Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 59


__ADS_3

aku [ kak Kevin jadi kamu benar benar mencintai ku?? ]


kak Kevin [ apa kamu kurang puas dengan foto yang aku kirimkan?? ]


aku [ aaaa kak Kevin, kamu sangat menyebalkan ]


kak Kevin [ kok bisa ]


aku [ iya, karena aku sudah lama menyimpan perasaan ini ke kamu kak ]


kak Kevin [ jadi?? ]


aku [ aku mencintaimu kak ]


kak Kevin [ yuhuuuu, hari ini kita resmi jadian?? ]


aku [ enggak kak, kalo gak ngomong Langsung aku kurang puas ]


kak Kevin [ oke, besok kita bertemu di tempat tadi ]


aku [ oke kak ]


kak Kevin mematikan teleponnya aku berdiri melompat lompat di bawah kasur seperti anak kecil..


aku seperti mimpi kak Kevin memiliki perasaan yang sama sepertiku, sungguh ini sangat bahagia..


dreet dret dreet..


ponselku berbunyi panggilan dari kak erlan, aku ingin sekali menceritakan semuanya tentang kak Kevin..


aku [ Hallo kak ]


kak erlan [ hallo Nara, belum tidur ]


aku [ belum kak ]


kak erlan [ tumben, lagi ngapain?? ]


aku [ gak ngapa ngapain]


kak erlan [ dari bicara kamu sepertinya kamu lagi bahagia?? ]


aku [ kak erlan tau aja ]


kak erlan [ iya dong, cerita dong sama kakak ]


aku [ aku dan kak Kevin .... ]


kak erlan [ kalian jadian?? ]


aku [ i-iya kak ]


kak erlan terdiam gak ada suaranya padahal panggilan masih tersambung,


aku [ kak, kak erlan?? Hallo kak, kakak mendengarku ]


Kak erlan [ maaf Nara aku ngantuk ]


aku [ loh, bentar kak aku mau menceritakan semuanya, aku sangat bahagia hari ini ]


kak erlan [ besok ya Nara ]


kak erlan mematikan telfonya entahlah dia sangat aneh, ku taruh ponselku di atas meja dekat kasur..


"loh non Nara belum tidur??" tanya encus


"belum ngantuk bik"


bibik membuka jilbabnya, dia sangat cantik rambutnya pun panjang terurai, merebahkan tubuhnya di atas kasur..


"Nara" lirih encus


"iya cus??" menoleh kearah encus


"tadi perempuan itu kekasihnya den jodi??"


"iya cus, kenapa??"


"cantik"

__ADS_1


"iya siih cantik tapi aku gak suka dengan penampilannya, apalagi sikapnya yang cemburuan"


"mungkin saking cintanya sama den jodi"


"betul cus, dan sepertinya juga kak jodi sangat mencintai perempuan tadi"


"beruntung perempuan itu bisa mendapatkan den jodi"


"iya cus, semoga cinta mereka sampai di tahap pernikahan"


Encus tidak menjawabku ia terbangun dari tidurnya mau pindah ke sofa dekat kasur, encus gak mau tidur satu kasur denganku padahal aku tidak apa apa tapi encus tetap gak mau..


kalo boleh jujur sebenarnya encus lebih cantik darp pada lea pacar kak jodi, bukan wajahnya yang cantik tapi hatinya sangat baik penyanyang..


Kubuka ponseku mengirim pesan ke kak kevin,aku sudah tidak sabar menanti besok pasti besok hari yang sangat menyenangkan..


Aku ( good night kak kevin, mimpiin aku ya??)


Kak kevin ( setiap hari )


Aku ( preet )


Kak kevin ( seriusan )


Aku ( heheheheheehe )


Kak kevin ( suda sana tidur udah malam, gak baik untuk kesehatan tidur malam malam)


Aku ( siap grak )


Kak kevin tidak lagi membalas pesanku , ku taruh ponselku tidur aku berharap cepat pagi supaya cepat bertemu kak kevin..


Jam terus berputar malam yang sunyi menemani tidurku, pukul enam pagi rista membangunkan aku..


