-iya" gugup Hani dan juga silfi


aku menoleh kebelakang tenyata benar ada kak erlan di sana, perempuan itu berlari nyamperin kak erlan wajah kak erlan begitu sangat bahagia saat bertemu perempuan itu..

__ADS_1


*****


__ADS_2