
Tak berapa lama mereka tiba di kediaman bibik Maya.....
Setelah selesai memarkirkan motornya di damping rumah, keduanya berjalan beriringan masuk kedalam rumah.
"Assalamualaikum" Salam mereka serempak saat sampai di dalam.
"Wa'alaikumsallam" Jawab Sumira dari dapur kemudian lekas pergi ke ruang utama untuk melihat Keponakannya pulang.
"Wah, ternyata ada nak Sarah toh" ucapnya saat sampai di ruang utama.
"iya bik, Sudah lama Sarah gak main kesini, jadi kangen sama bibik" Sambil merentangkan tangannya lalu memeluk bik Sumira.
Sumira membalas pelukan Sarah.
"Nak Sarah apa kabarnya?"
"Seperti yang bibik lihat, Sarah sangat sehat"
"Alhamdulillah, kalau begitu" Jawab Sumira.
"Sarah, Aku mau ke kamar, kau ikut tidak" Ucap Maya memberitahu.
"Aku ikut, bik Sarah ke kamar Maya dulu ya" Pamitnya.
"Ya sudah, pergilah!" Jawab Sumira tulus.
keduanya sampai di kamar Maya...
"Sarah, kau mau mandi tidak?" Tanya Maya saat di kamarnya.
"Iya, mandilah lebih dulu May"
"Baiklah, Aku mandi duluan yah, daaaa" Ucapnya sambil berlalu dan masuk ke kamar mandi.
Kemudian Sarah mendaratkan pantatnya ke sofa milik Sarah.
Sarah sendiri sudah menganggap keluarga itu seperti keluarganya sendiri, dan Sarah begitu dekat dengan bik Sumira, tak heran kalo Sarah merasa mendapatkan kasih sayang sebagai seorang ibu darinya, bik Sumira begitu sayang kepadanya bahkan menganggap Sarah seperti anaknya sendiri. Sarah begitu senang keluarga
__ADS_1
Kleek....
Pintu kamar mandi terbuka, Sarah tersadar dari pikirannya dan menoleh ke arah Maya yang baru saja keluar kamar mandi.
"Kamu mandi dulu gih" Pinta Maya menyuruh Sarah.
Sarah hanya mengangguk kan kepalannya.
Kemudian berdiri dan meraih handuk yang di berikan oleh Maya lalu menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Sedangkan Maya telah selesai memakai pakaiannya, sambil menunggu Sarah, Maya fokus memainkan ponselnya di atas kasur miliknya.
Sudah 20 menit berlalu...
Pintu kamar mandi terbuka dan Sarah keluar dari sana dengan handuk yang terbalut di tubuhnya.
Sekilas Maya menoleh ke arah Sarah, lalu beranjak dari tempatnya menuju lemari pakaiannya, mencarikan baju ganti untuk Sarah.
"Ini, pakailah" Maya menyodorkan di depan Sarah. Lalu Sarah menerimanya dan memakai pakaian yang di berikan Maya.
"Sarah, kau menginap saja disini" Kata Maya.
"Tapi Ma...."
"Sudahlah, kan hanya hari ini saja, lagi pula kau kan sangat jarang tidur disini" Potong Maya cepat, Maya paham betul pasti Sarah ingin menolaknya.
"Baiklah" Ucap Sarah pasrah.
"Yes, gitu dong, sekali- kali" Ucap Maya senang.
"Heem"
Maya melihat jam di tangannya, sudah hampir maghrib.
Tok....tok
tok...tok..
__ADS_1
tiba-tiba pintu di ketuk dari luar.
Saat Maya hendak berdiri membukakan pintu kamarnya akan tetapi di cegah oleh Sarah.
"Biar aku saja May" kata Sarah lalu berdiri dan membukakan pintu itu.
Klekk..
Tampaklah bik Sumira berdiri di depan pintu kamar Maya.
"ternyata bibik, Ayo masuk bik" Kata Sarah mempersilahkan.
Bik Sumira hanya tersenyum kepada Sarah, "Maya di mana Sarah?" Tanyanya.
"Oh di dalam bik, kenapa di luar saja, Ayo masuk bik" Kata Sarah lagi.
"Tidak usah, takutnya menganggu waktu kalian, bibi hanya ingin bertanya, kalian sudah makan apa belum?, Kalau belum kita makan bareng sama paman" ajak Sumira.
Kemudian Sarah menoleh ke arah Maya, "Apa?" Kata Maya.
"Bibikmu mengajak kita makan"
"Aku masih kenyang makan bakso tadi Sar, kalau kau lapar duluan saja" Ucap Maya.
"bibik duluan saja, Sarah dan Maya masih kenyang makan bakso sewaktu pulang kerja tadi" Jelas Sarah
"Ya sudah, kalau lapar,.jangan lupa makan ya, bibik tinggal dulu ya"
"iya"
Kemudian Sarah menatap punggung Bik Sumira yang hilang di pembatasan tembok.
Sarah kembali menutup pintu kamarnya, lalu berjalan ke arah Maya
Dan waktu Maghrib pun telah tiba. mereka berdua menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim. setelah selesai mereka menghabiskan waktu dengan tertawa dan berbagi cerita satu sama lain.
Bersambung......
__ADS_1