AMNESIA BRINGS LOVE

AMNESIA BRINGS LOVE
Wow amazing


__ADS_3

"Ta-tapi Mister." kataku yang tentu saja Aku merasa gimana gitu, membayangkan duduk di atas pangkuan Mr. Alva kok geli sendiri ya, tapi Mr. Alva langsung menarik tangan ku untuk segera mendekat kepadanya..


"Eh eh eh Mister! Mister mau apa toh!" kataku sambil tarik ulur tangan, Aku tuh gugup banget, beneran! Duhh si Mister ini selalu saja membuatku spot jantung saja, tuh kan jantung ku udah berdegup kencang banget nih.


"Sesuai yang Aku ucapkan tadi, Aku akan menghukum mu karena kamu belum menyelesaikan tugasmu dengan baik." Mr. Alva menarik tangan ku dengan kuat, spontan Aku langsung terjatuh dan duduk di pangkuan suamiku sendiri.


"Awwwww ... Mister!" Aku sekarang berada dalam posisi duduk menyamping, sementara Mr. Alva terlihat melingkarkan tangannya pada pinggang ramping ku, tentu saja Aku tidak bisa pergi kemana-mana. Aku berusaha melepaskan diri dari dekapan suamiku, hmm rasanya percuma saja, Aku sendiri sudah merasakan cenut-cenut yang mulai menjalar.

__ADS_1


Tatapan mata kami begitu dekat, hidung kami saling bersentuhan, untung saja Aku berhidung sedikit mancung, coba Aku hidungnya pesek, pasti Mr. Alva udah nyentuh bibirku terlebih dulu.


Dia belai pipiku yang mulus ini, nggak glowing sih, tapi pipiku terlihat bersih tanpa jerawat karena Aku sering sekali pakai masker bengkoang, iya Aku suka sekali perawatan tradisional, maklum Aku dari Desa, jadi nggak tahu apa itu skincare dan perawatan ala-ala jaman sekarang, Aku selalu memakai bahan-bahan alami untuk membuat wajahku halus dan sehat.


Wajah saja Aku rawat, dan tentunya Aku lakukan itu untuk membuat suamiku bahagia dan ndak bosan jika memandangi ku, Aku sadar betul suamiku adalah makhluk visual, dia menyukai keindahan pada diri wanita, jadi Aku sebisa mungkin membuat Suamiku senang, tak perduli dia pura-pura amnesia kek, pura-pura lupa kek. Toh nyatanya Mr. Alva udah tergila-gila banget sama Aku, dan dia juga udah sayang banget sama Evan anak kami. Tak biarin terserah dia, karena Aku yakin jika Mr. Alva tidak akan pernah meninggalkan Aku lagi.


"Hmm ... Mister!" ucap ku lirih hampir tak bersuara alias mendesaah. Dia pun mulai mencumbu leher jenjang ini, aduh piye ini Aku malah nggak bisa berhenti menggigit bibir ini, rasanya tuh geli-geli gimana gitu, tapi Aku suka sekali, Aku biarkan dia bebas menikmati nya, hingga tak terasa Mas Tejo mulai membuka kancing bajuku satu persatu, herannya kok Aku ndak sadar sih saat Mas Tejo membuka kancing bajuku, saking pinter nya dia membuatku lupa segalanya, hingga tak terasa semua kancing baju cleaning servis ku terlepas.

__ADS_1


Kini kelima kancing baju seragam ku sudah terlepas dan tentu nya memperlihatkan bagian dalam tubuh ku yang sangat disukainya, dua buah pepaya yang menggantung dan terlindung oleh penutup berwarna merah maroon. Mr. Alva mulai mengeksplorasi daerah itu, dia buka seragam ku, meskipun tidak seluruhnya terlepas, tapi dia cukup bebas bergerilya di sana, mengeluarkan isi dalam cup bra berwarna merah maroon itu.


"Wow amazing, it's very-very beautiful!" entahlah apa itu artinya, yang jelas kata-kata itu keluar dari mulut Mas Tejo sembari menciumi daerah di antara dua gundukan yang sudah Ia keluarkan dari cup nya itu.


"Ahhhhh ... Mister!" begitulah kira-kira desaahan ku, mau gimana lagi Aku udah ndak bisa menahannya, rasanya tuh geli-geli gimana gitu.


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2