Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 83. Penasaran


__ADS_3

Melihat pemandangan itu, Juna tersenyum lalu " Sudah, Ayo kita pulang!, acara pelukannya di rumah saja" Juna mengingatkan, dia merasa malu melihat adegan orang tuanya yang menjadi pusat perhatian orang di sana.


Kedua orang tuanya hanya mengangguk, lalu ketiganya berjalan beriringan menuju mobil, setelah masuk, mobil bergerak perlahan meninggalkan bandara.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Tak berapa lama mereka telah sampai di mansion.


Ketiga orang itu turun dari mobil dan memasuki ruang tamu utama, setelah sesampainya di sana, " Mau minum apa pah?" Tanya Elsa pada suaminya yang baru saja mendarat kan pantatnya duduk di sofa bersama Juna.


Darwin menatap istrinya teduh, "kopi saja ma" jawab Darwin lembut.


Baru saja Elsa hendak meninggalkan ruang tamu tersebut, langkahnya terhenti Ucapan Juna.


"Ah mama, Payah.., anaknya gak ditawarin, mentang-mentang sekarang Papa sudah pulang, Juna di lupain" Ucap Juna cemberut yang berhasil menghentikan langkah sang mama.


Sang mama dan darwin menoleh ke arah Juna, kemudian kedua suami istri itu saling pandang satu sama lain, dan......


"Hahahahahahaha" Kedua suami istri itu tertawa bersamaan, merasa lucu dengan tingkah Juna.


"Malah di ketawain, Apaansih gak lucu" Sungut Juna kesal.


"Maaf nak, Mama lupa ada kamu di situ" Kata Elsa yang memang lupa kepada anaknya itu.


"Ah....Payah, begitulah kalau kakanda nya sudah pulang, Juna pasti dilupakan" Sahut Juna masih cemberut, sebenarnya Juna hanya iseng, dia tak begitu kesal, hanya bercanda saja, tapi siapa sangka mama papanya malah menangapi serius pikir Juna, akhirnya melanjutkan sandiwaranya lagi.


"Maafin mama sayang, Ya sudah kamu mau minum apa hem" Elsa membujuk anaknya yang terlihat kesal itu.


Juna tampak berfikir, "Jus jeruk aja ma" Kata Juna akhirnya,

__ADS_1


"Baiklah, tunggu sebentar" jawab Elsa sambil bergegas kebelakang dapur, kali ini Elsa langsung yang turun tangan untuk membuatkan minuman kedua orang tersayangnya itu, Ya, Apalagi suaminya baru pulang dari luar negri, maka Elsa sendiri yang menjamu kedua orang itu dengan penuh kasih sayangnya.


"Bagaimana perkembangan kantor kita nak?" Tanya Darwin tiba - tiba.


"Sangat baik pah, dan aman terkendali" Jawab Juna tanpa Ragu sedikitpun.


"Iya Pah, Tapi anakmu ini suka keluyuran" Kata Elsa yang muncul dari dapur dengan membawa tiga minuman yang berbeda, tentu saja yang satunya lagi untuk dirinya, dan di susul mermaid dibelakang Elsa dengan membawa nampan yang sama dengan Elsa, tapi tentu berbeda yang ia bawa adalah makanan ringan untuk cemilan ketiga majikannya.


Setelah sampai mereka meletakkannya di atas meja yang ada di tengah tengah sofa.


Darwin mengernyitkan keningnya mendengar laporan sang istri, lalu menatap Juna di sampingnya, "Benarkah?" Tanya Darwin tak percaya.


"Hehehe, i-itu ti idak benar Pah" kata Juna tersendat.


" Jadi, maksud kamu, mama lah yang salah" Sahut Elsa tajam pada anaknya.


"E-eh, bukan itu, maksud Juna ma, hanya...."


Juna menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, kenapa bisa serunyam ini pikir Juna.


"Baiklah, mama yang benar" Akhirnya Juna mengalah, akan sulit untuk melawan argumentasi pada sang mamanya, yang dia tau, mamanya lah yang akan jadi pemenangnya.


Darwin hanya menatap istri dan anaknya itu saling bergantian, "Sepertinya ada banyak hal yang sudah terjadi di rumah ini, selama Papa tidak ada" Kata Darwin yang penuh pertanyaan di benaknya.


"Iya pah, Tapi besok saja mama ceritakan, Papakan baru saja sampai, jadi istirahatlah dulu untuk hari ini" Jelas Elsa.


"Ya, kau benar sayang, baiklah, aku akan menunggunya besok, dan ada hal juga yang ingin aku sampaikan pada kalian berdua" Ucap Darwin setuju dengan usulan istrinya.


Pernyataan Darwin membuta kedua orang itu penasaran, belum sempat ingin bertanya Darwin berbicara kembali...

__ADS_1


"Sudah, besok saja di bahas" Darwin mengingatkan.


Elsa baikpun Juna dibuat penasaran olehnya, Namun kedua orang itu tak membatah ucapan Darwin, untuk hari ini Darwin harus beristirahat.


Keduanya terdiam....


Setelah selesai menyeruput kopinya sampai tandas, Darwin bangkit dari duduknya, "Papa ke atas dulu, ingin istirahat sebentar, hari ini cukup sampai disini dulu pembahasan kita" Ucap Darwin dan berlalu meninggalkan keduanya, tiba - tiba langkahnya terhenti..


"Mama ikut" Ucap Elsa ikut bangkit dari duduknya dan menyusul suaminya yang sedang menunggu dirinya di depan tangga yang menghantarkan keduanya ke atas.


Setelah kepergian kedua orang tuanya, tinggallah Juna di sana sendirian, tanpa beranjak sedikitpun dari duduknya, tiba - tiba saja dia menjadi rindu kepada Sarah.


Juna tersenyum mengingatnya.


"sedang apa dirimu bidadari ku" Batin Juna terbayang oleh Sarah.


Bersambung.........


Juna mulai rindu sama Sarah, cie cie 🤭🤭


apa Juna sudah mulai jatuh cinta ke Sarah, atau malah sebaliknya Sarahlah yang jatuh cinta kepada Juna.


Roman romannya Papa Darwin ada sesuatu nih yang tidak di ketahui oleh istri dan anaknya,,,,


Maaf baru update, setelah seharian hujan, membuat jaringan ponsel Othor melelet, jadi kesal sendirian, buka aplikasi noveltoonya super lambat sekali, gak tau kenapa dengan jaringannya,, Jadi baru malam ini bisa update.


~ Happy reading ~


Tetap tungguin yah 🤗🤗🤗

__ADS_1


Jangan lupa kasih Like, Vote, serta dukungan kalian ya,,,,


Makasih manyak manyak bestiku 🤗🤗


__ADS_2