Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 19


__ADS_3

Hani dan aku saling bertatapan, kak erlan memberikan tissue kepadaku, Hani melonggo melihat wajah tampan kak erlan..


"makasih kak" ucapku


"iya Nara, nih aku berikan salah buah untuk kamu, makan nasi sedikit saja, semangat dietnya" seru kak erlan


"iya kak, trimakasih" senyumku


kak erlan berlalu meninggalkan aku dan juga Hani ia masih bengong melihat erlan, kuusap wajah Hani..


"mengganggu pemandangan saja kamu Nara"


"ingat Doni"


"kalo liat wajah tampan kak erlan hilang seketika Doni di pikiranku" seru Hani


"aisshh" menepuk jidatku


aku kembali berlari kecil menuju halaman sekolah, di sana sudah rame dengan anak anak, di karenakan hari Minggu jadi hanya ada siswa yang mengikuti persami..


"Nara !! " teriak Hani


"apa sii Han?? ngagetin aja" kesalku


"ini hari Minggu Bu kantin mana mungkin buka"


"kenapa kita gak kepikiran tadi, yaudah sana beli sarapan dulu, masih ada waktu"


"kamu gak mau nitip??"


"gak, aku lagi konsisten dengan dietku"


"baiklah, aku cari sarapan dulu yes"


"iya, aku tunggu kamu di sini"


Hani berlari menuju pintu gerbang sekolah, aku berjalan menuju lapangan basket, meminum air mineral terlebih dahulu sebelum memutari lapangan basket..


lapar??


jangan ditanya biasanya aku sudah makan menghabiskan banyak nasi dan juga lauk pauk, ngemil, belum lagi kalo udah sampai sekolah makan bakso,mie ayam, mie telur setiap harinya..


aku mulai memutari lapangan basket putaran pertama sangat menguras tenaga, keringat seperti embun membasahi wajahku..


saat mau putaran kedua kakiku sudah sangat berat untuk melangkah, aku duduk sejenak memilih yang tidak tersinar matahari..


priit priit priiit..


waktunya berkumpul keaula kuusap keringatku yang bercucuran, melangkahkan kakiku,


"eeeh gajah bengkak sendiri saja"


"mana temanmu yang setia itu"


"heran sama Hani apa yang membuatnya begitu menyukai Nara"


"entah??"


aku tidak menggubrisnya tidak penting, Hani berlari kearahku membawakan buah pisang untukku..


"nih, untuk sarapan" Hani memberikan aku pisang


"makasih Han"


"sama sama, buruan di makan abis"

__ADS_1


memakan pisang sampai habis membuang kulitnya ketempat sampah, aku dan Hani berbaris mendengarkan penjelasan kak Kevin yang akan di laksanakan pagi ini..


mulai dengan gerakan pemanasan senam, selanjutnya semua senam, aku sangat semangat yang biasanya tidak pernah senang kalo senam seperti ini..


"wiiihhh, semangat amat kamu gajah bengkak"


aku hanya meliriknya sekilas yang terpenting semangat untuk dietku jangan dengarkan omongan orang lain..


"hahahhaha, lihat itu Nara lemaknya ikut bergoyang"


"sangat kepedean sekali"


"ahahahha awas gempa" hahahha


aku tetap fokus senam, di cuekin ucapan mereka, toh beberapa bulan kedepan tubuhku udah mulai kurusan..


ya aku mulai kepedean ya harus pede untukku lebih semangat dietnya, biar diam mulut mereka yang suka menghinaku..


"Oke, setelah ini kita lomba lari" seru kak Kevin


aku ternganga, lari?? emang aku bisa?? aku gak pernah lari kencang, baru saja tadi pagi aku mencoba berlari kecil kecilan..


"Nara kamu gak usah ikut??" seru Hani


"iya Nara, kamu gak usah ikut nanti bisa bisa jalannya retak" hahahhha


"coba bayangkan kalo gajah bengkak lari bisa bisa semua terpental" hahahhaha


"bisa bisa pingsan" hahhahha


"cukup kalian menghinaku !! meremehkanku !!"


aku melihat mereka dengan wajah sinisku, aku sangat geram sekali benar benar geram..


