Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 22 Arjuna kevin Wiranata


__ADS_3

POV Arjun


Arjuna Kevin Wiranata adalah seorang CEO Muda di usianya yang ke 28 tahun, wajah yang tampan banyak membuat semua wanita tergila gila padanya termasuk Sarah sendiri, Namun Sarah Sadar dengan dirinya yang merasa tak pantas untuk siapapun, membuat dia lebih menghindari sosok yang bernama laki laki, apalagi laki laki yang sangat tampan.


Arjun, begitulah orang memanggil namanya, dia tipikal orang yang tidak suka kepada wanita matre, apalagi wanita yang sangat kecentilan kepadanya, wajar saja kalau sampai sekarang Arjun tidak punya gebetan atau pacar, bukannya dia tidak laku, hanya saja belum mendapatkan sesuai dengan karakternya, kalau yang deket buanyak dong pastinya, hehehe


********


Sarah mendongak kan wajah ke atas menatap orang yang tengah mengulurkan tangannya di depan Sarah, sesaat Sarah terpana dengan pria tampan yang ingin menolongnya, tatapan mereka bertemu, Sarah sampai tak berkedip melihat mata elang lelaki itu, wajah nya yang tampan membuat Sarah terbius, bahkan dia merekam setiap inci wajah lelaki itu,


lelaki itu tersenyum, pasti dia terpesona dengan kegantengan yang aku miliki hehe pikirnya, kemudian fokus lagi menatap wanita cupu bertubuh gemuk di hadapannya, tetap saja wanita ini tidak bereaksi sama sekali persis seperti tadi, lelaki itu menghela nafasnya pelan,


"Hello" Ucap lelaki itu sambil mengerakkan tangannya ke kiri dan ke kanan di depan wajah Sarah, dan seketika membuyarkan lamunan Sarah, dia sampai terpelongo melihatnya hampir saja dia ngences


"Eh i iya maaf" jawab sarah salah tingkah sambil menerima uluran tangannya.


"Terima kasih"


"iya"


"Kamu gak apa apa?"

__ADS_1


"enggak kok pak, bang, eh mas emm" Sarah binggung harus memanggil apa , sampai menggaruk kepala yang tidak gatal, Lelaki yang di hadapannya hanya tersenyum melihat tingkah lakunya yang lucu.


"unik"


"Aku Arjun, panggil aja Arjun"


"oh iya iya Arjun, Arjun" sahut Sarah mengingat namanya.


"Duh makasih ya sekali lagi, kalau gitu saya permisi" pamit sarah buru buru berlalu meninggalkannya begitu saja.


"Eh, tunggu..."


"Ya elah, cepat amat tu cewek jalannya" saat hendak mengejarnya di belakang,


"Belum juga Aku tanyain namanya, Udah pergi aja tu cewek huff" Ucapnya lemas


"Ya sudahlah, mungkin lain waktu kita akan bertemu lagi" berlalu meninggalkan tempat itu.


*******


Sementara di tempat lain..

__ADS_1


Sarah sampai di kamar mandi dengan hati yang berdebar debar di pegangnya dadanya yang hampir mau copot saat itu juga. Sarah mendesah, di hirupnya udara sedalam mungkin lalu di hembuskanya perlahan. setelah di rasa jantungnya sudah kembali normal, Sarah baru merasa lega, untung saja tadi dia buru buru pergi kalau tidak, entah apa yang akan terjadi padanya. dia tidak mau ambil pusing soal tadi, buru buru di tepis pikirannya sejauh mungkin


"Semoga tidak bertemu lagi denganya" doanya saat itu dalam hati


hampir saja lupa dengan tujuan awalnya yang ingin mencuci tangan sedari tadi, Akhirnya Sarah mencuci tangganya dan beranjak keluar dari kamar mandi, kepalanya nongol keluar mencari cari kesana kemari, mencari sesuatu namun tidak ada, untung saja dia tadi tidak mengejarku pikir sarah.


dengan langkah ringan Sarah keluar dengan santai, tiba tiba perutnya berbunyi


kruyukk.. kruyuk...


langkahnya terhenti sambil memegangi perutnya yang terasa lapar, diliriknya jam tangganya sudah menunjukan pukul 12 siang, Pantas saja perutnya berbunyi ternyata sudah waktunya istirahat dan makan pikir Sarah.


Bersambung......


.


.


Masih stay kan, buat Author, trus dukung Author ya, berikan dukungan kalian buat Author, gak ada kalian author hanyalah butiran debu eeyaakk 😁


Terima kasih 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2