Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 68 Di jemput


__ADS_3

Pagi itu...


Sarah maupun Maya baru saja tiba di tempat kerjanya.


Ting


Ting


Ting


Saat Sarah hendak masuk ke dalam tiba tiba saja Ponselnya berbunyi, sedangkan Maya di sebelahnya hanya melihat tingkah sahabatnya itu.


Kemudian Sarah merogoh Ponselnya yang ada di kantong celananya, lalu membuka pesan WA yang muncul di layar Ponselnya.


[ Sore nanti Mas jemput kamu ya ]


Setelah membaca isi pesan itu, Sarah menoleh menatap ke arah Maya, Maya yang sejak tadi diam saja pun breaksi.


"Dari siapa Sar?" Tanya Maya kepo.


"Juna mau jemput aku sore ini May" Jawab Sarah adanya.


"Terus kamu jawab apa?, udah kamu bales pesannya?" Tanya Maya langsung memberondong ku.


"Belum"


"Ya udah bilang aja iya"

__ADS_1


"Begitu ya" Ucapku.


"Hm" Maya mengangguk Saja.


[ Baik mas ]


Balasku langsung terkirim dan centang dua tak berapa lama centang itu sudah bewarna biru.


[ terima kasih Sarah, Ada hal yang ingin Mas bicarakan kepadamu, Sampai jumpa nanti Sore ]


Sarah bertanya tanya dalam hati, hal apakah yang ingin dibicarakan Juna padanya, untuk sesaat Sarah diam dengan pikirannya.


"Apa katanya Sar?" Tanya Maya yang membuatku tersadar.


"Katanya ada hal yang mau dibicarakan May"


"Jangan - jangan apaan?" Tanyaku bingung dan penasaran.


"Ah sudahlah, Ayo kita masuk!" Ajak Maya, Aku tidak banyak bertanya lagi padanya, aku menurutinya lalu kami berdua masuk kedalam cafe.


Maya juga sebenarnya penasaran dengan maksud Juna yang mengajak Sarah untuk membahas sesuatu hal, tapi Maya tidak mau menebak nebak nya takut Salah, dan akan membuat Sahabatnya terlalu banyak berharap.


*********


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, jam Sudah menunjukkan pukul 3 Sore.


Saat Sarah dan Maya baru saja keluar dari cafe, sudah ada sebuah mobil mewah yang sedang menunggunya, Sarah sangat mengenali mobil yang terparkir didepannya, mobil yang menjadi saksi pertemuannya dengan Juna.

__ADS_1


Pintu mobil terbuka, terlihat sepatu pantofel berwarna coklat tua itu menginjakkan kakinya ke tanah. dan munculah sesosok pria tampan dengan tubuh yang tinggi kira kira 180 cm, dengan kaos oblong dan celana sepanjang selutut, penampilannya sungguh membuat wanita manapun akan terpesona dengan wajah tampan yang ia miliki.


Maya menyenggol bahu Sarah.


"Pangeran mu sudah jemput tu" Bisik nya di telinga Sarah.


"Husssss, kamu ini" balas Sarah berbisik.


Tanpa mereka sadari, Juna mendekat dan berjalan kearah mereka berdua.


"Hemmm" Kata Juna mengagetkan keduanya.


Keduanya tersadar akan kehadiran Juna dibuat salah tingkah olehnya.


"Sudah, pergi Sana" Kata Maya mendorong tubuh Sarah.


Sesaat Sarah ragu berjalan mendekati Juna lalu menoleh ke arah sahabatnya, Maya hanya menyuruhnya kesana. Sarah menghembuskan nafasnya kasar, berusaha untuk menghilangkan kegugupannya di hadapan pria tampan itu.


Juna tersenyum saat Sarah sudah berada di depannya.


"Temanmu itu tidak ikut?" Tanya Juna saat Sarah sampai.


"Di-a bawa kendaraan Mas" Ucap Sarah gagu.


"Oh, Ya sudah, Ayo masuk!" Ucap juna membukakan pintu mobil untuk Sarah, setelah Sarah masuk juna menoleh ke arah Maya yang masih berdiri di depan cafe, kemudian Juna terlihat melambaikan tangan kepadanya, Sarah melihat sahabatnya hanya menganggukkan kepalanya, Juna kembali membukakan pintu mobil untuk dirinya, setelah itu mobil perlahan berjalan dan meninggalkan cafe itu semakin jauh.


Maya hanya menatap kepergian mereka yang telah hilang dari pandangannya, lalu bergegas menuju ke parkiran untuk mengambil motornya dan memutuskan pulang.

__ADS_1


Bersambung.........


__ADS_2