Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 64. Memutuskan pulang


__ADS_3

Di dalam mobil......


Setelah kejadian tadi di pasar malam membuat Sarah merasa tak enak sekaligus malu dengan Juna, dan akhirnya memutuskan untuk pulang Saja, Sejak dari pasar malam tadi hingga masuk ke dalam mobil Sarah sama sekali tidak berbicara kepada Juna, ia merasa malu dengan tingkahnya yang ceroboh di hadapan Juna tadi.


Sedangkan Juna sendiri di selimuti rasa tak enak hati atas kejadian di pasar tadi, bagaiman tidak?, Mungkin di pikiran Sarah malu, Ya mungkin Saja juna telah membuatnya malu atau merasa tak enak hati atas sikap dan perlakuannya tadi di pasar malam. Juna tidak ingin yang tadinya suasana sudah mencair harus berubah lagi seperti sedingin es.


Akhirnya ia berinisiatif untuk meminta maaf pada Sarah.


" Soal tadi......., " Ucap Juna ragu dan mengantungkan perkataanya.


Sarah yang dari tadi sibuk memandang keluar jendela dan menoleh ke arah Juna, begitupun Juna melakukan hal sama dengan Sarah menoleh ke arahnya, sedetik kemudian Sarah membuang pandangannya ke sembarang arah, ia tak ingin beradu pandang dengan juna lagi, sungguh itu sangat menyesakkan dadanya, tentu saja debaran debaran aneh itu akan selalu ia rasakan ketika mereka saling memandang.


" Soal apa? " Tanya Sarah pura pura tak tau.


" Yang di pasar tadi " Jawab Juna memperhatikan raut wajah Sarah.


" Maaf! " Ucap Juna Sendu.


" Lupakan saja Mas!, seharusnya yang minta maaf itu aku Mas!, Sudah membuat diriku sendiri malu di hadapan Mas " Ucap Sarah sambil mengigit bibir bawahnya.

__ADS_1


entah kenapa Juna melihatnya menjadi gemas, ingin sekali ia mencium bibir pink milik Sarah, Apakah dia tidak merasa?, Karena aksinya membuat Juna terpancing ingin mengecupnya, benar benar ujian berat untuk Juna.


" Haah " Juna menghela nafasnya yang berat. berat dengan pemandangan yang baru saja ia lihat, Sarah ini benar benar ceroboh, apakah terlalu polos? pikir Juna.


Sarah yang mendengar helaan nafas Juna hanya mampu meremas jari jemarinya yang ada di atas pangkuan Pahanya, tentu saja Juna melihatnya. kemudian Juna menggeleng geleng kan kepalanya melihat tingkah Sarah, mungkin kalau saja Sarah adalah pacarnya, sudah lancang akan menciumnya, biarlah dia dikataka kurang ajar!, siapa suruh memancing dirinya, Juna kan laki- laki normal wajar saja tergoda.pikir juna mesum ckck,


" jangan merasa seperti itu, mas tidak terganggu dengan tingkah mu tadi, justru mas sangat terhibur " jelas juna


Jleebbbb


Pipi Sarah merona mendengar jawaban yang di lontarkan oleh juna


Dan tak terasa waktu begitu cepat, dan kini mobil Juna telah sampai di pekarangan di mes Sarah. setelah mematikan mesin mobilnya kini keduanya keluar dari dalam mobil.


" Mas, terima kasih buat jalan- jalannya " Kata Sarah tulus.


" iya, mas juga ya, terima kasih sudah bersedia jalan dengan mas "Jawab Juna lembut.


" iya mas "

__ADS_1


Mereka berjalan sampai ke pintu mes Sarah, dan berhenti di sana...


" Ya sudah, mas pulang dulu ya " Ucapnya pamit.


" Ya "


Juna membalikkan tubuhnya dan meninggalkan Sarah di sana, sebelum benar masuk ke dalam mobil.


" Maasss " Panggil Sarah sedikit berteriak


Juna menghentikan kegiatannya yang hendak masuk kedalam mobil sambil menunggu apa yang hendak Sarah katakan padanya.


" Hati - hati mas " Ucap Sarah melambaikan tangannya .


Juna tersenyum dan membalas lambaian Sarah.


Saat mobil Juna sudah tak terlihat lagi, Kemudian Sarah merogoh kunci di dalam tasnya, setelah pintu dibuka ,Sarah masuk kedalam mes nya lalu menutupnya kembali.


Bersambung........

__ADS_1


__ADS_2