Aku Yang Gemuk

Aku Yang Gemuk
Bab 85


__ADS_3

Mamah tersenyum kearaku..


"benarkah??" tanya mamah lagi yang membuatku malu


"iya Tante, tapi anak Tante gak menerima pesanan saya Tante"


"apa !!" mamah menatapku dengan pandangan yang sangat horor


"bu-bukan begitu mah tapi kan kata papah aku gak bo....."


"Nara emang suka gitu nak, maafin anak Tante ya nak tampan"


"gak papah tante, aku tulus mencintai anak Tante meskipun ketulusan ini gak pernah dianggap oleh Nara" kak erlan memasang wajah sedih


"kak erlan !! yang bener dong kalo ngomong" kesalku


"Nara kok kamu gitu, oh iya nama kamu siapa nak??" tanya mamah


"erlan Tante"


"yang tadi nyanyi itu??" senyum mamah


Aku semakin di bikin kesal saja dengan kak erlan, apaan coba seperti itu sama mamah,berkali kali aku mengepalkan tanganku mengarahkan kearah kak erlan..


"iya Tante, itu lagi untuk anak Tante"


mamah melihatku,


"apa mah??" meringisku


"apa apa, minta maaf sama nak erlan"


"loh untuk apa??"


Dreet dreet dreet..


Ponsel mamah berbunyi, segera mamah mengangkatnya..


Mamah [ Hallo ]


Kariawan mamah [ udah di tunggu bu ]


Mamah [ segera kesana ]


Mamah mematikan panggilan teleponnya, menaruhnya kembali kedalam tas..


"nah, daripada kamu pulang naik taxi,lebih baik pulang bareng nak erlan, gak papa kan nak??" tanya mamah


"iya Tante siap" girang kak erlan


"gak mau mah ikut mamah" ucapku melirik kearah kak erlan


"kayanya tadi gak mau, udah ya nak mamah udah di tungguin, Tante nitip Nara ya nak erlan"


"oke Tante,siap laksanakan" Semangat kak erlan


Mamah masuk kedalam mobil, aku memasang wajah Malasku, mobil mamah melaju kini tinggal aku dan juga kak erlan..


"jelek amat kalo manyun" seru kak erlan


"biarin" ketusku


Kak erlan memegang erat tanganku ia mengajakku kembali masuk kedalam gedung,aku mencoba berontak tetap aja kekuatanku gak sebanding dengan kekuatan kak erlan..


"kenapa kamu ajak aku masuk lagi kak??" tanyaku


"karena kamu masih memakai kalung pemberianku,,padahal selama ini kamu milik Kevin"


"idih sok tau" kesalku


"emang gitu kan kenyataanya" senyum manis kak erlaan


"kenapa sii sekarang kamu datang dan sangat menyebalkan"


"bukankah kamu senang aku kembali??" ucapnya yang membuatku berhenti berjalan

__ADS_1


"kenapa berhenti"


"apa maksud kamu kak??"


"gak ada maksud apa apa, udah ayo masuk aku akan memberi pelajaran ke Kevin"


"gak mau kak !! gak usah bawa bawa aku"


Kak erlan tidak mengubris perkataan aku,kak erlan tetap saja mengandeng tanganku saat berada di tengah tengah para tamu undangan seketika kak erlan berjalan dengan gaya coolnya..


"tenyata kamu di sini, kita cari dari tadi juga"


"maaf"


"ayo kita foto bersama" ucap teman teman kak erlan


Kak erlan menatapku, ku gelengkan kepalaku gak mau banget kalo foto bersama kak Kevin dan vinka..


"loh, bukanya kamu mantannya Kevin??"


"iya" senyum kecutku


"udah gak waras Kevin, perempuan secantik kamu di tinggal, mau dong sama aku"


ehem !!


Kak erlan berdehem, temannya pada diam tidak Berani lagi menggodaku


"gak ada yang boleh mendekati perempuan ini,,dia milikku" pede kak erlan


"dasar kepedean" lirihku


Kak erlan mengedipkan sebelah matanya, kak erlan bener bener aneh apa dia di sana kerasukan jin genit lagi ya??


kamipun menghampiri kak Kevin dan juga Vinka,.vinka nampak sangat cemburu melihatku..


