Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 101. BONEKS 1( Bonus Ekstra )


__ADS_3

5 tahun kemudian....


Agung dan karina baru saja keluar dari penjara, setelah 5 tahun lamanya mendekam di penjara, akhirnya keduanya terbebas, setelah sekian lamanya di penjara membuat keduanya merasa asing saat melihat asal kota kelahirannya itu.


Akibat dari perbuatannya di masa lalu yang ingin melenyapkan putri kandung nya sendiri dan sudah dibayar tunai oleh keduanya, dan selama mendekam di penjara, baik karina maupun agung telah sama - sama berubah, keduanya sudah banyak berubah, serta mendapatkan hikmah dari kejadian di masa lampau.


Karena sakit hati pada anak kandungnya sendiri, membuat agung gelap mata, sehingga tidak bisa berfikir jernih, apalagi saat itu agung tak bisa menerima kenyataan pahit kematian istrinya setelah melahirkan putri keduanya yang bernama sarah maulina, cinta yang begitu kuat pada istrinya, membuat agung membenci putrinya sendiri. karena alasan itu juga yang membuat agung begitu membenci sarah, agung merasa sarah lah jadi penyebab kematian istrinya, dan menganggap sarah sebagai pembawa sial dalam kehidupannya dan juga kehidupan istrinya, karena sarah lah agung harus terpisah dari istri tercintanya.


Agung salah besar karena telah berfikiran buruk terhadap anaknya sendiri, padahal jika sarah bisa memilih maka sarah lebih memilih untuk tidak dilahirkan ke dunia ini, jika kehadiran membuat agung begitu membenci dirinya.


Bahkan agung melupakan bahwa kematian seseorang itu sudah ditakdirkan, dan sudah di tentukan waktunya, bahkan tidak ada satu orangpun yang akan tau, kapan kita akan mati, agung sudah mendahului sang pencipta, bahwa dia lupa masih ada sang pencipta yang mengatur semua kehidupan ini.


Selama mendekam di penjara, agung jauh berubah menjadi lebih baik lagi, begitupun dengan karina, keduanya ingin memperbaiki hidupnya sekali lagi.


Sekarang, semua sudah berlalu. Musim demi musim berhasil agung dan karina lalui tanpa sedikit pun merasa terbebani. Dia juga sudah pasrah, jika perusahaannya sudah lama bangkrut karena tidak ada yang mengurusinya semenjak agung mendekam di penjara Sampai di suatu titik, dia tahu dia tidak lagi terhubung dengan dunia luar, karena orang-orang yang ia kenal di luar sana telah melupakannya.


Kini, setelah bebas, Agung dan Karina tidak tahu akan pergi kemana, dia juga tak tahu bagaimana nasib mansion mewah yang sudah lama di tinggalkannya, mungkin sudah di sita oleh bank, pikir agung.


Semuanya sudah berlalu agung berniat akan melupakan semuanya, dan kembali memulai kehidupan yang baru, menata diri kembali seperti terlahir kedunia ini.


********


Sementara Agung dan Karina berdiri diluar LAPAS, yang mana tempat itulah dulunya menjadi tempat masa pidananya selama 5 tahun lama nya.


"Akhirnya pah, kita terbebas dari tempat ini" ujar Karina senang.


"Heem" Agung hanya mengangguk mendengarkan perkataan Karina tadi


Agung merasa kota kelahirannya itu sudah banyak berubah semenjak 5 tahun terakhir ini. dia seperti asing dengan kota kelahirannya sendiri.


"Ayo!, kita pergi dari sini" ajak Agung pada putrinya, lalu memakai tas ranselnya kebelakang punggung nya, terlihat agung ragu untuk melangkah kan kakinya meninggalkan lapas itu, dan akhirnya agung meyakinkan hatinya.


"Iya" singkat Karina.


Keduanya melangkah dengan perlahan secara bersamaan dengan membawa tas ransel miliknya yang hanya berisi beberapa potong pakaian di dalamnya.


Namun......


Tiba - tiba langkah keduanya terhenti, saat mobil sport bewarna merah berhenti tepat di hadapan keduanya.


Membuat keduanya saling pandang

__ADS_1


Keduanya masih berdiri diam di tempatnya, sambil menunggu sang pemilik mobil sport itu keluar menampakan batang hidungnya.


