Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 78. Agung Emosi


__ADS_3

Disaat kebahagiaan Sarah berlangsung berbeda lagi pada Agung..


Tak terasa, Sudah 5 bulan lamanya Sarah meninggalkan mansion Agung, Namun tak ada sedikitpun Niat Agung mengabari bahkan mencari keberadaan putri bungsunya itu.


Hari yang dilaluinya hanya disibukkan dengan kegiatan urusan pekerjaan kantornya.


Namun pada siang hari, terjadi sesuatu yang membuat Agung begitu emosi.


Agung tampak memijit pelipisnya yang terasa pusing melihat deretan angka yang ada dalam kertas putih di tangannya ,ya itu laporan keuangan kantornya, tapi berbeda dengan hasil yang ia buat sendiri, tidak sesuai, Agung terlihat mengepalkan tangannya menahan emosinya, air mukanya berubah masam.


Sudah 3 bulan kondisi keuangannya kurang membaik, membuat Agung semakin pusing memikirkannya.


BRAAAAKK ..............Agung mengebrak meja yang ada dihadapannya.


"Kurang Ajar!, siapa yang sudah berani bermain main denganku!" Ucap Agung penuh emosi.


Sekretarisnya hanya diam, ia tak dapat berkata apapun, nyalinya menciut mendengar kemarahan Agung saat itu.


"Bagaimana bisa terjadi?" Tanya Agung tajam pada sekretarisnya.


Hening.....


Sekretarisnya hanya diam saja, tak mampu menjawabnya.


"JAWAB!!" Bentak Agung.

__ADS_1


"A-anu pak, Sa- ya ti-dak tahu me-nahu" Jawabnya gugup.


"Apa kau bilang?, tidak tahu menahu?, lantas apa saja yang kau kerjakan ha!" Intonasi Agung mulai meninggi.


"Pak, bagian saya kan hanya mengatur jadwal meeting bapak sama klien, dan menghandle semua urusan kantor, kecuali keuangan kantor, kenapa tidak bapak tanyakan saja pada pihak administrasi keuangan" kata sekretarisnya membela dirinya.


Seketika Agung tersadar, ya memang seharusnya yang di salahkan itu adalah pemegang administrasi keuangan, bukan sekretarisnya, Agung juga mengenal Sekretarisnya dengan baik mana mungkin dia melakukan kecurangan pada kantornya, Agung sangat yakin itu.


Kleek.....


Agung maupun Sekretarisnya yang bernama clara itu menoleh ke arah pintu dan sama - sama kaget saat tau Karina lah yang masuk saat kekacauan kantornya berlangsung, lalu menghampiri Papanya.


"Pah, kita makan siang dulu yuk" Ajak Karina tanpa mengetahui apa yang terjadi.


Agung memutar bola matanya dengan malas, belum selesai dengan urusan kantornya, kini dihadapkan dengan kedatangan Karina yang sebenarnya tidak ingin di ganggu.


"Pah, ada apa?" Tanya Karina yang menyadari wajah Papanya terlihat kesal.


Agung menghela nafasnya....


"Clara, tolong bereskan masalah ini, dan cari tau apa penyebabnya" Titah Agung yang mulai reda akan kemarahannya.


"Iya pak, saya akan membereskan masalah ini secepatnya"


"Bagus"

__ADS_1


"Sekarang pergilah, kembali ke ruanganmu" Kata Agung lagi.


"Baik pak, saya permisi dulu" katanya sopan.


"Iya"


Setelah kepergian sekretarisnya, Agung menyandarkan punggungnya di kursi kebesarannya, melonggarkan dasi yang terasa sesak dilehernya. Karina menyipitkan pandangannya menatap sang Papa, pasti sudah terjadi sesuatu, pikir Karina.


Namun Karina tidak ingin membahasnya sekarang, melihat Papanya yang begitu lelah membuat Karina merasa iba padanya, Ya Karina akan mengajak Papanya untuk menghilangkan beban pikirannya yang ia rasakan sekarang.


Tampak Karina menarik nafas yang sangat dalam, melihat keadaan Papanya yang banyak pikiran 3 bulan terakhir ini.


"Pah, kita makan dulu ya, pasti papa belum makan kan?" Tanya Karina lembut sambil mengusap usap pundak papanya.


Agung tersadar akan kehadiran Karina di sana, ia terlalu sibuk dengan pikirannya sendiri, sampai melupakan putri kesayangannya itu di sana.


Agung tersenyum dan hanya mengangguk saja, ia sangat beruntung masih ada Karina disisinya setelah istrinya tiada, Karina selalu menghiburnya di saat ia terpuruk.


Akhirnya Agung memutuskan untuk keluar bersama Karina guna mencari angin segar untuk dirinya, dia ingin menghilangkan rasa jengahnya terhadap urusan kantor yang belum menemukan titik permasalahannya.


"Ayo, kita makan siang di luar" kata Agung bangkit dari duduknya lalu berjalan mendekati pintu keluar, lalu diikuti Karina dari belakang.


Bersambung....


Besok Author lanjutkan lagi ya, berhubung author sudah ngantuk, jadi dilanjutkan besoknya ya, Author usahakan update 2 atau sampai 3 episode,

__ADS_1


Terima kasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2