Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 40


__ADS_3

Kak erlan menatap kak Kevin, tubuhku membelakangi kak kevin malas aja rasanya..


"aku mau ke kantin dulu ya kak" ucapku


"iya"


"kakak mau ikut??" tawarku


"boleh, ayok vin makan Nara yang akan bayarin" ucap kak erlan


"apa !! " mataku membulat


"gak apa kan Nara?? sekali kali" meringis kak erlan


"tapi gak sama kak kevin juga kali" manyunku


"gak papa, kalo kamu gak mau lihat kak Kevin tutupin aja tu muka" canda kak erlan


"kak erlan ih, ayo kak" tanpa aku sadari ku gandeng tangan kak erlan


kamipun berjalan, aku masih mengandeng tangannya kak erlan sedangkan kak Kevin dia berjalan di samping kak erlan..


"ciyeeee, Nara kak erlan" sorak murid murid lainya


"wiih, gandengan tangan"


"apa !! "


aku menoleh kearah tanganku bener saja aku dan kak erlan bergandengan tangan, seketika aku melepaskan genggaman tanganku..


"kakak" kesalku


"kamu yang gandeng tangan aku loh ya" hahhahaha


"eh" menutup wajahku


Kak Kevin diam seribu bahasa, dasar ya itu anak aneh banget gemes lihatnya, pengen tak cubit kanan kiri tu pipi..


sesampainya di kantin Hani dan silfi melonggo melihatku jalan bersama cowok paling tampan di sekolah ini..


bukan hanya Hani dan silfi melainkan yang ada di kantin, aku jadi merasa malu jadi pusat perhatian..


"kak duduk di sana bareng sama temanku" ucapku


"boleh" ucap kak erlan


aku menatap kak kevin dia juga menatapku tapi dengan wajah dinginnya, aku memasang muka julit kearah kak kevin..


"Kevin kamu mau pesan apa?? biar aku pesankan sekalian" tawar kak kevin


"bakso aja" Ucapnya


"oke, Nara kamu sama kevin Duduk duluan nanti aku nyusul"


"iya, ayo kak kev..... eh lupa aku masih marah" mengibaskan rambutnya melirik kearah kak kevin ternyata dia senyum


aku nyamperin Hani dan juga silfi..


"Hay Hani, silfi" sapaku


"kamu datang bersama kakak kakak tampan??" lirihnya

__ADS_1


"iya" duduk di depan Hani


"kita gak mimpi kan??" kompak mereka berdua


"ya gak lah" senyumku


kak Kevin Duduk di depan silfi..


"astaga, ganteng banget kak" puji silfi


kak kevin hanya tersenyum miring,.tak berselang lama kak erlan datang duduk di sebelah Hani..


"kak erlan" sapa Hani


"hii Hani, eh ada silfi juga Hay silfi"


"Hay kak erlan yang tampan" puji silfi


"iya aku emang tampan" hahhahaha


"bener tuh kak, aku gak nyangka loh bisa satu meja makan sama kak erlan dan kak Kevin" terpesona Hani


"iya Han, tenyata kalian ganteng banget ya mulus banget tuh muka aku ajah yang cewek gak mulus mulus banget, aaah jadi minder" ucap Hani


pesanan datang kalo aku sii makan salat buah masih menjaga pola makanku, aku gak mau gemuk lagi yang ada aku di ejek teman teman..


saat kami mengobrol kak kevin hanya terdiam melihat orang yang sedang berbicara tapi enggan untuk ngomong kalo kami tertawa kak Kevin hanya tersenyum selucu apapun lawakan Hani tatap ajah kak kevin tidak tertawa..


beda banget sama kemarin, dia ngobrol sama aku juga ketawa lah ini kek patung hanya di beri alat untuk senyum doang..


teng teng teng ..


tadi aku udah mau nlaktir mereka, tapi kak erlan menolak dia emang sii paling baik aku sangat nyaman Dengannya..