Tak lama, pintu samping mobil terbuka, dan pemilik mobil tersebut turun dari sana, dengan kacamata hitamnya yang bertengger di hidungnya.


Agung dan Karina kembali saling pandang, karena merasa tak mengenali perempuan cantik di hadapannya ini,


Sementara perempuan cantik itu tersenyum pada keduanya, lalu mendekatinya dan berdiri di hadapan Agung dan juga Karina.


Perlahan wanita cantik itu membuka kaca matanya.


"Papa..." panggilnya lembut, membuat Agung dan Karina langsung bisa menebaknya bahwa yang ada di hadapannya saat ini adalah Sarah, tapi penampilan Sarah sudah jauh berbeda, bahkan sangat cantik untuk sekarang ini.


Ya gadis cantik itu adalah Sarah.


"Papa...." panggilnya Sarah sekali lagi.


"I iya..." Jawan Agung terbata. Sambil memperhatikan Sarah dari atas sampai bawah.


"Selamat atas kebebasan untuk papa dan juga untuk kak karina" Ucap Sarah tersenyum.


Sementara Karina masih saja memandang tidak suka pada wanita di hadapannya, entah mengapa ,mungkin karena sudah tersaingi olehnya.


Seketika senyuman manis Sarah langsung menghilang dari bibirnya.


Sarah pikir papanya sudah berubah , ternyata masih sama saja seperti dulu.


"Untuk menjemput Papa" Kata Sarah lagi berusaha untuk tidak ambil hati atas ucapan papanya tadi.


"Tidak perlu, kami bisa mencari taksi sendiri" tolak agung.


"Ayo..!!!" ajaknya lagi pada karina untuk melanjutkan perjalanan yang tertunda karena kedatangan Sarah.


Agung dan Karina melewati Sarah begitu saja, tak memperdulikan Sarah yang berdiri membelakangi mereka.


"Tak bisakah?, Papa menyayangiku?" Tanya Sarah yang berhasil membuat langkah agung dan karina terhenti.


Sarah membalikkan tubuhnya menatap dua orang yang berdiri membelakanginya.


Agung menghela nafasnya, rasa nya saat ini agung tak memilik wajah lagi jika harus bertemu kembali dengan Sarah, perbuatannya padanya sudah melewati batas, agung tak ingin kembali menambah dosanya pada putri bungsunya itu.


Melihat keduanya diam saja, kembali Sarah berbicara.

__ADS_1


"Bisakah kita memperbaiki hubungan ini pah?, memulainya kembali dari awal" Ucap Sarah.


Agung menoleh kebelakang menatap Sarah Sementara Karina juga ikut menoleh kebelakang


"Kau tidak membenciku?" Tanya Agung.


"Tidak"


"kenapa?,bahkan aku sudah ingin membunuhmu"


Untuk sesaat Sarah diam


"Karena aku sayang Papa..."


Deg


Hati agung bergetar saat Sarah mengatakan sayang padanya, bagaiman bisa dia mencoba untuk membunuh putrinya sendiri sedangkan putrinya sangat menyayangi dirinya.


Agung merasa tak pantas mendapatkan maaf dari Sarah, agung akan menebus semua kekesalannya pada putrinya itu.


"Tapi aku, tidak sayang padamu" Ucap agung datar.


"Tapi pa..."


"Sebaiknya kau pergi dari sini!, jangan lagi mencari ku, bukan kah kau sudah bahagia dengan kehidupan mu sekarang ini"


Ucap agung sinis, dia sengaja berkata seperti itu, agar Sarah membenci dirinya.


Sarah menggelengkan kepalanya, dan hendak menjawab tapi dengan cepat di potong agung.


"kami harus pergi.., permisi"


"tunggu pah..!, papa mau kemana?, kembalilah ke..."


Belum sempat menyelesaikan perkataannya sudah di tinggal pergi oleh Agung dan Karina


Bersambung........


yess kita lanjutkan lagii ya ceritanya, jangan lupa dukung karya author, pegel juga ni jari ngetik sepanjang ini, tadi dapat ide ya, malah hilang gitu aja


Dan pelan pelan author bakalan merevisi ulang karya ini, supaya lebih asik membacanya, dan jangan lupa dukung karya author ya. 🤗🤗💪

__ADS_1


__ADS_2