"Hahahhaha hahhahaha" semua menertawakanku


kalau aku pantas, ingin aku menangis mengatakan kepada mamah kalau temanku jahat, seperti dulu waktu aku tk kalau di bully teman teman suka bilang ke mamah..


"kamu yakin nara?? mau ikut lomba lari ini??" ucap Hani


"iya Han, supaya mereka tidak menghinaku"


"tapi kamu belum pernah ikut lari" khawatir Hani


"udah gak papa, aku bisa Han"


"yasudah" tersenyum kearahku


pertandinganpun di mulai, semua murid mengikuti lomba lari tersebut saat giliran Adit berlari dia begitu mempesona, seketika aku sadar kembali Adit tidak menyukai diriku yang gendut ini..


"Nara abis ini giliran kamu, semangat ya" seru Hani


"oke Han"


"tadi aku gimana saat berlari??" tanya Hani meringis


"keren kamu Han,"


"Hani" Sombongnya


mulai giliranku, aku menoleh ke arah para juri tidak sengaja aku melihat kak erlan sedang memandangku ia mengelengkan kepalanya..


mungkin dia ingin mengatakan bahwa aku jangan melakukan hall ini, kak Kevin datang dari tubuh kak erlan dia tersenyum kearahku tanganya menyemangatiku..


kak Kevin?? menyemangati aku?? aaah tidak paling dia menyemangati lawanku, mana mungkin dia tersenyum menyemangati aku..

__ADS_1


"semua udah siap??" seru juri


"siap"


saat aku berlari lawanku sudah maju semua,.kakiku nampak sangat berat untuk aku langkahkan untuk berlari..


"Hahahhaha Hahahhaha Hahahha" semua menertawakanku


"Nara kamu kek gajah tapi langkahmu persis siput" ejek Veronika sangat jelas sekali


"Hahahhaha, lihatlah gelembir di tubuhnya terlihat sangat lucu sekali waktu dia berlari"


"ini sangat memalukan"


"seksi enggak jijik iya"


"Hahahahha hahhahha Hahahha"


sakit ..


hatiku sangat sakit, aku tertinggal jauh di tambah hinaan mereka, mamah aku ingin pulang..


aku hanya bisa menangis sambil tetap berlari sampai garis finis, Hani sudah berada di garis finis ia terus menyemangati aku..


saat aku sudah mau memasuki garis finis, Adit berteriak di sampingku suaranya sangat jelas sekali karena aku berjalan tidak lari berlari..


"maksa banget" sinis Adit


aku tidak menggubrisnya, Veronika datang di samping Hani cekikikan melihatku..


"mau nunjukin ke aku kalo kamu itu seksi kalo berlari, nyatanya kamu sangat menjijikkan Nara" ejek Veronika


"Hahahhaha"


aku Langsung berlari menangis sesegukan, Hani mengejarku tapi ada suara peluit, Hani tidak lagi mengejarku, aku duduk di bawah pohon rindang samping sekolah..


apa aku salah dengan tubuhku yang seperti ini?? akupun lagi berusaha untuk diet menurunkan berat badanku..


"jangan menangis" ucap seseorang di sampingku


aku menoleh kesumber suara


"kak Kevin" kagetku ku usap air mataku


"kamu tadi keren menurutku" ucapnya


aku terdiam gak tau harus menjawab apa?? seketika jantungku berdetak kencang, kak Kevin membuat jantung ini gak aman..


kak Kevin berlalu meninggalkan aku, tak terasa bibirku tersenyum, melihat tubuh kak Kevin dari belakang..


Dorr !!


"kak erlan" kagetku


"jangan dengarkan omongan mereka, fokus saja kedietnya, tunjukkan kalau kamu bisa Nara" ucap kak erlan


Damai sekali hatiku setiap kak erlan berbicara kepadaku, aku sangat nyaman jika dekat denganya dan jantung ini aman gak seperti saat melihat kak Kevin atau berdekatan dengannya bahkan hanya mendengar suaranya mampu membuatku sangat bahagia..


"tapi kak erlan mereka sangat menyakiti hatiku"


"aku tau itu, semangat !! kamu pasti bisa Nara" kak erlan menyemangatiku


aku sangat bersyukur di kelilingi cowok tampan, yang lainya saja berlomba lomba untuk mengambil hati dua pria tampan di sekolah..


********

__ADS_1


__ADS_2