Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 96. Aku Datang


__ADS_3

sementara itu di lain sisi....


Sarah terus berteriak......


"LEPASKAN AKU..!!" Teriak Sarah marah pada kedua orang yang memakai baju hitam.


Sarah duduk di sebuah kursi kayu yang sudah lama tertinggal di gedung tersebut, Kedua tangannya Terikat kebelakang kursi , dan tubuhnya juga di ikat bahkan kakinya juga ikut di ikat, membuat Sarah tak bisa bergerak banyak, hanya bisa menggoyang goyangkan tubuhnya saja.


"Hahahahaaha" kedua orang berbaju hitam itu tertawa bersamaan melihat Sarah marah.


"Sudah lah sayang, tak ada gunanya kau menangis" Ucap Salah satu dari mereka berdua.


"BRENGSEK KALIAN...!!!!!" maki Sarah marah.


"haha, kau tambah manis, kalau sedang marah" Ucap teman nya lagi yang berbaju hitam, lalu mendekati Sarah dan membelai lembut kedua pipi Sarah.


"Manis bukan?" Sahut temannya satu lagi.


"Tentu" Singkatnya.


"Ciihhhh...." Sarah meludah wajah pria berbaju hitam itu, merasa jijik dengan ulahnya.


"Brengsek kau, berani meludahkan wajahku ini, kau terima ini" Katanya Marah lalu mengangkat tangannya ke atas dan menampar wajah Sarah dengan Kuat.


"Aaaaaawwwww" Jerit Sarah kesakitan.

__ADS_1


"Hahahahhahaha" keduanya kembali tertawa melihat Sarah meringis kesakitan.


"Itulah akibatnya kau membuatku marah" Kata lelaki berbaju hitam yang menamparnya.


"heeh... kalian berdua hanya beraninya sama perempuan, gak lebih dari PECUNDANG!!" Kata Sarah sinis dan menekan kata di belakang kalimatnya.


Setelah mengatakan itu, raut kedua wajah lelaki itu berubah kesal mendengar ucapan Sarah.


Namun kedua lelaki itu tak menggubrisnya dan malah meninggalkannya sendirian di sana, melihat hal itu membuat Sarah panik dan di buat geram oleh keduanya.


"Woiii BANGSAT, MAU KEMANA KALIAN!!!, DASAR LEMAH" Teriak Sarah sekuat kuatnya agar mereka mendengar, Sarah begitu kesal dengan kedua lelaki itu.


Sedangkan kedua lelaki itu mendengar teriakan Sarah dari luar.


"Tidak Perlu, sebentar lagi, bos kita akan datang" Ucapnya memberi tahu.


"baiklah"


Setelah itu keduanya tampak duduk di depan pintu gedung tersebut, guna berjaga jaga sampai bos nya datang.


******


Sedangkan Di tempat lain..,


Juna mengepalkan kedua tangannya saat tahu Sarah di culik, akan tetapi Juna merasa lega, ketika orang kepercayaannya berhasil mengikuti Jejak Sarah, ya setelah pulang mengantarkan Sarah, entah mengapa Juna merasa gelisah dan akan merasakan akan terjadi sesuatu, dan menyuruh orang kepercayaannya mengawasi setiap sudut mes Sarah, benar saja ternyata firasatnya tidak Salah.

__ADS_1


Dan Juna sudah melaporkan hal ini kepada ke pihak berwajib, dan Juna akan bekerjasama dengan polisi untuk menangkap penculikan berencana hari ini, dari info yang di dapat, bahwa saat ini anak buahnya tengah menunggu kedatangan bosnya, setelah pelaku penculik sebenarnya keluar, maka Juna akan langsung bergerak cepat, agar mereka semua di tangkap.


Tiba - tiba saja Juna tersentak saat mendengar ponsel nya berbunyi ,Juna merogoh ponsel yang ada di saku celananya, saat melihat nama yang tertera di layar ponselnya, dengan Cepat juna mengangkatnya.


"Halo, Sarah kamu dimana?" Tanyanya di seberang telpon.


"Mas Juna, ini bukan Sarah tapi Maya mas" Jawab Maya di sebrang sana.


"Oh saya kira Sarah," Kata Juna


"Tidak mas, Sarah di culik, tolong Sarah mas" Ucap Maya di seberang sana sangat panik.


"Tenanglah, mas sudah tau, Tante Sonia sudah memberi tahuku " Ucap Juna berbohong, padahal dia sudah jauh lebih dulu mengetahui penculikan Sarah, tapi benar 1 jam lalu buk sonia mengabarinya bahwa Sarah telah di culik.


"Baiklah, tolong selamatkan Sarah mas Juna" Ucap Maya khawatir


"Iya, kau tenang saja, kalau gitu mas tutup dulu telponnya" kata Juna yang langsung mengakhiri panggilannya setelah mendapatkan persetujuan dari Maya.


Kembali ponsel Juna berbunyi, kali ini dengan secepat kilat Juna mengangkatnya.


"Halo bos, mereka sudah datang" setelah itu Juna mengakhiri panggilannya, dan bergegas siap siap meluncur ke lokasi bersama polisi tentunya.


"Tunggu Aku Sarah, Aku datang" Ucap Juna mengepalkan kedua tangannya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2