Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 58. Minta Bantuan Part 2


__ADS_3

Sarah dan Maya menoleh ke arah pegawai tersebut dan tampaklah dress yang di bawakan oleh pegawai tersebut.


kemudian keduanya saling pandang satu sama lain...Karena begitu takjub dengan dress yang di pilihkan oleh pegawai toko itu.


" Cantik " Kata Maya menilai dress itu.


" Tapi...., bagian bahunya terbuka, aku pasti tidak akan pede memakainya " Sambung Sarah kurang yakin memakai dress yang akan mengekspos bahu mulusnya.


" Sarah, di antara semua dress yang ada di sini, hanya inilah menurutku yang sopan " Ucap Maya lagi.


Sarah kemudian mendekatkan wajahnya di telinga Maya dan berkata...


" Sopan darimana nya?, bagian bahunya terbuka begitu " Bisik Sarah di telinga Maya.


" Ya udah kalau mau yang sopan, sekalian pakai baju gamis aja Sarah " kata Maya cemberut.


" gak gitu juga kali May " Bantah Sarah.


" Di coba saja dulu mbak, baru akan kelihatan setelah memakainya " kata Pegawai toko itu angkat bicara melihat kebingungan keduanya sambil menyerahkan dress yang ia bawa tadi.


" Iya, dicoba saja dulu Sar " Ujar Maya setuju.


" Baiklah " Jawab Sarah pasrah.


Kemudian Sarah lekas masuk ke ruang ganti untuk mencoba dress itu. tak berapa lama Sarah keluar dari ruang ganti....


Maya takjub melihat Sarah memakai dress itu,


" Aku sih yes " Ucap Maya setelah Sarah keluar dari ruang ganti.


Sarah reflek langsung menarik dress itu ke atas berharap bisa menutupi bahunya yang terekspos dengan sempurna di tambah lagi dengan bahu mulus miliknya.


" Mau di tarik sekuat apapun, dress itu tidak melar mbak" Ucap pegawai itu tersenyum melihat tingkah Sarah.


" Ah payah! " Tambah Maya lagi.


" Aku kan sudah bilang tadi, aku pasti tidak pede memakainya, Karena koleksi baju baju ku tidak ada dress seperti ini " Ungkap Sarah kembali.


" Terus kamu mau nyari yang gimana Sar, kalau tidak mau, ayo kita cari yang lain saja kalau gitu "


Sejujurnya dalam hati Sarah, dia sangat menyukai dress itu, meskipun dress nya simpel tapi tampak elegan saat memakainya.

__ADS_1


" gimana jadi tidak? " Tanya maya menunggu jawaban sahabatnya itu.


Karena merasa Sarah tidak enak hati dengan pegawai tokonya, akhirnya ia putuskan untuk membelinya.


" iya sudah, aku ambil " kata Sarah akhirnya.


" keputusan yang sangat tepat, mbak tidak akan menyesal memilih dress ini " Sambung Pegawai toko itu setuju dengan pilihan Sarah.


" Ya, Kau sangat cocok memakainya Sarah " Maya setuju.


" Baiklah, dress ini harganya berapa mbak? tanya Sarah.


" 185.000 ribu mbak " Jawab pegawai itu menyebutkan harga dress bewarna putih tadi.


Setelah itu Sarah mengeluarkan uang sebesar 200.000 ribu rupiah kepada pegawai itu.


" Mari ikut saya ke kasir mbak " titah pegawai itu dan di ikuti Sarah dan Maya dari belakang.


Sesampainya di kasir, pegawai tersebut menyerahkan kembalian sisa uang Sarah senilai 15.000 ribu rupiah, sambil memasukkan dress tadi ke kantong plastik lalu menyerahkan ke pada Sarah.


" Terima kasih mbak sudah berkunjung di toko kami " kata pegawai itu


*********


Di dalam perjalanan......


Tak terasa sore pun berlalu begitu saja dan matahari sudah mulai terbenam dan sebentar lagi akan magrib sudah ....


Maya mengendarai motornya dengan kecepatan sedang.....


" Janjiannya jam berapa Sar? " tanya Maya yang fokus menatap ke depan mengendarai motornya.


" Jam 8 malam May " Jawab Sarah.


" Sekarang jam Berapa? " Tanya Maya lagi.


" sekarang sudah jam 6 lewat May " Kata Sarah memberi tahu.


" masih ada waktu, kalo kita makan terlebih dahulu gak apa- apakan Sar? "


" Iya May, aku juga sudah lapar dari tadi " Jawab Sarah setuju.

__ADS_1


" Baiklah, kita makan dulu ya "


" Iya "


*********


Setelah selesai makan, Maya dan Sarah melanjutkan perjalanan lagi...


tak terasa waktu berlalu begitu saja, dan sudah pukul 7 malam.


" kita mau kemana May? " Tanya Sarah heran karena tidak menuju jalan pulang.


" katanya mau ketemuan sama Juna "


" Terus? " Ucap Sarah tak mengeri juga.


" Ya ampun Sarah, masak ia kamu ketemuan sama juna gak dandan " jawab Maya merasa gemas melihat Sarah yang tidak mengerti juga.


" Dandan? "


" iya, jadi sebelum itu, kamu harus di make over dulu ,biar matching dengan dress yang kamu pakai saat bertemu juna nanti " Sambung Maya menjelaskan ke pada Sarah.


" Apa itu harus ?" Tanya Sarah polos.


" Ya elah Sarah, ya iyalah... kamu mau ketemuan sama juna dengan wajah kusam begitu " ledek Maya


" iss, enak aja bilang kusam " protes Sarah.


" Kenyataannya kok, kamu mau nanti jadi omongan orang saat jalan sama juna nanti, aku jamin pasti banyak yang cemoohin kamu Sar " Potong Maya.


" sadis bener bicara nya may sama sahabat sendiri " jawab Sarah cemberut.


" aku tu cuman kasih tau ke kamu, aku gak mau sahabatku yang paling baik ini di permalukan nanti, niatku itu baik lo bep " jelas Maya agar Sarah tidak salah paham terhadap dirinya.


Sarah tidak menjawabnya langsung, hati kecil Sarah berkata setuju dengan sahabatnya, namun Karena Sarah jengkel mendengar Maya mengatakan wajahnya kusam, ia engan menjawab perkataan Maya tadi. jiaaah Sarah merajuk dah.


Tanpa menunggu jawaban Sarah, Maya langsung saja membelokkan motornya ke arah Salon kecantikan. lalu Maya memarkirkan motornya dan mau tak mau Sarah turun. setelah berhasil memarkirkan motornya, Maya dan Sarah masuk ke dalam Salon.


Ponsel Sarah tiba - tiba Saja berbunyi menandakan bahwa ada pesan masuk, rupanya dari Juna....


Bersambung.........

__ADS_1


__ADS_2