Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 7


__ADS_3

5 tahun Kemudian


aku sudah kelas 4 SD, selama 5 tahun ini aku hidup tersiksa karena ibu tiriku yang jahat,..


hari ini ayah ke luar kota lagi ini kesempatan ibu tiriku nyiksa aku, ya Allah apa yg harus aku lakukan, gumam ku,


pagi ini seperti biasa sarapan bersama , selam 5 tahun yg lalu setiap ayah udah berangkat ke kantor aku di suruh kerjain ini itu, berangkat sekolah pun jadi terlambat,...


sewaktu sarapan


"sayang aku ada proyek di luar kota lagi, aku titip anak anak ya jaga rumah baik baik" kata ayahku


"iya mas" kata ibu tiriku


"ayah jangan lama lama ya?" kataku


"biasanya juga kalo ayah tinggalin kamu gapapa tu?" kata ayah


"ya sekarang aku pengen ayah kalo pergi cepet pulang" kataku


"ayah kerja kan buat kalian " kata ayahku


waktu menunjukkan pukul 06.30 itu artinya aku dan sesil harus berangkat sekolah, ayah juga langsung berangkat,...


sesil selalu baik ke aku, tapi kalo ayah ga ada , cuma ada ibu tiriku sesil pura pura jahat,..


di sekolah aku dan sesil punya teman yaitu rani dan Tania mereka berdua sahabat kita sejak kecil,..


setelah menempuh perjalanan 30 menit akhirnya nyampe juga di sekolah,


"sesil, Qaila..." teriakan Rani

__ADS_1


aku dan sesil pun menemui kedua sahabat kita


"ke kantin dulu yuk" ucap Tania


"nanti dulu, kalian kalo mau ke kantin duluan aja" kataku


"ya udah ya qay kita tinggal dulu" kata sesil


"iya" jawabku singkat


tak lama kemudian bel masuk kelas berbunyi, aku dan teman teman masuk kelas siap mengerjakan tugas pertama,


kebetulan hari ini pulang sekolah lebih awal aku dan sesil langsung pulang, sedangkan Rani dan Tania maem dulu,


sesampainya aku dan sesil di rumah


"ma aku laper" kata sesil


seketika sesil sikapnya jahat aku kira beneran tapi cuma pura pura


"Qaila....."teriakan sesil


"iya kak ada apa?" tanya ku


"aku laper , kamu masak ya..!!" kata sesil dengan nada tinggi


"baiklah" kataku


aku pun pergi ke dapur masak , selesai masak aku mengantar kan masakan itu ke meja makan tapi aku ga boleh ikut makan padahal aku laper banget,..


"Qaila kamu ga boleh makan sebelum pekerjaan kamu selesai" kata ibu tiriku

__ADS_1


"iya ibu?" kataku sembari meninggalkan ruang makan ,


aku lanjut kerjain perintah ibu tiriku,


setelah semua pekerjaan selesai ibu tiriku marah marah, gara gara aku ga sengaja mecahin fas,


"Qaila..!! tau gak ini fas mahal..!!" kata ibu tiriku


"maaf ibu, maafin qaila" kata ku sembari nangis


"nangis kamu itu ga ada artinya...!!" kata ibuku


ibuku langsung membawa ku ke kamar mandi dan mengunci ku di dalam kamar mandi,..


kebetulan sesil lewat tapi sesil ga bisa batu aku,..


"maafin aku ya Qaila aku ga bisa bantu kamu" kata sesil dari luar kamar mandi tepat di depan pintu


"iya gapapa kok" kataku sambil nangis


"kamu jangan nangis qay aku masih disini" Kata sesil


"aku takut kak, aku takut sendirian" kataku dan terus menerus menangis


"kamu ga usah takut, aku temenin kamu di sini kok" kata sesil


"kalo ibu tau gimana?" tanya ku


"biarin aja" jawab sesil


sesil pun nemenin aku sampe malam,..

__ADS_1


siang berganti malam tapi ibu gak ngebukain kunci, sesil kembali ke kamar sejenak pura pura tidur biar ibu ga curiga, ibu pun langsung istirahat setelah melihat sesil tertidur pulas, setelah ibu terlelap tidur sesil kembali ke kamar mandi, sesil tidur di luar kamar mandi tepat di depan pintu,..


__ADS_2