Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 52 Hukuman


__ADS_3

selanjutnya......


" Apes banget kita hari ini Sar " Ucap Maya lesu.


" Iya nih, mana Panas lagi " keluh Sarah.


" andai aja kita gak terlambat tadi, pasti gak akan dihukum.


" mau bagaimana lagi May, kita harus menerima hukuman ini, karena kesalahan kita sendri.


" Iya " jawab Maya lesu.


Karena mereka terlambat dan mendapat sanksi berupa hukuman oleh buk Sonia, hukuman yang di berikan keduanya yaitu membersihkan Wc, menyapu halaman belakang gudang, dan membersihkan halaman cafe, masalahnya halaman cafe itu bukanlah kecil akan tetapi luas dan tidak akan selesai jika mereka tidak di bantu, di tambah terik matahari yang semakin menampakkan sinarnya meskipun saat ini masih pukul 10 pagi.


" apa gak sebaiknya kita istirahat dulu Sar " pinta Maya.


" iya sebaiknya begitu, aku juga sudah lelah, tidak ada salahnya kalau kita istirahat sejenak, lalu kita lanjut lagi " Kata Sarah menyetujuinya.


Pak mamat datang menghampiri mereka berdua di belakang gudang dengan membawa napan berisikan jus jeruk dan beserta air putih.

__ADS_1


mereka yang dari jauh melihat kedatangan pak mamat begitu bahagia.


" wah ini untuk kami pak? " Tanya Sarah bersemangat.


" Iya neng, buat kalian berdua " jawab pak mamat seadanya.


" kebetulan kami sangat haus pak, terima kasih atas pengertian dan perhatian bapak kepada kita berdua " Maya berterimakasih.


" Sudah jangan begitu "


" minum lah ini " Pak mamat menyodorkan kepada mereka.


" iya "


setelah itu pak mamat pamit kepada kami, lalu lekas pergi meninggalkan kami yang masih menikmati minuman yang sudah di bawakan oleh pak mamat.


Pak mamat meras kasihan dengan mereka berdua dan berinisiatif membuatkan mereka minuman sekaligus membawakan air putih untuk mereka.


**********

__ADS_1


Siang hari yang semakin menyengat membuat Sarah dan Maya terbakar kepanasan di bawah sinar matahari yang begitu terasa panas di atas kepala mereka berdua.


Keringat mereka sampai merembes membasahi baju seragam kerjanya, mereka sudah begitu gerah dan mandi keringat. mereka sudah tidak sanggup melanjutkan pekerjaan mereka di bawah terik matahari yang begitu panas saat di siang hari.


Buk Sonia yang kebetulan baru datang untuk memantau kegiatan mereka merasa iba melihatnya, dia putuskan menyudahi hukuman ini, bukan tanpa alasan alih - alih takut pegawainya jatuh pingsan atau sakit terlalu lama berada di bawah sinar matari yang begitu menyengat di kepala, nanti ujung - ujungnya dia juga yang akan di salahkan nanti.


mereka yang melihat buk Sonia dari kejauhan datang menghampiri mereka , yang tadinya santai santai seketika bangun hendak bekerja lagi.


" Sudah hentikan pekerjaan kalian, sekarang kalian boleh istirahat " Kata buk Sonia tegas.


" Itu artinya hukuman kami selesai buk ?" celetuk Sarah yang terlihat senang.


" Iya, tapi jangan senang dulu, saya hanya tidak ingin pegawai saya sakit, dan jangan senang dulu jika kalian terlambat lagi maka akan saya berikan hukuman yang lebih berat dari ini, saya tidak ingin pegawai saya tidak disiplin, hanya ingin membuat kalian jera "


" Baik bu, kami akan berusaha untuk tidak terlambat lagi " ucap mereka bersamaan.


" Bagus kalau gitu, saya pegang omongan kalian berdua " setelah mengatakan itu buk Sonia langsung pergi begitu saja dari hadapan mereka.


Mereka senang bukan main dan melompat lompat jingkrak kesana kemari, Buk Sonia yang menoleh kearah mereka hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah pegawainya itu.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2