Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 38


__ADS_3

akupun membuka Instagram pribadiku, setelah sekian abad akhirnya aku memposting fotoku komentarpun sangat banyak bahkan followers ku setiap harinya nambah..


jadi seperti ini kalo punya banyak followers, dulu aku hanya bisa bermimpi saat melihat orang cantik yang memiliki followers sangat banyak, gak taunya sekarang aku seperti mereka..


bedanya kalo aku jarang memposting kegiatanku sehari hari, gak nyaman juga kalo apa apa harus aku update..


Ting ..


notifikasi pesan dari kak erlan, kalo orang terdekat pasti aku bales..


kak erlan [ udah sampai rumah?? ]


Aku [ udah dari tadi kak, gimana keadaan bibik sama pak sopir?? ]


kak erlan [ alhamdulilah, hanya luka kecil tapi mereka tetap di rawat ]


Aku [ moga cepat sembuh ya kak ]


Kak erlan [ tadi kevin jagain kamu kan?? gak nyuekin kamu ]


aku tersenyum membaca pesan dari kak erlan,dia begitu perhatian sama aku..


Aku [ gak kak, tadi malah dia bukan kek kak Kevin yang aku kenal, sikapnya berubah seratus derajat Celcius]


Kak erlan [ perempuannya beruntung kamu Nara, kalo bisa mencairkan esnya Kevin ]


hahahaa kak erlan tuh ya??


Aku [ emang kak kevin es beku?? ]


Kak erlan [ emang dari dulu es itu beku Nara ]


aku senyam seyum sendiri persis kaya orang gak waras, utung aku normal gak gila kak erlan selalu membuatku senyam senyum sendiri..


Aku [ kakak udah makan?? ]


kak erlan tidak lagi membalas pesanku,mungkin dia tertidur?? fikiranku kembali memikirkan kak Kevin tadi sikapnya sangat manis dia juga berkata kalo aku dulu menggemaskan dan sekarang aku cantik??


aku duduk dari rebahanku berjalan kemeja riasku menatap wajahku yang sudah tidak memiliki pipi tembem..


orang rumah sudah tau kalo jam malam aku gak pernah ikut makan malam, udah terbiasa sekarang paling kalo malam makan buah untuk mengganjal perutku..


dreet dreet dreet..


ponselku berbunyi segera aku mengangkatnya, telepon dari Hani


Hani [ Hallo ra ]


Aku [ iya hallo Hani ]


Hani [ kamu tadi beneran makan sama kak Kevin?? ]


Aku [ kan kamu lihat sendiri tadi ]


Hani [ sumpah aku gak bisa ngerjain pr,. memikirkan kamu makan bersama kak Kevin ]


Aku [ Hahahhaha, segitunya]


Hani [ iya Nara, aku sangat penasaran saat bersamamu kak kevin berdiri kek patung?? ]


Aku [ gak, dia berbicara panjang lebar bahkan sikap dia sangat manis padaku ]


Hani [ benarkah?? ]


Aku [ iya Hani, aku juga tadinya canggung banget tapi dia yang membuatku nyaman hehehhehe ]


Hani [ ciyeee, akhirnya bisa berduaan sama pujaan hati ]


Aku [ apaan siih ]


Hani [ Dahlan ngaku saja ]


Aku [ sok tau, udah ya aku mau ngerjain pr dari tadi terbayang bayang wajah kak kevin]


Hani [ ember, yaudah di matiin ]


Aku [ kamu kan yang menelfon aku?? ]


Hani [ iya iya ]


Hani mematikan panggilan telfonnya, akupun mengambil tas membuka taaya mengambil buku pr lalu mengerjakan..


jam terus berputar hari semakin malam ku pejamkan mata ini, pergi kealam Mimpi..

__ADS_1


pagi hari,ku buka mataku melihat sekeliling kamar saat menatap jam baru pukul setengah enam, turun dari kasur membuka tirai jendela kamarku..


tok tok tok..


siapa?? yang mengetok pintu sepagi ini??


"kakak" teriak Rista


"Oo, Rista"


"iya sebentar" lantangku


ku langkahkan kakiku menuju pintu kamar..


Ceklek ..


"pagi kak" cengir Rista


"pagi juga anak jelek" senyumku


"kakak udah lari lari belum di halaman??"


