Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
bab 31


__ADS_3

masih terbayang bayang wajah kak Kevin dia lebih tampan saat dia tersenyum, aku di suruh Nonton dia bertanding jujur aku gak pede kalo harus melihatnya..


badanku yang gemuk ini membuat gak pd kalo harus bertemu dengan orang orang yang bukan dari sekolahku..


dreet dreet dreet ..


ponselku berbunyi segera aku mengangkatnya..


Hani [ Hallo ra]


Aku [ iya Han, ada apa?? ]


Hani [ kamu sore mau fitness kan?? ]


Aku [ iya dong, kenapa?? ]


Hani [ ikut ya?? ]


Aku [ di bolehin sama Doni?? ]


Hani [ bolehin dong ]


Aku [ asyik aku ada temannya nih ]


Hani [ ntar aku kerumahmu ya?? ]


Aku [ oke oke]


Hani mematikan teleponnya, akupun mulai menstater mobilku menuju rumah sambil memakan telur gulungnya..


sesampainya di rumah aku langsung masuk kedalam kamar untuk mandi terlebih dahulu memakai kaos dan juga celana pendek..


aaaaghhhhh !!!!


tok tok tok ..


"ada apa non??"


"buka aja bik" terikku


Ceklek ..


"ada non?? teriak gitu??"


"lihat bik bajuku udah sangat longgar sekarang dan lihat celana ini pun sangat longgar" girangku


"alhamdulilah non, dietnya non berhasil" tak kalah girang


"iya ya bik, tambah semangat lagi nih aku"


"pipi non juga udah gak seperti kemarin, udah kelihatan tirusan"


"harus dong bik, hampir satu bulan nih aku diet kalo gak ada perubahan juga kan keterlaluan namanya" Hehehhe


"jadi non tetap mau meneruskan??"


"la iya dong bik, aku gak mau berhenti diet sebelum berat badanku sudah mencapai 50 kilo"


"benar non, jangan kurus kurus juga jatuhnya jelek loh, kan non tinggi"


"hehehehe, iya bik.. bibik tenang saja aku sudah memikirkan jauh jauh hari" hahahha


"aah sii non" senyum bibik


"eh iya Rista mana buk??"


"tadi ada temannya kemari, lagi mainan di halaman belakang"


"Oo"


"yaudah kalo non gak kenapa kenapa bibik mau lanjutin pekerjaan bibik"


"iya bik, maafin aku ya bik??* cengirku


"iya gak papa non"


bibik keluar dari kamarku menutup pintunya kembali, aku menari kesana kemari awal yang baik untukku..


masih seperti biasa aku makan nasi satu hari sekali, selebihnya makan buah dan juga sayur itu ada porsinya sedikit..


merebahkan tubuhku di atas kasur, mengambil ponsel membuka Instagram pribadiku..


kepo lagi segan Instagram milik kak kevin, sayangnya Kevin tidak seperti lainnya yang suka memposting foto, bisa di hitung jumlah fotonya dan lebih parahnya meskipun tidak setiap hari update followersnya banyak banget..

__ADS_1


begitu pula denganku akupun gak pernah memposting fotoku, tau sendirikan kenapa aku gak memposting iya itu sekali aku posting di kira aku emak emak, sungguh mengenaskan..


tau tau sudah pukul tiga sore saja, dari tadi entah apa yang aku lihat di ponsel bisa selama ini??


dreet dreet dreet ...


Hani menelfonku,pasti dia sudah berada di rumahku


Aku [ hallo Hanitul ]


Hani [ Nara, aku udah di depan rumahmu ]


Aku [ masuk aja aku belum siap siap ]


Hani [ yaelah, abis tidur?? ]


Aku [ gak, buruan sini masuk ]


Hani [ kamu di mana?? ]


Aku [ langsung ke kamarku saja ]


Hani [ oke ]


Hani mematikan teleponnya, akupun duduk dari rebahanku menuruni kasurku, berjalan menuju lemari untuk mengambil pakian untuk pergi ke gym..


tok tok tok ..


"Nara yuhuuuu"


"masuk aja hanitul"


Ceklek ..


Hani masuk ia sudah siap untuk pergi ke gym, ia masuk kedalam kamarku ..


"wiiihh, mau ke gym atau cari selingkuhan??" candaku


"dua duanya"


"dasar" hahahhaha


"eeh, besok kita lihat kak Kevin yuk tanding??"


