Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 77


__ADS_3

"apakah kak erlan udah balik??" tanyaku serius


"eem, Nara aku pulang dulu ya??" senyum angel


"kamu belum jawab pertanyaan aku angel"


"lain kali,.daaaa Nara"


"angel tunggu" seruku


angel berlari menjauhi tempat dudukku, akupun duduk kembali menatap kedepan..melihat orang pada berpasangan menbuatku tambah sakit hati saja..


"Nara" panggil Hani


"apa !! " malasku


"yaelah kamu di sini, aku cariin kamu tau"


"hmmmmm"


"masih galau lagi"


"iya lah" manyunku


"payah !!"


Hani memberikan aku es cream Sandwich sepesial,


"trimakasih banyak haniku yang baik"


"sama sama Nara yang lagi galau" hahaha


"ya benginilah"


aku memakan habis es cream pemberian Hani, emang sangat menenangkan rasanya juga enak..


"gimana Nara?? baikankan??"


"masih sama aja"


"Hhuufftt"


"abis ini kita pulang atau kamu mau makan dulu??" tanya Hani


"pulang, aku mau tidur"


"baiklah"


setalah es creamnya habis, aku berjalan kearah mobil Hani telepon dengan Doni mereka emang sangat menjaga hubungan mereka sampai saat ini mereka belum pernah berantem hebat..


"Hani ayok"


"ia bentar"


"aku jalan kedepan dulu ya??"


"kemana??"


"depan sana, sepertinya kok nyaman"


"baiklah"


aku berjalan menyebrangi jalan, duduk di pinggir jalan menikmati pedihnya hati yang teramat pedih..


masih belum percaya semua ini nyata aku dan kak Kevin tidak mungkin bersama, sebentar lagi dia akan menjadi milik orang lain..


ku ambil undangan yang tadi angel berikan aku mengelus gambar kak Kevin dia begitu tampan dan berwibawa..


"aaaggghhh !! ini sangat menyakitkan !! Kak Kevin !! kenapa kamu hadir dalam hidupku hanya untuk menyakiti perasaan aku seperti ini" teriak ku


ku tatap lagi wajah tampan kak Kevin dan perempuan yang merebut kak Kevin dari aku harusnya aku yang berada di samping kak Kevin bukan perempuan ini..


"aku sakit kevin !! kamu benar benar jahat !! keeevvviiinnn !! " lantangku dengan air mata yang terus menerus menetes


"Nara !! " suara yang sangat khas dari seorang kak Kevin


aku menoleh kearahnya,

__ADS_1


"kak Kevin !! " kagetku


"Nara segitu kamu terluka" ucap kak Kevin berjalan mendekati


"jangan mendekat kamu sangat dalam melukai aku Kevin !! "


"maafkan aku Nara, akupun sejujurnya gak mau menyakiti kamu !! "


"kenapa kamu baru jujur sekarang hah !! kenapa gak dari dulu aja kamu bilang semuanya"


"gimana mau bilang Nara !! aku sangat mencintai kamu !! aku gak mau kamu meninggalkan kamu !! "


"omong kosong !!" sentakku membuang muka ku


"Nara kamu gak tau betapa sakitnya aku saat ini !! di paksa mengikuti apa yang di inginkan orang tua, bahkan aku kehilangan kamu Nara,,aku sangat sakit !! " seru kak Kevin terduduk lemas di jalan


aku menatap kak Kevin, ingin aku memeluknya,, ternyata dia seterluka ini sama denganku..


gak tega melihat kak Kevin sesedih ini, menangis di depanku biasanya kak Kevin yang aku kenal dia sangat dingin..


"berdiri kak" ku pengang punggungnya


"Nara maafkan aku" kak Kevin langsung memelukku tangisannya terdegar jelas


"apa aku bisa maafkan kamu kak, apa yang kamu lakukan sangat menyakiti perasaan aku" aku sangat lemas sekali


ku lepaskan pelukannya, menatap mata indahnya yang gak pernah bisa aku tatap lagi, menghirup aroma parfumnya yang tak mungkin bisa aku hirup lagi..


semua begitu berat, apakah aku bisa melewati semua ini tanpa kamu kak Kevin, kak Kevin memelukku lagi..


" apa maksud semua ini" senduku memberikan undangan pertunangannya


kak Kevin syok !! ia membulatkan kedua matanya,,tidak menyangka aku bisa mendapatkan undangannya..


