AMNESIA BRINGS LOVE

AMNESIA BRINGS LOVE
Pemain pro


__ADS_3

Rini terlihat mulai berpikir tentang apa yang Aku katakan padanya, Aku pun terus memberikan semangat kepada nya, Rini gadis yang baik, Ia pantas mendapatkan seorang pria yang baik pula seperti Pak Giman.


"Sudah Rin! Nggak usah berpikir terlalu lama, nggak baik anak gadis berlama-lama sendiri, lagipula Aku lihat kamu dan Pak Giman sudah sangat dekat, kalian pacaran, ya?" Aku berkata demikian berusaha menebak apa yang aku lihat saat Rini bersama Pak Giman.


"Emm ... sebenarnya Pak Giman udah pernah ngajak nikah sih Mbak, entahlah Mbak Nur hubungan kami nggak jelas, soalnya Aku masih takut Mbak Nur! Aku belum bisa menerima cinta Pak Giman, apa ya? Ya itu tadi Aku masih takut untuk menikah Mbak, beneran!" sahut Rini sembari memainkan ujung kemejanya.


Aku pun mendekati sepupuku itu dan terus berusaha meyakinkan dirinya bahwa pernikahan tidak perlu ditakuti.


"Rin! Sampai kapan kamu menolak Pak Giman, jangan kelamaan bahaya tahu nggak, takutnya ada pihak ketiga yang akan menggoda kalian, yaitu setan!" seketika Rini terperanjat saat Aku mengatakan setan.

__ADS_1


"Apa Mbak, setan? Kok bisa setan jadi pihak ketiga, jadi setan nya termasuk Pelakor dong, hehehe!" jawabnya dengan segala kepolosan Rini.


"Duh Gusti! Yo ndak gitu juga Rin, maksud ku di antara kalian berdua itu adalah setan maksud nya adalah jika kalian hanya berdua saja tentunya ada setan ditengah-tengah, yang akan menggoda kalian untuk melakukan sesuatu yang melanggar norma, seperti berbuat mesum dan lain sebagainya." kataku sembari menjelaskan bak seorang guru kepada muridnya.


"Owalah pantesan aja Mbak, emang sih kalau sedang berduaan itu sangat mengasyikkan sampai lupa waktu dan lupa segalanya, eh tahu-tahu kita berdua bibirnya pada nempel gitu Mbak, kandang kala tangan ini merabanya kemana-mana, sampai-sampai Aku pernah nyentuh sesuatu yang kenyal-kenyal gitu apa yo Mbak, hehehe." balas Rini yang tentu saja membuat ku melototkan mata ini, ternyata Rini sudah saling berciuman, Astaga! Rini ternyata kamu adalah pemain pro.


"Apa? Aduh Rini ... Embak nggak nyangka kamu udah sejauh itu, yang mulai duluan siapa, kamu atau Pak Giman?" tanyaku menyelidik.


"Aduh Rini, ya salah banget lah. Udah ya mendingan kamu dan Pak Giman secepatnya halalin biar nggak takut jika sewaktu-waktu si setan itu datang mengganggu, hubungan kalian bisa sah dan tidak akan berdosa." kataku sembari berjalan mondar-mandir di depan Rini. Sementara Rini tanpak mengikuti kemana aku pergi.

__ADS_1


Tiba-tiba saja Rini mengatakan sesuatu yang cukup membuat ku ingin tertawa dan juga marah.


"Itu berarti antara Mbak Nur dan Mr. Alva ada setan dong diantara kalian berdua, buktinya kalian berdua selalu lengket dan semakin intim, iya toh, Mbak?" tanyanya padaku.


Aku pun menghadap ke arah wajah Rini yang terlihat tanpa dosa itu.


"Kalau antara Aku dan Mas Tejo ndak ada setan Rin! Itu murni hasrat kami berdua, dan itu sah-sah saja diantara kami, justru itu wajib dilakukan, kalau tidak justru kita yang akan berdosa, mengerti!''


Setelah mendengar pencerahan dariku, Rini pun semakin yakin untuk menikah dengan Pak Giman.

__ADS_1


"Waahh asyik dong, Mbak! Kalau begitu Aku juga mau dong kayak gitu, biar nggak dosa sama Gusti Pangeran, hmm iya deh Mbak Aku sekarang lebih semangat untuk menikah dengan Pak Giman, doakan saja yo Mbak, mudah-mudahan buaya nya Pak Giman ndak menakutkan." balas Rini.


...BERSAMBUNG ...


__ADS_2