Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 38 Mimpi


__ADS_3

Sementara itu di kediaman Agung...


"Mas Agung" Panggil seorang wanita itu lembut yang memakai pakaian serba putih.


"Lasmi, apa benar kamu Lasmi" jawabnya cepat berbalik ke arah yang memanggilnya.


"Ya" singkatnya tanpa ekspresi.


"Ya Tuhan, Apakah aku sedang bermimpi Lasmi?, Aku sangat merindukanmu Lasmi!"


Namun Istrinya hanya diam saja.


"Kau tega Mas, Kau begitu jahat Mas" katanya penuh emosi.


"Lasmi, Ada apa?, kenapa berkata seperti itu" sambil mendekati Istrinya hendak menyentuhnya.


" jangan Menyentuhku" Bentaknya.


"Lasmi, tapi kenapa?, Apa salahku?, Aku hanya ingin memelukmu dan merindukanmu"


"Aku tidak merindukan mu" Ucapnya datar.


"Lasmi, kenapa dirimu begitu marah padaku, Apa kau tidak mencintaiku lagi?" Tanyanya sedih.


"Kau telah menyakiti perasaanku dan juga menyakiti anakku mas, Aku benci dirimu mas, AKU BENCI ! Katanya penuh emosi, sorot matanya yang penuh amara itu, hsetelah mengatakan itu , Lasmi Pergi meninggalkan Agung di sana.


"Lasmi"


"Lasmi, jangan pergi tinggalkan aku" Pinta Agung, tapi sayang Lasmi semakin lama semakin jauh dan akhirnya menghilang dari Pandangannya.

__ADS_1


"Lassmiiiiiiiiiiiiiiii" Teriak Agung terbangun dan langsung terduduk dari mimpinya, nafasnya tersengal sengal, di tambah keringatnya yang bercucuran keluar dari kulitnya sebesar biji jagung.


dalam waktu bersamaan , Karina yang mendengar Papanya berteriak sangat kencang , membuatnya terusik dan menghampiri Papanya di kamar.


"Papa" Panggil Karina saat sampai di sana dan mendekatinya.


"Pa, ada apa Pa?" tanya Karina


Namun yang di tanya hanya diam saja, dengan pikirannya.


"Papa, Ada apa?" tanya Karina sekali lagi mengguncang guncangkan tubuh sang Papa.


Agung bereaksi.


"Papa, mimpi mamamu Nak" Agung akhirnya


"Mamamu, tadi ada di sini" katanya lagi.


"Mana pah?, ngak ada Mama di sini" Ucap Karina tenang.


"mamamu seperti Marah pada papa, dia bilang dia benci Papa, dia bilang Papa menyakiti perasaanya Karina" Ucap Agung lagi bersedih.


"Sudah ya Pa, itu hanya perasaan Papa saja, Papa itu hanya mimpi" Karina berusaha menenangkan Papanya, kemudian meraih gelas yang ada di atas nakas ,kemudian menyodorkannya di hadapan papanya.


"Papa minum dulu ya" katanya lagi meminumkannya dengan Papanya.


setelah selesai, kembali ia letakkan gelas itu di atas nakas.


"Ya sudah, Papa istirahat lagi ya, jangan mikir yang macem macem, itu cuman mimpi kok pah"

__ADS_1


"Ngak Karina, itu seperti nyata " berusaha meyakinkan Karina Agar percaya.


"Sudah Pa, Ayo tidur dan Istirahat lagi ya" Ucap Karina lagi sambil membaringkan tubuh Papanya, dan menyelimutinya.


Agung tak lagi membantah, dan kembali memejamkan matanya.


Setelah di rasa Papanya oke, Karina beranjak pergi keluar dari kamar Papanya, dan menutup kembali pintu Kamar dengan hati hati.


************


Karina sampai di kamarnya.


Lalu duduk di sisi Ranjang, kemudian terlihat dia memijit pelipisnya yang terasa Pusing.


mamanya sangat mencintai Papanya, begitupun sebaliknya, mana mungkin Mamanya membenci Papanya, Pikir Karina.


meskipun Karina percayai itu hanyalah mimpi, tapi bisa jadi itu sebuah tanda.


Karina tak ingin ambil Pusing, lalu memilih untuk tidur kembali.


******


Bersambung....


Terima kasih buat readers yang sudah nungguin, Author ngucapin banyak banyak terima kasih sekaligus ingin meminta maaf kepada kalian telah membuat menunggu,


Karena Author ada Problem beberapa pekan ini, tapi Alhamdulillah sudah clear Problemnya, Author kembali untuk kalian Semua, Author juga mau Ucapin Selamat tahun baru buat kita Semua, semoga harapan, Keinginan, kita tercapai di tahun ini, dan semoga lebih baik lagi dari tahun sebelumnya ,,,


🤗🤗🤗💪💪💪

__ADS_1


__ADS_2