"belum,.mau ikut??" memainkan kedua mataku


"mau mau mau" girangnya


"yaudah ayo sekarang"


"ayok kak"


tanganku di seret Rista, menuruni tangga menuju halaman rumah, bibik sedang menyiapkan minum teh panas untuk papah dan juga mamah..


"loh, Rista udah bangun??" tanya mamah


"udah dong mah, mau ikut kakak lari lari supaya bisa secantik kakak" meringis


"hahaha, ada ada aja kamu itu" senyum papah


"aku lari lari dulu ya mah pah??" ucapku


"iya"


kamipun berjalan kehalaman rumah,Rista Langsung lari lari akupun mengikuti rista dari belakang..


"iya"


"ayo kak kejar aku !! "


"siap siap ya, aku kejar"


"oke kak, ayo kejar ayo" Hahahha


Rista berlari kencang, aku pun mengejarnya keringat sudah membasahi pipiku, Rista masih tertawa saat aku mengejarnya..


"non Rista non Nara udah jam enam pagi" seru bibik


"iya bik" ucapku duduk di rerumputan halaman rumah


"kak Rista masuk dulu mau mandi, besok lagi ya kak??"


"iya jelek" senyumku


kupijat kakiku, setelah kakiku sudah agak mendingan capeknya berdiri menuju kamarku ..


"tunggu non, mau sarapan apa??" seru bibik


"buah pisang aja" ucapku


"oke, nanti bibik siapkan"


"makasih"


aku berjalan menaiki tangga, membuka pintu kamar tidurku, ponselku sedang berbunyi segera aku berlari untuk mengangkatnya..


kak erlan?? sepagi ini??


Kak erlan [ Hallo kak erlan?? ]


Aku [ pagi kak ]


Kak erlan [ eh iya pagi Nara, hehehe ]


Aku [ kakak ih ]

__ADS_1


Kak erlan [ udah mandi belum?? ]


Aku [ belum kak, lagi mau mandi ]


Kak erlan [ buruan mandi, nanti aku jemput ]


Aku [ kakak mau menjemputku?? ]


Kak erlan [ iya ]


Aku [ serius kak?? ]


Kak erlan [ iya Nara ]


Aku [ aaaa, kak erlan tau saja kalo hari ini aku rencananya mau bawa mobil sendiri]


Kak erlan [ eits jangan gak boleh bahaya, biar aku jemput ]


Aku [ baik kak, trimakasih kak ]


Kak erlan [ buruan mandi ]


Aku [ oke siap ]


akupun mematikan telepon dari kak erlan berlari mengambil handuk, masuk kedalam kamar mandi..


setelah mandi aku langsung memakai seragam, tidak lupa menyemprotkan parfum, mengambil sepatu lalu memakainya..


ceklek ..


udah siap, hari ini pasti aku sangat bahagia bisa berangkat bareng kak erlan, menuruni tangga mengambil pisang yang sudah di sediakan oleh bibik..


"mah pah, aku berangkat dulu ya??"


"iya nak, hati hati" ucap Keuda orang tuaku


baru saja lima langkah Rista berlari mengejarku..


"kak aku bareng kakak ya berangkatnya??" ucap rista


"apa !! "


"mah, pah kakak yang mau bareng aku??" teriak Rista


"eits, diam Rista iya ayok bareng kakak"


waduh kalo rista tau aku sama kak erlan gimana ini?? nanti aku tutup mulutnya saja..


"loh kak, kok gak pake mobil Kaka??" bingung Rista


"ssstttt, kalo mau bareng Kaka diam jangan komen atau berisik, oke"


"oke" girangnya


aku dan Rista keluar dari pintu gerbang rumah,


"tunggu non, kok gak pake mobil??" seru pak scurity


"Udah pesan taxi online" bohongku


"oke non"


tak berselang lama mobil putih CR-V terbaru berhenti di depanku,


"kak ini mobilnya ayok masuk??"


"Bantar Rista sepertinya bukan"


"la itu berhenti di depan kita kok"


pintu mobil terbuka kak erlan turun dari mobil menghampiri aku dan juga Rista,


"pagi Nara eh ada adek" senyum kak erlan


"kak ganteng hai kak" sapa Rista


"ini mobil Kaka??" tanyaku


"iya, ayok berangkat" ucap kak erlan


"les't go !! " girang Rista


*****

__ADS_1


__ADS_2