"gak aah Han"


"gak pede aku"


"lha kok gak pede?? kalo menurutku kamu udah lumayan hilang tuh lemak yang menempel di tubuh kamu, jadi udah gak gendut gendut amat"


"tetap saja aku gak pede"


"pake masker"


"padahal aku di suruh kak Kevin untuk melihatnya bertanding"


Hani berjalan kearahku tanganya menempel di jidatku,


"kenapa Han??"


"kamu sehat kan?? gak lagi sakit sedang mengigau gitu"


"mengigau??"


"ya lah, mana mungkin kak Kevin memintamu untuk menontonnya" Hahahhaha


"serius aku Han, suer kemarin dia bilang seperti itu, tapi aku menolaknya"


"apa !!"


"biasa aja kali tuh muka" julit amat Hahahhaha


"ini kamu gak lagi menghalu kan??" Hani masih tidak percaya


"dah lah kita berangkat aja, gak usah di bahas nanti yang ada kamu depresot lagi" hahahha


"serius Nara?? seorang kak kevin sii dingin kutub Utara itu mengajak kamu untuk melihat pertandingannya??"


"iya"


"aaa hatiku terasa sakit"


"kok bisa gitu?? hahhahaha

__ADS_1


"aku iri" hahahhaha


"hih, ayok berangkat"


"yuks"


aku dan dan Hani berjalan meruni tangga rista dan temannya sedang bermain di depan televisi..


"kakak" sapa Rista


"Hiii"


"Kakak mau kemana??"


"biasa cari keringat dulu, mau pesan apa??"


"eeemm, Chiki ya kak"


"yang kemarin dah habis??"


"udah"


"oke, kakak berangkat ya"


"daahhh kakak"


"daaahh"


Hani berjalan mendahuluiku, kali ini memakai mobil Hani kitapun berangkat ke tempat fitnes, sepanjang perjalanan kita nyanyi lagu meskipun suara cempreng..


sesampainya di sana aku melihat mobil yang kemarin yang aku kira mengikutiku, iya itu mobil kak Kevin, asyik dia di sini..


"nah kan bengong, ayo masuk" seru Hani


"eh iya, ayok"


melangkah kaki kami masuk kedalam, mengunjung kali ini sangatlah rame, tapi tidak pernah ada yang membullyku mereka fokus dengan olahraga mereka masing masing..


pandanganku terus mencari keberadaan kak kevin tapi aku tidak menemukannya, sekali lagi aku mataku melihat sekeliling tetap saja tidak ketemu..


"ayo Nara, mencari siapa siih??"


"enggak kok, ayo kita mulai"


Hani mulai olahraga aku pun, keringat membasahi tubuhku, tapi kok ada yang kurang ya?? biasanya ada kak elfan yang selalu menyemangati aku..


"Nara ayo dong semangat, lesu gitu??"


"bentar ya aku duduk dulu"


"yaelah, baru saja sebentar, udah loyo aja"


aku duduk di kursi, melihat Hani olahraga, entahlah aku menginginkan kak erlan di sini bersamaku..


kak erlan aku mohon kakak kesini, aku gak semangat kalo gak bersama kakak, apa aku begitu berharap?? iya embah aku sangat berharap kehadiran kak erlan saat ini..


Hani mendekatiku ia meneguk air mineral, nafanya masih ngos ngosan, ia melihatku dengan tatapan horornya..


"apa kamu tidak semangat karena gak ada kak erlan??"


"kok tau??" jujurku


"serius kamu lesu kek gini gara gara kak erlan gak datang??"


"iya" manyunku


"apa kamu menyukainya??"


"aku gak tau dengan perasaanku sendiri Han"


"maksudnya??"


"aku malu menceritakan kepadamu"


"cerita saja, aku akan mendengarkan dan tidak akan bocor kek ember" hahaha


"Hahahha, ember" hahahha


Hani mengajakku menyudahi olahraganya, ia membawaku keluar dari tempat gym Duduk di halaman depan, sambil melihat pemandangan jalan raya yang begitu ramai..


"sekarang aman, ceritakan semuanya"


Huufftt

__ADS_1


menarik nafas dalam-dalam sebelum mengeluarkan isi hatiku..


*******


__ADS_2