Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 42 Mulai Tertarik


__ADS_3

Sarah mencantolkan tasnya di balik pintu kamarnya, lalu menuju ke dapur meletakkan kantong kresek yang ia bawa dari rumah bibik maya dan menaruhnya di atas meja makan.


setelah itu Sarah menyambar handuknya dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


tak sampai satu jam, Sarah telah keluar dari kamar mandi setelah itu membuka lemari pakaiannya dan memakainya. kemudian Sarah merasa lapar....


Sarah lekas menuju dapur....


Dibukanya kantong kresek yang ia bawa dari rumah bibik Maya tadi, ternyata isinya Soto yang di buatnya bersama Maya dan juga bibik Sumira.


tanpa menunggu lagi, Sarah segera menyalin soto ke dalam mangkuk, dan menyantapnya tanpa sisa, Padahal sotonya dua bungkus tetap saja Sarah merasa kurang... ckckkcck.


Gila bener ni Sarah ckckck...


Setelah selesai makan, Sarah kembali terbayang Percakapannya dengan Arjuna sebelum juna pergi meninggalkan mes nya.


Flashback On


Sebelum Sarah masuk ke dalam mesnya, langkahnya harus terhenti ketika juna meminta sesuatu darinya....


"Tunggu!' Ucapnya berhasil menghentikan langkah Sarah.


Sarah menunggu apa yang ingin di katakan oleh juna lagi tanpa harus membalikkan tubuhnya menghadap lelaki yang sedang berdiri tepat di belakangnya.


Sarah merasa malu dan tidak percaya diri.

__ADS_1


"Boleh gak Aku minta nomor WhatsApp kamu?"


Sarah bereaksi, membalikkan tubuhnya menghadap Juna, sesaat tatapan mereka bertemu.....


Hening.......


Karena tidak kuat dengan tatapan juna, Sarah menunduk menatap ke bawah kakinya.


Juna hanya tersenyum melihatnya, baru kali ini ia bertemu gadis yang begitu pemalu, berbeda dengan gadis yang ia temui dengan sengaja ingin menarik perhatiannya dan berharap bisa berkenalan dengannya, tapi tidak bisa ia dapatkan dari Sarah, justru ia begitu tertarik dengan Sarah yang tidak berusaha mengambil perhatiannya dan malah bersikap biasa saja pikir Juna.


Arjuna tidak tahu saja bagaimana hati Sarah bergemuruh di dalamnya, rasa deg degan yang luar biasa , di tambah lagi detak jantung yang berpacu kencang seakan ingin meledak, kalau saja juna berada dekat dengannya pastilah mendengar detak jantung nya yang ingin copot saat itu juga.


Juna menantikan jawaban Sarah.


"Bagaimana?" Tanya juna semakin gemas liat Sarah yang hanya diam Saja.


Terdengar helaan nafas dari bibir juna.


"Kamu ngak tau, apa pura pura ngak tau" Sahut juna gemas ingin mengacak acak Rambut Sarah.


Sarah membeku di tempat, apakah raut wajahnya bisa terlihat sehingga bisa terbaca dengannya, lagi lagi Sarah sibuk dengan pikirannya.


"Sepertinya kamu hobi sekali termenung" kata Juna menyadarkan Sarah.


Sarah tersipu malu, tampak rona wajahnya terlihat di kulit putihnya di tambah lampu yang terang benderang semakin memperjelas warna rona merah di pipinya.

__ADS_1


"Boleh tidak?" Juna sedikit memaksa, rasa tertariknya tak terbendung lagi saat itu juga, sampai mendesaknya Sarah begitu.


cie....cie... Juna mulai syuka kan sama Sarah sihii ckckck.


"Atau gak boleh ya, Aku minta nomor whatsaapmu Atau kamu takut pacar kamu Marah?" Tanyanya terdengar lucu di telinga Sarah


"Hahahahhahahaha" Sarah tertawa dengan lepasnya.


Arjuna terkesima melihat Sarah tertawa.


"manis, manis sekali" Batin juna begejolak.


Sarah tersadar, dan kembali menunduk setelah tau Juna begitu terpesona dengannya tentu saja Sarah bisa melihat dari sorot mata Arjuna.


Betapa malunya saat ini dirinya, Kemudian Sarah mengangguk, dan memberikan nomor Whatsapnya kepada juna,


"Terima kasih Sarah" Senyum juna hampir melelehkan hatinya bagaikan lilin terbakar dan meleleh karenanya.


setelah itu juna menghilang tanpa Sarah sadari , Sarah hanya mematung di tempat.


Flashback Off


Sarah tersenyum sendirian di kamarnya, rasa kantuk mulai menyerangnya ,Sarah memutuskan untuk tidur, dalam sekejap Sarah sudah tertidur


Bersambung....

__ADS_1


gimana ya, kisah Sarah dan juna selanjutnya ,Stay tune ya jangan lewatkan kelanjutannya 🤗


__ADS_2