"kak nara bangun hayuuk lari pagii " nara menggolekkan tubuhku


"iya rista bentar "


"ayok kak " rengek rista


"iya iya" kubuka mataku


Rista tersenyum meringis menampakkan gigi gingsulnya, aku duduk dari tidurku rista langsung memberikan aku handuk..


"olahraga juga penting kak"


"iya iya, bentar dong" kesalku


"aku aduhin papah sama mamah loh" ancam ristta


'bawel ih" akupun segera mandi


setelah mandi aku dan rista keluar dari kamar, encus lagi menjemur pakian ruanganpun udah sangat rapi dan juga wangi..


pintu kamar kak jodi masih tertutup itu artinya kak jodi belum bangun, rista pergi ke dapur untuk menyiapkan air minum..


"non mau ke mana lagi??"


"jalan jalan pagi encus, nanti bilangin ke kak jodi ya??"


"siap non, jangan lama lama sama rista juga??"


"iya cus"


"duuh, encus ikut ya?? Gak enak kalo di apartemen cuman berdua sama den jodi doang"


"kan kakak gak ngelakuin apa apa sama kak jodi"


"tetap gak baik non, bentar ya encus ganti baju dulu??" kekeh encus


Rista datang membawa dua botol air putih, hari ini rista sangat semangat sekali, apalagi aku jangan di tanya aku sangat bahagi..


"ayo kak"


"bentar nunggu encus, dia mau ikut"


"encus ikut??"


"iya, kenapa??"

__ADS_1


"tumben, biasanya gak pernah ikut"


"ada kemajuan kalo begitu" hahahahaha


"benar kak" hahahaha


Encus datang ia memakai pakian ala perempuan hijab yang amu olahraga sangat cantik juga manis..


Ceklek ..


kak jodi keluar dari kamar, kak jodi menatap encus tidak berkedip, aku an rista saling senggol..


"kak jodi hello " tangan rista melambai di depan wajah kak jodi


Jodi terbangun dari terpikatnya kearah encus, ia mengusap wajahnya..


"cantik" senyum kak jodi


"haaa?? Encus cantik maksud kak jodi??" ucap ritsa membuat encus merah seperti tomat


"bu-bukan maksud kakak, nara cantik pagi ini" ngeles kak jodi


"oalah aku kak, trimakasih banyak loh kak" senyumku


Padahal aku tau ucapan itu untuk encus, aku pura pura saja senang supaya encus tidak salting..


"kalian mau kemana??" tanya kak jodi


"kita mau joging kak" jawabku


"oke, hati hati ya?? Nanti kalo kakak gak ada di rumah berarti kakak udah berangkat ke kampus" ucapnya


"oke kak, kita berangkat dulu ya??" ucapku


"daaah kakak" seru rista


kamipun keluar dari apartemen encus nampak semangat sekali, ristapun sangat bahagia menikmati udara pagi di london..


"kak ini sangat menyenangkan" ucap ritsa


"benar non rista, encus juga sangat menikmati udara pagi di negeri orang"


Aku tersenyum melihat mereka bahagia, andaikan mamah sama papah ikut pasi sangat bahagia..


"kak kita istirahat dulu" ucap rista


"oke"


Kami duduk di pinggiran jalan menatap orang orang bule berlalu lalang,


"mereka bicara apa??"


"apa cobs?? Encus gak tau??"


"gak non"


"besok belajar sama kak jodi" tawarku


"gak non, aku malu sama den jodi"


"ngapain malu segala??"


"hehehehhe"


Encus tersenyum kecut, rista masih menatap para turisbyang berjalan di depan mereka, wajah rista sanga serius..


"serius amat??" menyolek pipinya


"kok gak ada yang setampan kak ganteng itu ya??"


"siapa emang??"


"kak kevin dong" senyum genit rista


Aaaa rista jadi kangen kak kevin, emang bener apa yang di katakan rista, kak kevin sangat tampan..


di rasa capeknya sudah hilang kamipun melanjutkan perjalanan menuu apartemen kakak perutku sudah keroncongan..


"kak jodi" teriak rista

__ADS_1


Kak jodi menoleh tapi dia gak sendirian ia bersama dengan lea, tapi penampilannya sangat veminim dan sangat cantik..


******


__ADS_2