"selamat ya vin, semoga segera ke pelaminan" ucap kak erlan


"doa yang tak ingin aku inginkan" ketus kak Kevin


"kenapa??" senyum ledek kak erlan


membulatkan kedua mataku mendengar apa yang di katakan kak Kevin, Berani sekali dia berkata seperti itu..


"hahahaha, jangan bermimpi kamu kevin !! Nara Sebentar lagi akan menjadi memilikku"


"jangan berani kamu mencoba merebut Nara dari aku !! "


"jangan egois kamu !! " sentak kak erlan


"Nara hanya milikku" kekeh kak Kevin


"Oo, gak kapok aku buat kamu sampai masuk rumah sakit hah !! " kata kak erlan yang mulai emosi


ku tarik lengannya,


"mau pulang"


"oke" ucap kak erlan mengelus lembut tanganku


Kak Kevin sangat cemburu,wajahnya merah padam menahan amarahnya,


"ayo kak" manjaku


Aku emang sengaja Manas mansin kak Kevin,dia paling suka kalo aku manja dan ngeyel..


"nunggu foto sebentar ya??"


"gak mau kak, ayo !! " renggekku


"bisa gak biasa saja" sinis vinka


Aku hanya menatapnya malas banget ngadepin orang seperti vinka, akhirnya kitapun foto bersama aku sengaja berdekatan dengan kak Kevin supaya vinka panas..


"eh, minggir sana genit banget sama tunangan orang" sentak vinka

__ADS_1


kak erlan Langsung menghampiri vinka dengan wajah tampannya,


"ngaca dulu sebelum ngomong" sinis kak erlan


kak erlan menggandeng tanganku, berjalan keluar dari gedung aku masih sedih, kak erlan berdiri di depanku..


"utututu, jelek banget nih cewek" mencubit gemas kedua pipiku


"mau pulang" manyunku


"oke ayok"


Kak erlan membuka pintu mobil untukku, mobil kak erlan melaju dengan kecepatan sedang membelah jalanan yang cukup rame..


"Nara" lirih kak erlan


"apa !! " ketusku


"maafkan aku !! "


"gak !! "


"kenapa??"


"kenapa kak erlan gak jujur, kenapa kak erlan harus ninggalin aku !! Aku sangat membenci kamu kak !! "


"aku gak meninggalkan kamu"


"maksudnya??"


"selama ini aku selalu mengawasi kamu"


"bohong !! "


"dengar Nara aku sangat mencintai kamu, aku tidak bisa melupakan kamu !! kangen yang sangat menyakitkan untukku, aku memutuskan untuk pulang ke indo"


aku hanya terdiam masih kesal,,


"nara please"


"apa kak??"


"jangan giniin aku seperti ini"


"aku masih gak ngerti dengan semua ini kak"


"aku tau semua salahku, aku cuman gak mau kamu terpuruk lebih dalam gara gara kevin"


Air mataku menetes,


"kak Kevin sangat jahat !! aku membencinya!! lemah banget jadi cowok gak mau berjuang untukku"


"itu tandanya kamu bukan jodoh kevin, tapi kamu jodohku" kekeh kak erlan


"idih, pede"


"aku sangat bahagia sekali melihatmu putus sama kevin"


"Oo jadi kak erlan bahagia melihat aku di sakiti sama kak Kevin !! Iya !! Iya kak !! " kesalku


"aish salah lagi nih mulut"


Aku merebahkan tubuhku, menatap kaca jendela mobil sebenarnya aku sangat bahagia kak erlan hadir lagi dalam hidupku..


sesampainya di depan gerbang rumahku, kak erlan tak berkedip saat melihatku


"ada apa kak??" tanyaku penasaran


"kamu sangat cantik Nara"


"gombal"


"serius Nara, biasanya aku hanya bisa memandangi kamu dai kejauhan sekarang aku bisa menatapmu sedekat ini, maaf jika kedatangan aku tiba tiba yang membuatku terkejut,,jangan merasa sendiri masih banyak orang yang menyukai kamu"


aku tersenyum menganggukkan kepalaku, kak erlan mengusap sisa air mataku,

__ADS_1


"jangan menangis Kevin si*l*n itu, sekarang waktunya kamu bahagia bersamaku Nara" ucap kak erlan yang begitu lembut dan menenangkan perasaanku


******


__ADS_2