
"Ya, sudah hari ini, saya memaafkanmu, tapi Jangan di ulangi" Ucap buk Sonia lagi.
"Terima kasih buk Sonya, kalau begitu saya permisi dulu" Ucapnya sopan
" Ya, silahkan" sahut buk sonya
arjun yang sejak tadi diam saja, hanya memperhatikan gerak gerik Sarah, sebelum sarah meninggalkannya , Sarah melirik ke arah juna, dan berkata
"Maaf saya tinggal dulu ya" ucapnya sambil berlalu tanpa harus menunggu jawaban dari lelaki itu.
Setelah kepergian Sarah, kini tinggal lah buk Sonya dan juna di sana.
Buk Sonya hanya tersenyum menatap Juna, dan terjadilah obrolan di antara mereka berdua.
" Zikonya ada tante? " Tanya juna Sopan
"Ziko tadi keluar sebentar Juna, tunggulah ia kembali, dia tidak akan lama" Ucap Sonya memberitahu.
"Baiklah Tante, terima kasih"
"Ya juna, oh Ya, kalau gitu tante tinggal dulu ya, tante masih ada kerjaan" jelasnya sonya
"Silahkan tante, maaf sudah mengganggu waktu tante" sahutnya tak enak.
__ADS_1
"Tidak apa juna, kamu kan sudah tante anggap seperti anak sendiri, tunggu lah disini sampai Ziko.kembali"
"Baiklah tante"
setelah itu, sonya lekas pergi meninggalkan juna di sana sendirian, dan duduk di salah bangku yang ada di depan ruangan yang tidak jauh dari tempatnya.
Juna sendiri sering berkunjung di caffe itu, tak lain ingin bermain sekaligus berkunjung ke tempat sahabatnya yang bernama Ziko, Tak heran jika Juna selalu ada di sana meskipun tidak sering datang ke sana. tante Sonya itu adalah ibunya Ziko, Juna juga akrab dengan Tante Sonya.
tante Sonya sendiri sudah menganggap juna seperti anak sendiri, mungkin Karena Juna sering kesana dan juga sahabat Ziko.
*********
Tak berapa lama, datanglah Ziko berjalan dengan senyum yang merekah ke arah Juna sahabatnya itu.
Ziko tiba di hadapan Juna.
"Belum lama kok, Baru aja" Sahut juna tersenyum menyambut kedatangan sahabatnya.
"Ayo, kita masuk" Ajak Ziko masuk ke dalam rumah yang berbentuk caffe itu,
Juna mengikuti langkah sahabatnya sampailah pada kamar Ziko. Sesampai di sana Juna duduk di sofa berukuran panjang dekat ranjang Ziko.
"Ziko" Panggil Juna.
__ADS_1
"Ada apa jun" tanya Ziko sambil meletakkan Barang yang ia beli di atas nakas samping tidurnya.
"Oh Ya, bolehkah Aku bertanya" Ucapnya sedikit Ragu
"Sejak kapan aku melarangmu bertanya jun", Jawabnya heran kepada Juna.
"Karyawanmu yang bernama Sarah itu, baru ya kerja di sini?" Kata juna mulai penasaran.
"iya, kenapa?, Jangan bilang kamu naksir lagi dengannya?" Tanyanya berusaha menggoda juna.
"Tidak, mana mungkin aku naksir, dia bukan Tipe ku, Salahnya di mana?, Aku hanya bertanya Saja" sahutnya Asal
"Yakin?, bukan Karena kamu naksir dengannya kan? Tanyanya lagi memastikan.
"bertanya kan, tidak harus Naksir Ziko" juna merasa geli dengan pertanyaan Sahabatnya yang mengatakan dia naksir dengan perempuan bernama Sarah, Padahal hanya Penasaran saja, Tidak lebih dari itu.
"Ya, kan mana Aku tau, Bisa Aja kan" ledek Ziko tertawa melihat ekspresi juna Cuek.
"Sudahlah, jangan berpikiran yang tidak tidak" kesal juna
"Hahahaha" Ziko tertawa melihat juna yang terlihat kesal
"Baiklah, dia sudah 2 bukan bekerja di sini jun" Jelas ziko, " Dia cukup baiklah kinerjanya di sini, kalo soal kehidupan pribadinya Aku tidak tau" sambungnya menatap Juna Curiga.
__ADS_1
Yang di tatap Hanya mangut mangut saja mendengarkan penjelasan ziko.
Bersambung....