"Nara kamu beruntung banget sii bisa dekat dengan kak erlan dan juga kak kevin, untung aku udah jadi sahabatmu jadi aku bisa dekat dengan mereka, ya meskipun gak sedekat kamu sii" meringis silfi


"uuuuu, untung Nara baik loh, kalo gak mana mungkin tadi kamu bisa ngobrol gitu sama kak erlan" ucap Hani


"tapi ya menurutku kak erlan orangnya menyenangkan, tapi kalo kak kevin dia pendiam tapi dia sangat cool dan aku suka itu" senyum senyum silfi


"iya betyul apa kata kamu fi kalo kak kevin itu auranya beda banget, cocoknya dia itu besarnya jadi ceo yang dingin itu, gak bisa di bayangkan betapa tampannya dia"


"aaaa jadi kaya di tipi tipi" hahahhaha


aku hanya tersenyum entahlah kebaikan apa yang aku perbuat sehingga aku bisa dekat dengan dua orang tampan itu..


masuk kedalam kelas Adit sekarang cuek lagi kepadaku, biarkan aja aku gak peduli toh ini yang aku mau dia tidak lagi mengganggu hidupku..


pelajaranpun di mulai semua anak nampak mendengarkan penjelasan Bu guru di depan..


"kerjakan sekarang, ibu kasih waktu sepuluh menit dari sekarang" ucap Bu guru


"baik buk"


akupun segera mengerjakan soal yang di berikan oleh Bu guru, dengan mudah aku bisa mengerjakannya Langung aku kumpulkan ke meja Bu guru..


Bu guru menilainya sekarang nilai tertinggi di raih oleh adit, aku sama Adit emang dari dulu siangan dalam hall peringkat, Adit juga orang yang sangat cerdas..


bel pulang berbunyi..


"tugas selesaikan di rumah, kumpulan besok" seru Bu guru

__ADS_1


"baik buk" serentak murid


"selamat siang dan selamat pulang" Bu guru membawa buku berjalan keluar kelas


akupun siap siap untuk pulang, ponselku bergetar dari tadi pasti Rista atau gak wali kelasnya karena belum ada yang menjemput Rista..


Karena masih di dalam kelas, aku tidak Berani menggangkat telfonya membiyarkan bergetar, nanti aku angkat kalo udah sampai bawah di halaman sekolah..


"Nara !! " seru kak erlan


"iya kak"


"maaf"


"untuk??"


"aku gak bisa anterin kamu pulang, mau langsung ke rumah sakit gak papa kan??"


"iya gak papa kak, nanti aku naik taxi online saja"


"jangan,. biar di antar Kevin aku sama kevin udah tukeran....


"tukeran apa kak??" senyumku


"aku pake motor dia, nah kevin pake mobilku kasian adek kamu itu kalo pake motor"


"kakak perhatian banget sii" aku makin terpesona


"sesama manusia harus saling perhatian" ucap kak erlan sambil tersenyum


"helleh preet" ucap Hani tiba tiba


aku dan kak erlan menoleh kearah Hani..


"preet??" kak erlan menautkan alisnya


"iya lah, kalo kak erlan itu gak sesama manusia tapi hanya ke Nara perhatiannya" Hhahahaha


"ciyeee" Hahahha silfi ikut ikutan


kak erlan salting begitupula denganku, punya teman gini banget suka bener bikin orang salting..


"kakak pulang dulu ya, daahh"


"eh kak, kak Kevinnya mana??"


"bentar lagi ada urusan, tunggu aja di parkiran" teriknya sambil berlari


apa aku pulang dulu aja ya?? males pulang sama sii Patung,


"hayoooo pasti lagi bayangin kan pulang bareng kak Kevin??" goda Hani


"ih gak, aku malah berencana pulang sendiri malas pulang bareng kak kevin" ucapku


"ayo Nara kita pulang !! " seru kak kevin


Deg !!


Suaranya bikin aku meleleh, aku Hani dan juga silfi menoleh kebelakang..


*****

__ADS_1


__ADS_2