Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 72


__ADS_3

ku ambil ponselku menelfon papah terlebih dahulu, papah tidak mengangkat telfonku segera aku menelfon mamah..


Mamah [ Hallo nak?? ]


Aku [ Hallo mah,kok belum pulang?? ]


Mamah [ mamah lagi di kantor papah ]


Aku [ sama encus juga?? ]


Mamah [ iya sama encus, mamah sepertinya mau pulang telat mau ke rumah Oma sama opa ]


Aku [ wiih, oke deh mah ]


Mamah [ Jangan lupa makan malam ]


Aku [ oke mah, oh iya mah aku mau ke pasar malam ya sama teman teman ]


Mamah [ gak boleh ]


Aku [ kok gitu mah?? ]


Mamah [ perginya sama sopir ]


Aku [ yeah mamah ]


Mamah [ mau di ijinkan gak?? ]


Aku [ iya deh iya ]


Mamah [ bagus, jangan pulang malam malam ]


Aku [ iya mah siap ]


mamah mematikan teleponnya,aku manatap bibik,


"non, bagus banget kalungnya"


"kudu dan harus dong bik"


"pasti dari pacar non Nara ya??"


"gak lah, ini aku beli sendiri"


"preet !! "


"beneran bik"


"pasti isi paket tadi" senyum bibik


aku jadi salting gegara bibik,


"idih, salting" muka julit bibik


"ah bibik, aku berangkat dulu..daaah bibik" aku berjalan keluar rumah


mengambil ponselnya segera menelpon kak Kevin,,


Aku [ Hallo kak ]


Kak Kevin [ bentar lagi sampai ]


Aku [ maaf kak, aku berangkat sama pak sopir]


Kak Kevin [ kok?? ]


Aku [ gak di bolehin kalo gak sama sopir ]


Kak Kevin [ oke siap ]


Aku [ kakak udah sampai mana?? ]


Kak Kevin [ udah di depan pintu masuk kerumah kamu ]


Aku [ tunggu aku di depan saja kak,kita ke pasar malamnya bareng hanya saja beda mobil ]


Kak Kevin [ oke siap ]


aku mencari keberadaan pak Bejo, ternyata dia berada di pos satpam sedang mengobrol sambil ngopi..


"pak Bejo" sapa Nara


"mau kemana non??"


"antar aku ke pasar malam,,bisa pak??"


"bisa dong non,tunggu di sini biar aku ambil mobilnya"


"siap"


mobil berhenti di depanku aku,


"mari pak"

__ADS_1


"oke non, hati hati"


"siap"


aku masuk kedalam mobil,gerbang terbuka mobil melaju dengan kecepatan sedang,mobil kak Kevin berada disamping pintu masuk..


ku ambil ponselku mengirim pesan ke kak Kevin..


Aku [ kak aku udah jalan ]


Kak Kevin [ iya iya aku melihatmu ]


Aku [ idih, bohong amat ]


Kak Kevin [ melihat mobil kamu sayang ]


Aku [ hahaha ]


mobilku dan mobil kak Kevin iring iringan,pak sopir mulai curiga karena sejak tadi mobil kak Kevin melaju di belakangku..


"non, mobil itu sepertinya ngikutin kita" panik pak sopir


"gak papa pak, dia temanku"


"beneran non?? saya takut itu orang jahat"


"bukan pak, tenang saja"


"baik non"


akhirnya sampai juga aku langsung turun dari mobil,,pak sopir membuka kaca jendela mobil aku berjalan kearahnya..


"pak mau ikut??"


"gak non"


"mau pulang??"


"gak juga" meringisnya


"terus??"


"mau cari kopi"


"nih, aku kasih uang" memberikan uang selembar warna merah


"banyak kali non"


"sii non emang paling pengertian,,makasih ya non..nanti telepon kalo mau pulang"


"oke siap"


pak sopir melajukkan mobilnya entah kemana,,mobil kak Kevin berhenti tepat di sampingku berdiri sekarang..


"suiwwiit cewek " goda kak kevin saat membuka pintu mobil


"kakak ih" salting ku


"cantik amat" puji kak Kevin


"cukup kak !! cukup jangan buat aku tambah salting lagi" senyum malu ku


kak Kevin menutup pintu mobilnya,,aku mengandeng tangan kak Kevin kamipun masuk kedalam wahana..


