
Sesampainya aku di sekolah,..
baru nyampe halaman udah di samperin kedua sahabat ku,..
"ayo qay ke kantin" kata Rani
"ayok" kataku
tiba tiba Rendi datang
"nanti ada acara ga qay" kata Rendi
"enggak , emang kenapa ?" kataku
"pulang sekolah jangan pulang dulu ya, nanti maen dulu " kata Rendi
"oke , " kataku singkat sembari mengangguk,..
aku dan kedua sahabatku pun ke kantin,..
di kantin :))
"cie cie yg mau jalan sama Rendi" kata Tania menggoda ku
"apaan sih , aku sama Rendi juts my friend, ga lebih" kataku
tiba tiba sesil menghampiri kita bertiga,..
"gue ga salah denger qay, loe mau jalan sama Rendi" kata sesil sewot
"enggak" kataku sewot juga
__ADS_1
"eh ada penghianat..!! , ngaku nya sahabat , tapi semenjak lulus SMP pindah cari teman lain..!! , gaya sok soksialita " kata rani dengan nada tinggi
"iya nih, males gue di sini, yuk cabut aja gais " tambah tania
kata kata kedua sahabat ku sontak membuat sesil marah, langsung narik tanganku membawa aku ke toilet,..
"lepasin, sakit kak?" kataku sambil nangis
"loe tu dari dulu gak berubah ya? cengeng amat sih?" kata sesil
"emang apa salah aku kak?" kataku
tiba tiba sesil nampar aku,
sesil mengunci aku di toilet sampai waktu pulang sekolah tiba, kedua sahabat aku dari tadi nyari aku tapi ga ketemu, sewaktu pas mau pulang Rani dan Tania mendengar isak tangisku,
"kaya ada orang nangis" kata Rani
"iya , kita bantu yuk" kata Rani
Tania dan Rani memanggil penjaga toilet yg tugasnya bawa kunci , akhirnya aku keluar juga dari toilet,..
Rani dan Tania langsung meluk aku, setelah itu Rani dan Tania pulang duluan karena aku mau jalan dulu sama Rendi, aku ga peduli nanti mau di marahin sama ibu tiriku,..
"Qaila, kita pulang duluan ya?" kata Rani
"iya , hati hati di jalan" kataku sembari melambaikan tangan,..
tak lama kemudian setelah kedua sahabat ku pulang Rendi datang
"Qaila kamu kemana aja sih? sampai gak ikut pelajaran" kata rendi
__ADS_1
"tadi aku sakit perut, bolak balik toilet muluk" kataku berbohong
"kamu sakit, udah ke UKS belum?" tanya Rendi
"udah kok?" jawab ku
"jadi kan kita jalan, tapi kalo masih sakit aku anterin pulang aja" kata Rendi
"emang mau jalan ke mana sih?" tanya ku
"ke tempat yg dulu kita kunjungi " jawab Rendi
"taman itu?, ya pasti udah berubah lah kan udah 7 tahun, emang kamu masih ingat lokasi nya , aku mah udah lupa, yg aku ingat sampai sekarang dari kecil aku selalu di siksa ibu tiriku" kataku panjang lebar
"mending aku anter kamu pulang aja ya?" kata Rendi
"tapi jajanin aku bakso dulu" kataku
"siap, ayo ke tempat biasa" kata Rendi
"let's go" kataku semangat
aku jajan bakso di tempat favorit, aku seneng walaupun cuma makan bakso yg penting sama Rendi, sebenarnya aku suka sama Rendi tapi aku ga mau ngomong sama Rendi karena aku tau sesil juga menyukai Rendi,...
selesai makan bakso aku di anter Rendi sampai depan rumah,..
sewaktu aku udah sampai rumah sesil ngaduin aku ke ibu, katanya aku kelayapan, gak nurut sama ibu , anak ga tau diuntung, dasar sesil gitu aja ngadu,..
ibu nunggu aku di ruang tamu,
aku nyuruh Rendi pulang , setelah Rendi pulang aku masuk rumah
__ADS_1