"pertunagan aku sama perempuan itu" lirih kak Kevin dengan wajah sedihnya


"tapi kenapa di sini namanya berbeda dari yang kamu kenalkan ke aku??"


"itu nama aslinya"


"selamat ya kak Kevin dan vinka semoga di perlancar urusannya"


"Nara !! "


"ijinkan aku memeluk kamu untuk terakhir kalinya" sendu kak Kevin


ku anggukan kepalaku, nikmati detik demi detik yang tak mungkin bisa rasakan lagi,,seketika aku teringat kembali akan sakit hati ini..


"maaf aku harus pergi" lirihku melepaskan pelukan kak Kevin


"trimakasih Nara"


"ajarkan aku cara tuk melupakanmu,, kamu terlalu indah dalam hidupku" lirihku sambil berlari


tenyata Hani melihatku dari tadi ia mengusap air matanya saat melihatku berlari kearahnya,,aku langsung memeluk Hani..


"sabar Nara, kamu pasti bisa melewati semua ini"


"Nara !! jangan datang ke pesta pertunanganku" teriak kak Kevin


Hani melepaskan pelukannya ia menatapku..


"kamu dengar kak Kevin mau tunangan??" syok Hani


"iya,.dia udah bukan milikku" air mataku keluar kembali


entah dari mana datangnya seorang laki-laki menghajar kak Kevin,mereka berdua baku hantam..


"samperin Nara, kasian kak Kevin" seru Hani


aku berlari ke arah kak Kevin yang sudah terkapar lemas,tanpa aku di duga vinka dan ibu ibu sebaya mamahku menghampiri kak Kevin..


mungkin itu mamahnya, vinka menatapku sinis akupun menatapnya dengan tatapan gak suka..


"kak Kevin ,gak papa kak" tanyaku


kak Kevin tersenyum, tangannya memegang pipiku

__ADS_1


"e...ee" kak Kevin pingsan


vinka Langsung menamparku,,


"Iki semua gara gara kamu Nara" kesalnya


"Oo ini yang namanya Nara??"


"iya Tante"


"kenalin, aku mamahnya kevin"


"malam Tante"


"gak ada waktu tante untuk berkenalan ayo bawa kak Kevin ke rumah sakit" ucap vinka


"iya ayo nak"


"minggir kamu !! " culas vinka


"aku ikut" ucapku


"gak usah pergi sana !! "


vinka mendorong tubuhku, Hani menangkapku dari belakang,, untung ada Hani jadi aku gak terjatuh..


"uuu, udah perebut pacar orang songong lagi" teriak Hani


"udah Han, kita ikuti mobil mereka"


"oke Nara"


aku dan Nara masuk kedalam mobil,,Nara mengikuti mobil mereka menuju rumah sakit,, sepanjang perjalanan tak hentinya menangis..


"udah Nara"


"Hani" huhuhuhu


"kuat ya, kami pasti bisa"


"tapi siapa yang melukai kak Kevin tadi?? kasian dia"


"iya juga ya, aneh banget"


"tadi kak Kevin sempat mau bilang e..ee tapi gak tau apa maksudnya kak Kevin"


"aneh juga ya,gak ada kan pria lain yang menyukai kamu sedalam kak Kevin??"


"gak tau juga sii" sedihku


sesampainya di rumah sakit mobi Hani berhenti,aku langsung masuk mengikuti mereka diam diam..


"di mana kak Kevin??" tanya Hani


"UGD"


"baiklah"


aku dan Hani berjalan menuju ugd, kak Kevin langsung di tanganni,,aku bersembunyi gak Berani kesana..


"Tamara kenapa kita gak kesana??"


"gak usah Han, kita di sini saja"


"baiklah"


setelah menunggu beberapa jam dokter keluar memberikan kabar kak Kevin sudah baik baik saja..


"alhamdulilah, kak Kevin baik baik saja ayo Han kita pulang"


"gak mau menghampiri kak Kevin dulu??"


"gak perlu"


Hani dan aku keluar dari rumah sakit, berjalan dengan langkah yang santai air mataku mengalir begitu saja..


"mungkin ini terakhir kalinya aku masih peduli kepadamu kak" lirihku

__ADS_1


********


__ADS_2