"mana maskernya kak??" tanyaku


kak Kevin mengambil maskernya di saku celana,,ia memperlihatkan kearahku..


"ini dia, tenang saja aku tau pasti kamu nanti ngambek gegara pacar kamu yang tampan ini jadi pusat perhatian" dengan gaya sok coolnya


"idih, pd"


"hehehehe, lha kamu juga mana maskernya??"


"aku??"


"iya"


"hehehehe, gak bawa kak"


"hadeh !! yaudah ayok" kak erlan mengandeng tanganku juga


kamipun masuk kedalam wahana aku gak mau naik wahan karena takut,kak Kevin mengajak aku untuk naik kuda berputar tapi aku takut..


"ayo sama aku"


"gak mau kak !! takut ih"


"takut kenapa??"


"takut pusing kak" Hahahha


"dasar, yaudah kita main yang lain aja"

__ADS_1


"siap"


kami berdua bergandengan tangan, kak Kevin memainkan permainan yang Hadiahnya mendapatkan boneka,sangat antusias sekali untuk mendapatkan boneka yang besar..


"aish kalah lagi" kesal kak Kevin


"udah kak, gak usah di lanjutkan lagi kalo gak bisa,,aku gak papa kok"


"bentar Nara,,bentar ya" saking gemesnya kak Kevin membuka maskernya


"kak" Tamara Menautkan kedua alisnya


"sebentar sayang, oke" senyum kak Kevin


yang tadi sepi hanya satu atau dua orang yang main,,setelah kak Kevin membuka maskernya jadi berdatangan..


"ganteng banget mas"


"yaampun mas"


"boleh kenalan gak mas??"


"cakep pisan kuy"


kak Kevin tidak mendengar perkataan mereka masih fokus memenangkan permainan ini,,aku di senggol ciwi ciwi yang terpesona ketampanam kak Kevin,..


"mau marah tapi emang kaya gini resiko punya pacar ganteng"


bahkan ada yang diam diam vidio'in kak Kevin ,ada juga yang memfoto kak Kevin ,,aku hanya menjadi penonton saja..


"yey dapat sayang" girnag kak Kevin menoleh ke samping


Kak Kevin kebingungan melihat banyak ciwi ciwi yang mengelilingi dirinya,,aku cekikikan melihat wajah kaget kak Kevin..


aku terdiam melihat wajah kak Kevin yang terus mencariku,,kak Kevin mendapatkan apa yang dia inginkan sebuah boneka besar..


"permisi saya mau lewat" ketus kak Kevin


semoga mata tertuju pada kak Kevin,,hingga dia menemukan aku,,aku masih cekikikan melihat kak Kevin..


"nih lihat aku dapat Boneka besar untuk kamu Nara" girang kak Kevin


"aaa makasih kak" ku ambil boneka yang di berikan kak Kevin


banyak di Antara Mereka iri melihat keromantisan kak Kevin,padahal kalo kak Kevin mau membelikan boneka sepuluh seperti ini kecil,,tapi melihat kak Kevin tidak payah menyerah seperti tadi aku semakin yakin emang kak Kevin sangat mencintaiku..


"cari makan yuk kak??"


"ayok !! mau makan apa??"


"jajanan dong"


"iya boleh mau apa aja boleh"


"aaa trimakasih kak"


"gak takut gemuk??"


"kan aku masih rajin olahraga kak"


"baiklah, ayok mau di mulai dari yang mana??" tanyanya


"eeemm, sempolan kak"


"siap les't go"


kak Kevin membulatkan matanya,baru menyadari maskernya tidak ada,,kak Kevin menengok kepadaku..


"masker??"


"Hahahaha,gimana sii Kaka ini kan udah kakak buang tadi"


"buang??"


"iya"


"masa si"


"tuh kan"


"hehehehe, tadi gak terasa aku buang tuh masker"


"hahaha, yaudah gak papa itung itung sedekah ke orang orang, melihat wajah tampan kamu" hahahaha


"Nara !! " kesal kak Kevin


"lha bener kan??" ucapku mencubit lengan kak Kevin


"berani ya"


"wleeekk," aku pun berlari dengan memeluk boneka besar mencari keberadaan penjual sempolan..


******

__ADS_1


__ADS_2