Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 97 Penyiksaan


__ADS_3

Akhirnya yang di tunggu pun datang Juga.


Tampak seorang laki - laki paruh baya serta bersama dengan anak gadisnya pun ikut turun keluar dari dalam mobil bewarna hitam .


Lalu melangkah masuk ke sebuah gedung tua itu, dan di sambut hangat oleh kedua anak buahnya.


"Dimana dia?" Ucap lelaki itu pada anak buahnya.


" Di dalam bos" Kata anak buahnya serempak.


Kemudian membukakan pintu itu untuk bosnya, bosnya lalu masuk dan di ikuti oleh anak gadisnya dari belakang.


Sementara Sarah yang menundukkan kepala, langsung mendongakkan kepalanya menghadap ke depan mendengar ada yang masuk ke dalam ruang itu.


Sarah kaget seakan tak percaya dengan orang yang berdiri di hadapannya saat ini.


Orang yang selalu Sarah hormati sebagai orang tuanya, bahkan orang yang tega mengusirnya dari rumah dan orang itu juga yang menculiknya dan.menyekapnnya di sini,


"Pa pa" Ucap Sarah gugup.


"Aku bukan Papamu, kau PAHAM TIDAK!!!" Bentak Agung murka.


"Aku sangat benci padamu" Kata Agung ketus.


"Tapi pah, Apa salahku?, sehingga papa begitu membenci ku" Sela Sarah.


"Bodoh!!.....Masih bertanya, Apa kesalahanmu, itu karena kau sering membuat kami SIAL" Ucap Karina geram dan menjambak rambut Sarah degan kuat.

__ADS_1


"Aawwwwww.....Sakit kak" Sarah Meringis kesakitan.


"Heh.... Dasar pembawa Sial" Ucap Agung Sinis.


"Kau harus di beri pelajaran, karena mu, Aku sudah di permalukan oleh keluarga darwin, sekarang terimalah akibatnya" Ucap Agung menyeringai


"Sebelum kau mati sia - sia,.aku akan menyiksamu terlebih dulu" Kata Agung lagi penuh dengan amarah yang di pendamnya selama ini.


Sarah menggeleng tak percaya dengan apa yang ia lihat dan yang ia dengar.


"Tidakk..!!, Jangan Pah!... Ku mohon Jangan!!" Ucap Sarah mulai terisak.


Dengan geram Agung menampar wajah Sarah.


Plaaakkkkk Sarah kesakitan


"Aawwwww" jerit Sarah merasakan pipinya panas.


"Pah...., sarah mohon, Apapun pasti Sarah lakukan agar papa mau memaafkan Sarah" Ucap Sarah terdengar memilukan.


"Baiklah, kalau kau ingin maaf dariku, maka jalan satu - satunya kau harus mati!!, dan Aku dan Karina akan menyaksikan langsung kematian mu, jadi bersabarlah" Ucap Agung yang sudah gelap Mata.


"HahhhahaHahahahha" Tawa ke empat orang itu bersamaan.


"Ya Allah, bantulah hamba untuk bisa lepas dari orang ini, kirimkan lah bala bantuan untuk hamba yang sudah di dizalimi, Lindungilah hamba Ya Allah, Kalau memang ini jalan cara kematian ku yang sudah engkau tentukan Aku ikhlas Ya Allah, Mas Juna kuharap setelah ini kau akan bisa melupakan diriku Aamiin".Batin Sarah berdoa dan berharap


Sarah hanya bisa menangisi nasibnya Saat ini, sungguh tangisannya begitu memilukan di telinga ke empat orang itu, namun mereka seperti bukan manusia yang tak mempunyai hati, karena sakit hati, dendam dan marah sudah mengelapkan mata, dan juga mereka semua, dan ketika kita marah hendaklah beristighfar agar kita tidak menjadi orang yang lupa diri.

__ADS_1


"baiklah jika itu yang kalian inginkan, Aku akan melakukannya, jika itu bisa membuat kalian Puas dan mau memaafkan ku, semoga saja.Allah mengampuni kalian Semua" Ucap Sarah Pasrah.


"Ciihh......, Jangan bawa - bawa nama tuhan, ini tidak ad hubungannya, hanya ada antara kau dan aku" Ucap Agung sinis menunjuk jari ke wajah Sarah.


"Sekarang lakukan lah, Aku ingin melihat dia kesakitan" Ucap Agung lagi menyeringai kecil.


Agung dan Karina mundur kebelakang,.membiarkan anak buahnya beraksi tanpa harus mengotori tangannya untuk menyiksa Sarah.


Kemudian anak buahnya mendekati Sarah, salah satu di antaranya menyulut kan api rokok, setelah itu di tempelkan pada pergelangan tangan Sarah.


"AAAAAAAAWWWWWW Panaassssss" Teriak Sarah kesakitan, air matanya kembali deras setelah mereda beberapa Saat.


Dan itu tidak sekali yang dilakukan anak buah Agung bahkan berkali kali mencecahkan puntung rokok di kulit Sarah, membuat Sarah menahan panas terbakar di kulitnya sungguh, membuat sekujur tubuhnya bergetar setiap kali menerima serangan itu di kulitnya,


Sedangkan Agung dan Karina yang menyaksikan itu di belakang begitu bahagia dan tertawa di atas penderitaan Sarah.


Kemudian Tampak anak buahnya mengambil salah satu botol putih yang gambar tengkorak, itu adalah air keras yang ingin di siramkan ke wajah Sarah.


"Aku mohon Jangan....tolong jangan lakukan itu padaku" lirih Sarah memelas.


Baru saja membuka tutup botol itu dan di letakkan di atas kepala Sarah.


tiba - Tiba Suara seseorang dari belakang mereka menahannya,


"TUNGGU......!!!!"Ucap Orang itu berdiri tegak tepat di belakang mereka berlima.


Dan ke 2 orang suruhan Agung serta Agung dan Karina, menoleh ke belakang untuk melihat siapa yang sudah berani mengganggunya..

__ADS_1


Daannn.........


Bersambung......


__ADS_2